Perseteruan N0tail dengan Team Alliance dan ESL

12 Mei 2021, 20:50 WIB
Editor: Gangga Basudewa
Pemain sekaligus kapten OG Esports, Johan
Pemain sekaligus kapten OG Esports, Johan /(Benjamin Cotton/DreamHack)

  • Beberapa waktu terakhir ini skena Dota 2 sedang ramai karena perseteruan antara kapten tim OG Esports, Johan "n0tail" Sundstein dengan Team Alliance.
  • Hal ini disebabkan adanya indikasi kecurangan yang dilakukan oleh Team Alliance saat melawan Brame pada DPC Minggu 4.
  • Dalam pertandingan itu pelatih taktik dari Team Alliance, Peter "ppd" Dagen melakukan "shoutcalling" atau memandu tim dalam pertandingan resmi.

SKOR.id - Beberapa waktu terakhir ini skena Dota 2 sedang ramai karena perseteruan antara kapten tim OG Esports, Johan "n0tail" Sundstein dengan Team Alliance.

Hal ini disebabkan adanya indikasi kecurangan yang dilakukan oleh Team Alliance saat melawan Brame pada DPC Eropa Barat Minggu 4.

Dalam pertandingan itu pelatih taktik dari Team Alliance, Peter "ppd" Dagen melakukan "shoutcalling" atau memandu tim dalam pertandingan resmi.

Hal tersebut ternyata memicu pertentangan diantara komunitas Dota 2, karena Team Alliance dituduh melakukan kecurangan secara terang-terangan.

Kemudian membuat pentolan dari OG Esport, n0tail melakukan protes keberatan akan hal tersebut kepada pihak penyelenggara.

"Melibatkan pelatih selama pertandingan Dota tidak pernah diijinkan, tidak ada respect untuk orang yang melakukan kecurangan. Sama halnya dengan tim besar yang mengklaim "itu tidak melanggar aturan" atau "saya tahu kapan menggunakannya"," cuit n0tail dalam Twitternya.

N0tail menganggap tindakan tindakan tersebut tidak adil dan hal itu merupakan sebuah kecurangan, n0tail menilai Dota adalah permainan 5 melawan 5, bukan 5 melawan 6 pemain.

Namun hal tersebut langsung dibalik oleh Team Alliance yang mengatakan mereka tidak melanggar peraturan atau melakukan kecurangan apapun.

Team Alliance beranggapan bahwa regulasi mengenai peran serta pelatih dalam pertandingan tidak diatur dalam turnamen DPC Eropa Barat 2021 ini.

Hal senada juga didukung oleh pihak penyelenggara ESL dan DreamHack yang ternyata sudah mengirimkan email mengenai regulasi tersebut sebelum pertandingan dimulai.

"Kami tidak lagi memiliki aturan yang membatasi siapa pun, pelatih atau lainnya untuk berinteraksi dengan tim selama pertandingan berlangsung," pungkas ESL dan DreamHack.

Jadi kejadian pelatih Team Alliance hadir dalam team voice saat pertandingan berlangsung adalah tidak menyalahi aturan apapun.

Akibat dari pernyataan tersebut n0tail dan CEO OG Esports, JMR Luna semakin mengkritisi pihak penyelenggara akibat regulasi-regulasi yang tidak konsisten untuk turnamen sebesar DPC 2021.

Hal ini masih menjadi perdebatan yang panas dikalangan komunitas Dota 2 di seluruh dunia.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Dota 2 lainnya:

Alliance Tunjuk Peter Dagen Sebagai Pelatih

Rekap DPC Eropa Barat 2021 Season 2 Pekan Keempat: Team Liquid Dampingi Alliance di Puncak

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Esports

Minggu, 9 Mei 2021

Rekap DPC Eropa Barat 2021 Season 2 Pekan Keempat: Team Liquid Dampingi Alliance di Puncak

Berikut hasil dan klasemen sementara DPC Eropa Barat 2021 season 2 usai pekan keempat.

Esports

Minggu, 9 Mei 2021

Rekap DPC Amerika Selatan 2021 Season 2 Pekan Keempat: NoPing E-sports Geser Beastcoast

Hasil dan klasemen DPC Amerika Selatan 2021 season 2 usai pekan keempat.

Esports

Minggu, 9 Mei 2021

Rekap DPC China 2021 Season 2 Pekan Keempat: PSG.LGD dan Elephant Merangkak Naik

Hasil dan klasemen DPC China 2021 season 2 usai pekan keempat.

Terbaru

Esports

Selasa, 22 Juni 2021

Warner Bros Kembangkan Gim Batman Mobile Augmented Reality

Gim terbaru yang sedang digarap adalah gim Batman untuk platform mobile.

Mobile Legends

Selasa, 22 Juni 2021

Donkey Yurino Sebut Harga Satu Slot MPL ID Tembus Puluhan Miliar

Donkey Yurino bocorkan soal harga satu slot di kejuaraan MPL ID.

Valorant

Selasa, 22 Juni 2021

Riot Games Terapkan Pick and Ban Map pada VCT Stage 3

Update teraru mengenai sistem pick and ban pada map saat pertandingan berlangsung.

Mobile Legends

Selasa, 22 Juni 2021

Aura Vaanstrong Disebut-sebut Bakal Perkuat Skuad EVOS Legends untuk MPL ID Musim Depan

Aura Vaanstrong dirumorkan akan berpindah ke tim EVOS Legends untuk MPL ID Season 8.

DOTA 2

Selasa, 22 Juni 2021

TNC Predator Rekrut Pelatih Anyar Jelang Kualifikasi The International 10 SEA

TNC Predator datangkan Chai "Mushi" Yee Fung yang akan berperan sebagai pelatih anyar.

DOTA 2

Selasa, 22 Juni 2021

BOOM Esports Tawarkan Jakarta sebagai Tuan Rumah The International 10

Boom Esports memberikan tanggapan mengenai penundaan tersebut dengan menawarkan Jakarta sebagai tuan rumah The International 10.

Esports

Selasa, 22 Juni 2021

Evil Geniuses Resmi Datangkan Pelatih CS:GO Anyar

Evil Geniuses resmi merekrut Damian "daps" Steele sebagai pelatih divisi CS:GO.

Esports

Selasa, 22 Juni 2021

Ralph Lauren Jajaki Dunia Esports Usai Bermitra dengan G2 Esports

Ralph Lauren, brand fashion asal Amerika resmi bekerjasama dengan G2 Esports pada Senin (21/6/2021).

Esports

Selasa, 22 Juni 2021

Atlanta FaZe Kembali Juarai Call of Duty League Usai Tumbangkan Dallas Empire

Atlanta FaZe keluar sebagai juara pada kompetisi Call of Duty League Stage 4 Major 2021, Minggu (20/5/2021).

DOTA 2

Selasa, 22 Juni 2021

Tak Diakui Pemerintah Swedia, TI10 Terancam Pindah

Federasi Olahraga Swedia menolak esport menjadi salah satu bagian didalamnya.
X