Penyakit Jantung Kerap Menyerang Pesepak Bola, Kenali Gejalanya

7 Juni 2021, 16:40 WIB
Penulis: Adif Setiyoko
Editor: Taufani Rahmanda
Para pemain timnas Indonesia kembali menjalani sesi latihan penguatan di pusat kebugaran Jebel Ali Resorts and Hotel Beach, Dubai, Minggu (23/5/2021).
Para pemain timnas Indonesia kembali menjalani sesi latihan penguatan di pusat kebugaran Jebel Ali Resorts and Hotel Beach, Dubai, Minggu (23/5/2021). /DOK PSSI

SKOR.id – Sejumlah peristiwa serangan jantung yang dialami pesepak bola seharusnya mulai menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak, termasuk pelakunya.

Bahkan, beberapa kasus di antaranya terjadi saat pertandingan masih berlangsung. Padahal, sebagai atlet, pesepak bola selalu tampak bugar dan sehat.

Salah satu kasus serangan jantung di dunia sepak bola yang terjadi di Indonesia pernah dialami pemain Persebaya Surabaya, Eri Irianto.

Saat itu, Eri Irianto mendapat serangan jantung dalam laga antara Persebaya kontra PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, 3 April 2000.

Sebelum meninggal, Eri Irianto sempat mengalami insiden tubrukan dengan pemain asing lawan, Samson Noujine Kinga.

Seusai insiden tersebut, pemain yang saat itu baru berusia 26 tahun itu langsung jatuh pingsan tak sadarkan diri.

Setelah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Dokter Soeteomo dan mendapat perawatan intensif, ia dikabarkan menghembuskan nafas terakhir pada malam harinya.

Dari keterangan dokter yang menangani, pemain asal Sidoarjo, Jawa Timur, itu dinyatakan meninggal dunia karena serangan jantung.

Persitiwa nahas yang dialami Eri turut menegaskan risiko besar yang dihadapi pesepak bola terhadap penyakit jantung.

Menurut laporan Owen Anderson dalam artikelnya yang berjudul "Heart Attack Risks Are Greater for Athletes Who Compete in Endurance Sports”, memperkuat hal tersebut.

Dikutip dari laman Klikdokter.com, artikel tersebut menerangkan bahwa pesepak bola juga rentan terserang penyakit jantung, sama seperti atlet-atlet olahraga ketahanan.

Hasil temuan itu didapatkan setelah Owen menganalisis kandungan enzim cardiac troponin I pada 38 atlet sepeda yang terlibat dalam ajang balap Tyrolean Tozlaler Radmarathon.

Sebagai informasi, enzim cardiac troponin I merupakan enzim yang lazimnya memiliki kandungan tinggi pada darah penderita penyakit jantung.

Keluarga Eri Irianto berfoto bersama Bonek dengan menunjukkan jersi Persebaya pada April 2020.
Keluarga Eri Irianto berfoto bersama Bonek dengan menunjukkan jersi Persebaya pada April 2020. (Media Persebaya)

Dari hasil penelitian Owen, ditemukan bahwa 13 pesepeda mengalami peningkatan enzim tersebut sebesar 34 persen setelah mengikuti perlombaan balap tersebut.

Menurut analisisnya, kondisi serupa juga bisa dialami pesepak bola yang bisa menempuh rata-rata 9 hingga 2 Km pada setiap pertandingan.

Tak hanya itu, setiap insiden yang terjadi di atas lapangan juga bisa memengaruhi aktivitas jantung pesepak bola.

Sebagai contoh, setiap pemain bisa melakukan lari cepat atau sprint dengan rata-rata 2,1 Km dari total jarak 12 Km yang mereka tempuh dalam satu laga.

Itulah mengapa, sepak bola dianggap sebagai salah satu olahraga dengan mobilitas tinggi. Kondisi ini jelas membuat pesepak bola rentan terserang penyakit jantung.

Tak hanya itu, aktivitas latihan sehari-hari yang kerap berlangsung dengan intensitas tinggi turut memperbesar risiko ini.

Situasi semacam ini juga berpeluang semakin diperparah dengan singkatnya jeda antarpertandingan.

Daley Blind mendapat perawatan dari tim medis Ajax Amsterdam usai mengalami masalah pada jantungnya.
Daley Blind mendapat perawatan dari tim medis Ajax Amsterdam usai mengalami masalah pada jantungnya. (Twitter Football Fans Stuff)

Dilansir dari Klikdokter, dr. Andika Wijaya menjelaskan sejumlah gejala penyakit jantung yang wajib diketahui oleh masyarakat, termasuk pesepak bola.

Dia menyebut, penderita penyakit jantung biasanya mengalami nyeri di bagian dada. Ada pula rasa tidak nyaman di bagian leher, lengan kiri, bahu, rahang, hingga punggung.

Selain itu, penderita juga biasanya mengalami gejala sesak nafas, pusing seperti berputar, mual, dan keringat dingin.

Meksipun penyakit jantung memang sulit terdektesi, tetapi munculnya gejala-gejala yang disebutkan di atas bisa menjadi indikator penting.

Andai gejala semacam itu dirasakan, ada baiknya seseorang segera ke dokter untuk memeriksakan diri.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor.id (@skorindonesia)

Berita Bugar Lainnya:

Tips: 5 Gerakan Efektif untuk Mengencangkan Otot Kaki

Tips: 6 Hal Penting untuk Jaga Kebugaran Mental dan Fisik Saat di Rumah

  • Sumber: klikdokter.com
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Olahraga Lain

    Minggu, 11 Oktober 2020

    Mantan Pelari Jarak Jauh Eduardus Nabunome Dirawat karena Serangan Jantung

    Eks atlet Eduardus Nabunome saat ini tengah terbaring di RS Medistra setelah mengalami serangan jantung pada Sabtu (10/10/2020).

    NBA

    Jumat, 16 April 2021

    Detak Jantung Tak Normal, LaMarcus Aldridge Pensiun dari NBA

    Kabar mengejutkan datang dari bintang Brooklyn Nets, LaMarcus Aldridge, yang menyatakan pensiun dari NBA.

    Bola Internasional

    Sabtu, 8 Mei 2021

    Iker Casillas Geram Perceraiannya Diumbar dan Digosipkan Kena Serangan Jantung

    Mantan kiper timnas Spanyol, Iker Casillas, memberikan pernyataan resmi terkait kabar yang beredar soal kehidupan pribadinya beberapa hari terakhir.

    Bugar

    Senin, 24 Mei 2021

    Ingin Bugar Maksimal Usai Olahraga? Perhatikan Batas Maksimal Denyut Jantung

    Batas maksimal denyut jantung seseorang ketika olahraga adalah 50-70 persen dari kapasitas maksimal, yaitu 220 bpm dikurangi usia.

    Terbaru

    Bugar

    Minggu, 13 Juni 2021

    Wajib diketahui, Cara Melakukan CPR untuk Selamatkan Nyawa Seseorang

    CPR (Cardiopulmonary resuscitatiion) atau dikenal dengan resusitasi jantung paru adalah salah satu teknik menyelamatkan nyawa.

    Bugar

    Minggu, 13 Juni 2021

    Diet Ala Robert Lewandowski

    Diet Lewandowski ternyata memiliki peranan penting dalam kariernya sebagai pemain sepak bola.

    Bugar

    Minggu, 13 Juni 2021

    6 Makanan yang Baik untuk Merawat dan Menjaga Kesehatan Gigi

    Enam makanan yang baik dikonsumsi untuk merawat dan menjaga kesehatan gigi.

    Bugar

    Sabtu, 12 Juni 2021

    Teknik Latihan Ala Prajurit Sparta yang Dilakukan Aktor Film 300

    Berikut ini adalah latihan berat yang bisa dilakukan untuk mendapatkan kemampuan tubuh ala pasukan Sparta

    Bugar

    Sabtu, 12 Juni 2021

    5 Makanan Sehat yang Dapat Meningkatkan Mood

    Berikut ini merupakan lima contoh makanan yang dapat meningkatkan mood seseorang.

    Bugar

    Sabtu, 12 Juni 2021

    Bahaya Terlalu Lama Tidak Mengganti Sikat Gigi

    Ternyata terlalu lama tidak mengganti sikat gigi bisa berakibat fatal buat kesehatan mulut.

    Bugar

    Sabtu, 12 Juni 2021

    Tips Bagaimana Memilih Sepatu untuk Hiking

    Sejumlah tips memilih sepatu untuk hiking.

    Bugar

    Jumat, 11 Juni 2021

    Mendengarkan Musik Memiliki Segudang Manfaat, Termasuk saat Latihan

    Musik diyakini dapat membantu Anda mengalihkan perasaan tak menyenangkan saat latihan.

    Bugar

    Jumat, 11 Juni 2021

    5 Tips Olahraga Lari saat Hujan, Pilih Pakaian yang Sesuai

    Berlari saat hujan bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan.

    Bugar

    Jumat, 11 Juni 2021

    Stop Body Shaming! Kita Bisa Sehat dengan Meski Tubuh Dipandang Kurang Ideal

    Isu bodyshaming atau mempermalukan tubuh orang lain kini menjadi sorotan di dunia maya.
    X