Lalu Muhammad Zohri Anggap Penundaan Olimpiade Momentum Matangkan Diri

26 Maret 2020, 08:15 WIB
Lalu Muhammad Zohri, sprinter Indonesia saat tampil dalam nomor 100 meter putra pada ajang Asian Games di Jakarta, 25 Agustus 2018. /Jewel Samad/AFP
Penulis: Muhammad Ramdan
Editor: Lily Indriyani

  • Lalu Muhammad Zohri jadikan momentum penundaan Olimpiade Tokyo XXXII/2020 untuk lebih mematangkan persiapan. 
  • Sprinter asal Lombok itu tetap berlatih namun di kampung halaman. 
  • Zohri menjalankan program latihan sesuai arahan tim pelatih nasional. 

SKOR.id - Lalu Muhammad Zohri menjadikan momentum penundaan Olimpiade Tokyo XXXII/2020 untuk lebih mematangkan persiapan.

Sprinter asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu tak ingin terlalu larut dalam kekecewaan atas penundaan Olimpiade 2020 hingga tahun depan.

"Tidak mengapa (ditunda), saya jadi punya lebih banyak waktu untuk melakukan persiapan," kata Lalu Muhammad Zohri, Rabu (25/3/2020).

Baca Juga: Olimpiade 2020 Ditunda, Pasangan Independen Malaysia Dipusingkan Masalah Sponsor

Seperti diberitakan sebelumnya, Lalu Muhammad Zohri saat ini berada di kampung halamannya, NTB. 

Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) memulangkan semua atlet pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Jakarta karena virus corona (Covid-19).

Sprinter 19 tahun itu tetap mengasah kemampuan bersama tim atletik pemusatan latihan daerah (pelatda) Pekan Olahraga Nasional (PON) NTB di Mataram.

Tepatnya sejak Jumat (20/3/2020), Lalu Muhammad Zohri mendapat bimbingan dari asisten pelatih pelatnas, Fadlin, yang juga berasal dari NTB.

Lalu Muhammad Zohri yang telah memastikan tiket Olimpiade Tokyo, berlatih dengan pola sama seperti dalam pelatnas.

Baca Juga: Banyak Waktu Senggang di Rumah, Rafael Nadal Pamer Kemampuan Memasak

Sebelum pulang ke NTB, tim pelatih sudah menyiapkan program. "Latihan sama saja seperti di Jakarta," ia menuturkan.

Untuk diketahui, Selasa (24/3/2020), Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Pemerintah Jepang sepakat menunda Olimpiade Tokyo XXXII/2020 hingga tahun depan.

Keputusan ini diambil setelah berkonsultasi dengan Organisasi Kesahatan Dunia (WHO) terkait pandemi corona yang kian meluas penyebarannya. 

Tag

Berita Terkait

Latest