Trofeo Persija, Turnamen Perlawanan yang Mati karena Pemilik Saham

18 Oktober 2020, 17:56 WIB
Penulis: Abdul Susila
Editor: Abdul Susila
Skuad Persija merayakan gelar juara Trofeo Persija 2016 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, unggul atas Bali United dan PSM Makassar pada November 2016. /Media Persija

  • Persija Jakarta pernah punya turnamen dengan nama Trofeo Persija sebagai perayaan hari jadi klub. 
  • Trofeo Persija berlangsung lima kali, dengan Persija dua kali sebagai jawara turnamen tahunan ini. 
  • Kini Trofeo Persija sudah tak dilangsungkan lagi karena pergeserakan pemilik saham mayoritas klub.

SKOR.id - Kebijakan pemerintah yang melarang klub sepak bola profesional mendapat dana dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), tak menciutkan Persija.

Bahkan, seolah menjadi mesin perlawanan akan kebijakan yang membuat klub sepak bola Indonesia mulai limbung, pada akhir 2011 Persija membuat sebuah turnamen. 

Turnamen tersebut diberi nama Trofeo Persija. Ini sebagai sarana perayaan ulang tahun klub pada 28 November, juga sebagai alat perlawanan legitimasi Ferry Paulus

Trofeo Persija edisi pertama berlangsung pada 27 November 2011 atau satu hari sebelum hari ulang tahun Persija yang ke-83 tahun, yakni 28 November 2011.

Tim yang diundang dalam turnamen ini adalah dua klub yang sedang tampil mentereng dalam kompetisi Indonesia saat itu, yakni PSMS Medan dan Sriwijaya FC. 

Pada laga pertama, melawan PSMS, Persija ditahan 1-1. Akhirnya dilangsungkan adu penalti dan Ayam Kinantan dipaksa takluk dengan kedudukan penalti 5-4.

Pertandingan kedua, mempertemukan Sriwijaya FC kontra PSMS. Sriwijaya FC tampil dominan dan memenangkan pertandingan dengan skor 3-0.

Dalam partai penentuan, Persija vs Sriwijaya FC, berlangsung sangat ketat. Kedua tim menghasilkan berbagai peluang emas, namun tak ada yang berbuah gol.

Persija akhirnya menang dalam drama adu penalti. Kemenangan Macan Kemayoran, julukan Persija, ditentukan algojo terakhirnya, Fabiano Beltrame.

Tahun berikutnya, 2012, saat sepak bola Indonesia terpecah karena dualisme federasi dan kompetisi, termasuk dua kepengurusan Persija, Trofeo Persija jadi oase. 

Kali ini yang diundang Ferry Paulus, sebagai Presiden Klub Persija yang tengah berkonflik di meja hijau, mengundang Arema FC dan Persisam Putra. Persija kembali juara.  

Sedangkan pada edisi ketiga atau pada 2013, Trofeo Persija mengubah format. Tidak lagi turnamen segitiga melainkan diikuti empat tim undangan. 

Ketiga tim itu adalah Arema Indonesia, klub asal Thailand, Thai Army, dan klub asal Malaysia, PDRM FA. Persija tak berkutik dan gelar juara jadi milik Arema.

Ferry Paulus - Direktur Olahraga Persija Jakarta.
Ferry Paulus - Direktur Olahraga Persija Jakarta. Dok. Ferry Paulus

Untuk Trofeo Persija edisi keempat, yakni pada 2014, tak berlangsung pada bulan lahir Persija, November, yang akhirnya dilangsungkan pada Januari 2015. 

Tim yang diundang adalah Arema dan Sriwijaya FC. Anehnya, tak ada juara turnamen karena semua tim mengumpulkan poin sama. Akhirnya ditetapkan juara bersama. 

Setelah absen pada akhir 2015, Trofeo Persija kembali berlangsung pada 2016, hasilnya, Persija juara setelah unggul atas Bali United dan PSM Makassar. 

Rupanya, Trofeo Persija edisi 2016 atau yang kelima adalah edisi pemungkas. Berubahnya kepemilikan saham Persija membuat ajang ini dilupakan dan mati. 

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Baca Juga Berita Persija Lainnya: 

Reposisi, Kunci Adrianus Dwiki Bisa Mendapat Tempat di Tim Senior Persija

Asian All Stars 1967-1968 Dikuasai Indonesia: Pemain Persija, Persebaya, dan Persib

Persija Uji Kemampuan Seluruh Kiper Saat Lawan Tim Junior, Ini Hasilnya 

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Liga 1

Rabu, 14 Oktober 2020

Persija Tersingkir dari Asian Club Championship 2001-2002, Kisruh Politik Ikut Mewarnai

Persija Jakarta punya cerita tak mengenakan di Liga Champions Asia 2001-2002.

Liga 1

Rabu, 14 Oktober 2020

Tanggapi Hasil Rapat di Yogyakarta, Persija Siap Kapan Pun Liga 1 Dimulai

Persija menanggapi hasil pertemuan luar biasa PSSI, PT LIB, dan klub Liga 1 di Yogyakarta.

Liga 1

Kamis, 15 Oktober 2020

Kisah Sinyo Aliandoe Bawa Persija Juara sebagai Pemain dan Pelatih

Sinyo Aliandoe merupakan sosok yang sukses mempersembahkan gelar juara untuk Persija baik itu sebagai pemain maupun pelatih.

Liga 1

Jumat, 16 Oktober 2020

Gelandang Persija Jakarta Ceritakan Hobi Rutin Bersepeda Hingga 15 Kilometer

Salah satu pemain Persija Jakarta, Tony Sucipto mengaku bersepeda menjadi olahraga kedua yang sangat rutin dilakukannya.

Terbaru

Bola Nasional

Rabu, 28 Oktober 2020

Peringati Sumpah Pemuda 38 Tahun Silam, Tiga Tim Indonesia Sikat Kesebelasan Australia

Kesebelasan Australia dengan skuad pemuda tur ke Indonesia saat peringatan Sumpah Pemuda edisi 1982 atau 38 tahun silam.

Liga 1

Rabu, 28 Oktober 2020

Pelatih Bali United Beri Keringanan untuk 2 Pemain Timnas U-19 Indonesia

Pelatih Bali United bakal memberikan kelonggaran bagi dua anak asuhnya yang baru saja pulang dari timnas U-19 Indonesia.

Timnas Indonesia

Rabu, 28 Oktober 2020

Tiba di Jakarta, Begini Kondisi Kesehatan Pemain Timnas U-19 Indonesia

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menyambut gembira kedatangan skuad timnas U-19 Indonesia.

Liga 1

Selasa, 27 Oktober 2020

Lima Pemain PSIS Semarang Ikut Seleksi Garuda Select III

Lima pemain muda PSIS Semarang dipanggil untuk mengikuti seleksi Garuda Select jilid III.

Liga 1

Selasa, 27 Oktober 2020

Robert Alberts Bakal Liburkan Pemain Persib, Besok Latihan Terakhir

Persib Bandung akan meliburkan skuad seperti kontestan Liga 1 lainnya.

Liga 1

Selasa, 27 Oktober 2020

Supardi dan Made Wirawan, Dua Veteran yang Tersisa dari Skuad Juara Persib

Supardi Nasir dan I Made Wirawan menjadi dua pemain dari tim juara Persib Bandung yang masih setia hingga saat ini.

Liga 1

Selasa, 27 Oktober 2020

Persib Bandung Tak Perlu Seleksi untuk Rekrut Pemain Timnas U-19 Indonesia

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, menceritakan proses di balik perekrutan pemain timnas U-19 Indonesia.

Bola Nasional

Selasa, 27 Oktober 2020

Perjalanan Karier Egy Maulana Vikri Diangkat Jadi Film Serial

Pesepak bola muda berbakat asal Indonesia, Egy Maulana Vikri, diangkat ke dalam film serial.

Liga 1

Selasa, 27 Oktober 2020

Cerita Kiper Persib Bandung saat Beralih Profesi Menjadi Guru

Kiper Persib Bandung, I Made Wirawan, memiliki aktivitas khusus di luar profesinya sebagai pemain sepak bola.

Liga 1

Selasa, 27 Oktober 2020

Ketidakjelasan Liga 1 2020 Merugikan, Bek Borneo FC Nilai Hak Pemain Diabaikan

Ketidakjelasan lanjutan Liga 1 dianggap berpengaruh pada perkembangan dan prestasi pemain.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

Sepak Pojok

X