Waktunya Dihabiskan untuk Sepak Bola, Soenaryono Tua Kini Hidup Pas-pasan

10 Agustus 2020, 10:40 WIB
Penulis: Arief Nugraha K
Editor: Taufan Bara Mukti
Y. Soenaryono dengan medali kebanggaannya Merdeka Games 1962 dan plakat yang diperolehnya dari Ketua Umum PSSI, Agum Gumelar. Di usianya yang sudah tak muda lagi, Y Soenaryono. /Arief NK/Skor.id

SKOR.id - Deretan penghargaan dari negara atas pengabdiannya semasa masih menjadi pemain dan pengurus sepak bola tak mampu mengangkat kehidupan Y Soenaryono pada usianya yang kini menginjak 78 tahun.

Setelah ditinggal sang istri 18 tahun silam, ia hidup hanya ditemani putri pertamanya di kediamannya di Jalan Kendang, Komplek Perumahan Turangga. Rumahnya yang berukuran cukup besar itu tampak tidak terawat.

Cat rumahnya juga terlihat sudah kusam. Plafon atasnya yang rapuh dan bisa jatuh setiap saat dibiarkan begitu saja karena keterbatasan finansial.

"Jangankan untuk memperbaiki rumah, untuk biaya hidup saja untuk sekarang ini kalau tidak sabar sudah frustrasi," ucap Soenaryono saat dikunungi Skor.id, Minggu (9/8/2020).

Soenaryono adalah keturunan kedua keluarga Soendoro. Di Kota Bandung, keluarga yang satu ini sangat terkenal sebagai keluarga sepak bola.

 

Soendoro, ayah Soenaryono, selain menjadi pemain sepak bola di zaman Kolonial Belanda, juga dikenal sebagai Ketua Umum kelima Persib. Keluarga Soendoro hidup untuk sepak bola.

Selain Soenaryono, empat anak Soendoro lainnya adalah Soenarto sebagai putra pertama, Risnandar Soendoro, Giantoro, dan Bintong. Soenaryono anak kedua dari lima bersaudara.

Sama halnya dengan sang ayah dan saudara-saudaranya, hidup Soenaryono dihabiskan untuk sepak bola. Kariernya dimulai pada tahun 1952 ketika memperkuat Persib.

Pemain seangkatannya adalah Aang Witarsa, Djudju, Rukma, Parhim, Omo, dan Hengki Timisela.

Selama menjadi pemain, lelaki yang akrab disapa Yoyo ini pernah merasakan menjadi pemain tim nasional seperti saudara-saudaranya, Soenarto, Risnandar, dan Giantoro.

Tentu saja, sebelum memperkuat tim nasional mereka bermain sebagai pemain Persib dari berbagai generasi.

"Di tim nasional saya bergabung di PSSI Banteng. PSSI Banteng ini disiapkan menggantikan pemain PSSI Garuda yang dihukum skorsing karena kasus suap dan saat itu dikenal dengan Skandal Senayan," ucap Yoyo.

"Saya ingat betul pada tahun 1962 saya main di tim nasional untuk Asian Games dan Merdeka Games," Yoyo menuturkan.

Seakan untuk meyakinkan Skor.id bahwa ia pernah membela tim nasional PSSI, Yoyo pun memperlihatkan dua keping medali yang yang masing-masing tersimpan di dalam sebuah kotak dan masih dirawat dengan baik.

Kedua medali tersebut merupakan penghargaan dari pemerintah atas jasanya membela negara di ajang Merdeka Games dan Asian Games pada 1962.

"Saya bermain untuk Persib dan PSSI hingga tahun 1968. Setelah itu, saya berhenti dan fokus menjadi pengurus," ujarnya.

Keciantaan Yoyo kepada sepak bola tak sebatas sebagai pemain. Setelah gantung sepatu, Yoyo pun diangkat sebagai pengurus Persib pada masa kepengurusan Solihin G.P.

"Saat menjadi pengurus, saya dipercaya untuk menjadi Komisi Teknik selama kepengurusan Pak Solihin sampai masa kepengurusan Aa Tarmana.

"Banyak pemain yang saat itu saya bina dan arahkan hingga masing-masing bisa mendapatkan pekerjaan di BUMN. Bahkan sampai rumah untuk pemain di Antapani saya yang mengurus waktu zaman Pak Ateng," katanya.

Setelah berakhir mengurusi Persib, Yoyo pun beralih ke organisasi yang lebih tinggi yakni Komda PSSI Jawa Barat (sekarang Asprov).

Di PSSI, Yoyo mengabdi sejak tahun 1978 hingga masa berakhir kepengurusan Ukman Sutaryan. Di masa itu, Yoyo menggeluti bidang Inspektur Pertandingan (IP).

Saat PSSI Pusat dikomandani Agum Gumelar, Yoyo dianugerahi penghargaan atas pengabdiannya untuk sepak bola nasional. Lagi-lagi, penghargaan itu diperlihatkan kepada Skor.id untuk meyakinkan.

Setelah vakum dan tidak lagi berkecimpung di sepak bola, keseharian Soenaryono diisi dengan memperbanyak ibadah.

Setiap waktu ia tak pernah ketinggalan untuk berangkat ke masjid di sekitar komplek perumahannya.

"Sekarang usia saya sudah uzur, kegiatan untuk sepak bola sudah lama saya tinggalkan karena faktor fisik," ucap Yoyo.

"Tapi, saya masih memantau perkembangan sepakbola di Bandung maupun nasional," katanya.

Meski penghargaan dan pengabdiannya selama bertahun-tahun untuk sepak bola tidak mampu membantu biaya kehidupannya, namun Yoyo tak mengeluhkan.

"Yang penting saya sehat dan masih bisa melihat perkembangan sepak bola kita. Soal hidup, rezeki kan sudah ada yang mengatur, Insyaallah," Yoyo menuturkan.

Namun, satu yang menjadi kebanggaannya adalah bakat dan darah sepak bola yang mengalir dari keluarganya sempat diteruskan oleh anak pertamanya, Heri Soesanto, yang pernah merasakan juga bermain di tim nasional Indonesia dan Pelita Jaya. 

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Persib Lainnya:

Stadion GBLA Sudah Siap Digunakan Persib untuk Latihan

Manajemen Persib Berharap Protokol Kesehatan Ketat Diterapkan dalam Liga 1 2020

Mengenang Ayi Beutik: Dosa Saya Bikin Ribuan Fan Persib dan Persija Ribut

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Liga 1

Sabtu, 8 Agustus 2020

Manajemen Persib Memastikan Tutup Pintu untuk Pemain Baru

Sesuai regulasi kompetisi, Manajemen Persib tak akan membelian pemain baru untuk lanjutan Liga 1 2020.

Bola Nasional

Minggu, 9 Agustus 2020

Mengenang Ayi Beutik: Filosofi di Balik Nama Viking Persib Club

Berawal dari tribun selatan Viking Persib Club mengakar dan menyebar hingga kini

Bola Nasional

Minggu, 9 Agustus 2020

Mengenang Ayi Beutik: Sejarah Julukan Panglima Viking Persib Club

Ayi Beutik dan Heru Joko merupakan pelaku yang mampu saling mengisi dan melengkapi organisasi Viking Persib Club.

Terbaru

Timnas Indonesia

Jumat, 25 September 2020

Hasil Timnas U-19 Indonesia Vs Bosnia-Herzegovina U-19: Garuda Muda Kalah Lawan 10 Pemain

Timnas U-19 Indonesia kalah meski berlaga lawan 10 pemain menghadapi Bosnia-Herzegovina U-19.

Liga 1

Jumat, 25 September 2020

Guntur Ariyadi, Pemain Madura United yang Ikut Memperingati Hari Tani Nasional

Pada Hari Tani Nasional saat ini Guntur Ariyadi memiliki kenangan ketika membantu orang tuanya di sawah

Timnas Indonesia

Jumat, 25 September 2020

Hasil Babak I Timnas U-19 Indonesia Vs Bosnia-Herzegovina U-19: Garuda Muda Tertinggal Gol Bunuh Diri

Timnas U19 Indonesia tertinggal 0-1 pada babak pertama laga melawan Bosnia-Herzegovina U-19.

Liga 1

Jumat, 25 September 2020

Pelatih Persela, Nil Maizar Mengaku Dapat Pelajaran Penting dari Madura United

Pelatih Persela, Nil Maizar mengungkapkan mendapat pelajaran berharga dalam uji coba tersebut sebagai bahan evaluasi timnya sebelum Extraordinary Competition Liga 1 2020

Liga 1

Jumat, 25 September 2020

Komentar Omid Nazari Pemain Idolanya Zlatan Ibrahimovic Terpapar Virus Corona

Omid Nazari tidak menyangka pemain idolanya Zlatan Ibrahimovic terpapar virus corona. Omid prihatin karena virus corona tidak mengenal nama besar. Siapapun bisa terpapar virus tersebut

Liga 1

Jumat, 25 September 2020

PSM Makassar Kembali Pinjamkan 2 Pemain ke Klub Liga 2 jelang Lanjutan Liga 1

PSM Makassar kembali ditinggalkan dua pemainnya yakni Irsyad Maulana dan Leo Guntara menjelang bergulirnya lanjutan Liga 1 2020.

Liga 1

Jumat, 25 September 2020

David da Silva Mungkin Hadir dalam Laga Perdana Lawan PSS Sleman tapi Belum Tentu Dimainkan

Laga lawan PSS Sleman kemungkinan besar akan dihadiri David da Silva

Timnas Indonesia

Jumat, 25 September 2020

Link Live Streaming Timnas U-19 Indonesia vs Bosnia-Herzegovina U-19

Timnas U-19 Indonesia menghadapi Bosnia-Herzegovina dalam laga uji coba di Kroasia, berikut link live streaming laga tersebut.

Liga 1

Jumat, 25 September 2020

Dua Pemain Asing Persebaya Surabaya Absen pada Laga Pertama Lanjutan Liga 1 2020

Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso mengaku akan kehilangan dua pemain asingnya dalam laga pertama lanjutan Liga 1 2020.

Timnas Indonesia

Jumat, 25 September 2020

Susunan Pemain Timnas U-19 Indonesia Vs Bosnia-Herzegovina U-19

Berikut susunan pemain timnas U-19 Indonesia menghadapi Bosnia-Herzegovina U-19.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

Sepak Pojok

X