Rekor Gol Syamsul Arifin pada Era Galatama Masih Bertahan Sampai 40 Tahun

28 Juni 2020, 09:00 WIB
Penulis: Noval Luthfianto
Editor: Estu Santoso
Syamsul Arifin mencetak tujuh gol dalam satu laga saat Niac Mitra melindas  Tidar Sakti	Magelang 11-0	(07/11/1981) pada Galatama II musim 1980/1982
Syamsul Arifin mencetak tujuh gol dalam satu laga saat Niac Mitra melindas Tidar Sakti Magelang 11-0 (07/11/1981) pada Galatama II musim 1980/1982 /Noval Luthfianto

SKOR.id - Si Kepala Emas, julukan yang melekat pada Syamsul Arifin, penyerang legendaris Niac Mitra, klub Galatama asal Surabaya.

Tak hanya sukses meraih predikat raja gol alias top scorer 30 gol, Syamsul Arifin juga membawa timnya, Niac Mitra menjuarai kompetisi semipro Galatama musim kedua, 1980-1982.

Karier Syamsul Arifin dihabiskan di Kota Pahlawan bersama sejumlah klub asal Surabaya.

Syamsul jadi bagian Mitra Surabaya pada 1975-1979, lalu gabung Niac Mitra (1979-1984), Suryanaga Surabaya (1985), dan Persebaya Surabaya (1985-1988).

Dia kembaili ke Niac Mitra (1988-1990) dan Mitra Surabaya (1990-1995). Namun, tak banyak publik mengetahui asal usul penyerang dengan tipikal permainan keras dan ngeyel tersebut.

Syamsul Arifin, sang legenda sepak bola Surabaya itu, adalah arek Malang asli. Dia jebolan klub amatir anggota kompetisi internal PSSI Kota Malang pada 1970-1975, PS Gama Gondanglegi, Kabupaten Malang.

Lelaki ini lahir di Desa Sananrejo, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang atau di kawasan Malang selatan pada 1955.

Meski lahir di Malang, Syamsul justru tak pernah sekalipun memperkuat tim asal kota kelahirannya, baik Persema Malang maupun Arema FC.

Karakter keras dan ngeyel sangat mewarisi trade mark serta tipikal khas pemain asal Malang.

Dalam sejarah topskor kompetisi domestik Indonesia, torehan 30 gol jadi milik Syamsul Arifin pada Galatama musim kedua.

Jumlah gol itu pun sama dengan catatan para pesepak bola subur Liga Indonesia lainnya. Syamsul pun ada di posisi sama dengan Dejan Gluscevic dengan 30 gol dan ada di posisi lima.

Mereka ada di bawah Sylvano Dominique Comvalius (37 gol/2017), Peri Sandria (34/1995), Cristian Gonzales (32/2007), dan Oscar Aravena (31/2003).

Namun, 30 gol dari Syamsul Arifin semusim terbilang sensasional dan bersih, karena tak satupun lahir dari sepakan penalti. Gol itu dominan lewat heading.

Lebih menakjubkan lagi, ke-30 golnya yang dicetak hanya dalam 13 laga penampilannya dari total 34 laga yang dijalani Niac Mitra musim itu.

Bahkan, dia pemegang rekor pencetak gol terbanyak dalam satu laga sepanjang 40 tahun terakhir kompetisi di Tanah Air medio 1979 sampai 2019.

Tujuh gol mampu dilesakkan ketika Niac Mitra memborbadir Tidar Sakti Magelang dengan skor 11-0 pada 7 November 1981.

Laga itu pada partai Galatama musim 1980-1982 dan terlaksana di Stadion Gelora 10 November, Kota Surabaya.

Catatan ini sekaligus memperbarui rekornya sendiri lima gol yang dicetak ketika Niac Mitra membantai Sari Bumi Raya asal Yogyakarta dengan skor 8-0, 7 Januari 1981.

Ilustrasi Kompetisi Semi-Pro PSSI Galatama atau Liga Sepak Bola Utama.
Ilustrasi Kompetisi Semi-Pro PSSI Galatama atau Liga Sepak Bola Utama. (Andri S Muliadi/Grafis/Skor.id)

Bahkan, namanya juga berkibar pada level Asia, pada turnamen internasional Aga Khan Gold Cup 1979 di Dhaka, Bangladesh, 8 November sampai 6 Desember tahun itu.

Dua gol diciptakan pada final saat melumat klub asal China, Liaoning FC (kini Liaoning Hongyun) dengan skor akhir 4-2 via adu penalti setelah laga normal selesai dengan skor 2-2.

Satu gol dia cetak pada saat waktu normal dan satu lagi dalam drama adu penalti sekaligus jadi pahlawan untuk memboyong trofi juara turnamen itu.

Catatan 30 gol Syamsul Arifin bersama Niac Nitra musim 1980-1982:

12/10/1980: Niac Mitra vs Jaka Utama 2-0 (1 gol)
26/10/1980: Perkesa 78 vs Niac Mitra 1-2 (1 gol)
17/01/1981: Niac Mitra vs Sari Bumi Raya 8-0 (5 gol)
6/2/1981: Niac Mitra vs Cahaya Kita 7-0 (4 gol)
14/2/1981: Niac Mitra vs Jayakarta 1-0 (1 gol)
26/2/1981: Niac Mitra vs Bintang Timur 2-0 (1 gol)
20/3/1981: Niac Mitra vs Pardedetex 2-0 (1 gol)
7/11/1981: Niac Mitra vs Tidar Sakti 11-0 (7 gol)
22/11/1981: Jaka Utama vs Niac Mitra 0-4 (2 gol)
20/12/1981: Niac Mitra vs Arseto 2-1 (1 gol)
13/01/1982: Cahaya Kita vs Niac Mitra 0-14 (4 gol)
23/011982: Sari Bumi Raya vs Niac Mitra 1-5 (1 gol)
2/02/1982: UMS 80 vs Niac Mitra 1-1 (1 gol)

Berita Liga Indonesia Lainnya:

Liga Indonesia Segera Pakai VAR, Begini Penjelasan Dirut PT LIB

Gelandang Asal Brasil Ingin Kembali Tampil di Liga Indonesia

Bambang Pamungkas Ingin Liga Indonesia Pakai Tiga Pemain Asing Saja

 

 

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Liga 1

Selasa, 12 Mei 2020

Membandingkan ''Nasib'' Liga Indonesia Musim 2020 dengan 4 Kompetisi di ASEAN

Liga Indonesia belum memutuskan apapun, sedangkan sejumlah operator kompetisi besar di ASEAN sudah menunjukkan gerak aktif.

Liga 2

Rabu, 13 Mei 2020

Rafael Berges Marin Nilai Liga Indonesia Bisa Dilanjutkan seperti Liga Spanyol

Pelatih Badak Lampung FC, Rafael Berges Marin, menilai kondisi dan status wabah virus corona di Spanyol lebih parah.

Liga 1

Minggu, 17 Mei 2020

Striker PSS Sleman Sudah Berencana Tinggalkan Liga Indonesia

Yevhen Bokhashvili mengaku telah merencanakan kepergiannya dari PSS Sleman.

Bola Nasional

Senin, 18 Mei 2020

Transformasi dan Dinamika Operator Liga Indonesia Sejak 1994

Awalnya, operator kompetisi profesional Indonesia pada 1994 langsung di bawah PSSI dan belum memiliki badan hukum.

Terbaru

Liga 1

Minggu, 1 Agustus 2021

Presiden Madura United Dukung PSSI Melobi BNPB Demi Liga 1 Bergulir Lagi

Presiden Madura United, Achsanul Qosasi ingin Liga 1 2021-2022 segera digelar dan siap bantu PSSI melakukan lobi ke BNPB

Nusantara

Minggu, 1 Agustus 2021

Ryuji Utomo dan Natanael Siringoringo Bernasib Sama di Laga Terbaru Liga Malaysia

Trio pemain Indonesia di Liga Malaysia 2021 dan dua di antaranya Ryuji Utomo serta Natanael Siringoringo bernasib kurang baik

Liga 1

Minggu, 1 Agustus 2021

Lima Klub Desak PSSI dan PT LIB Jalankan Liga 1, Efek Mereka Terus Merugi

Tak kunjung pastinya nasib Liga 1 musim baru, membuat barisan klub kontestan gerah dan mereka bersuara lantang ke PSSI dan PT LIB

Nusantara

Sabtu, 31 Juli 2021

Total Sports, Apparel asli Klaten yang Punya Misi Khusus Bersama Sejumlah Klub Liga 3

Pertumbuhan industri apparel lokal Indonesia cukup signifikan dan Total Sports asal Klaten salah satu "pemain" yang punya konsep menarik

Liga 2

Sabtu, 31 Juli 2021

Rivaldi Bawuo Jelaskan Alasan Pemilihan Nomor Punggungnya di Persis Solo

Penyerang sayap Persis Solo, Rivaldi Bawuo, berbicara soal nomor punggung yang dipilihnya.

Liga 1

Sabtu, 31 Juli 2021

Arema FC Apresiasi Gerakan APPI yang Berkirim Surat untuk Presiden Jokowi

Manajemen Arema FC mengapresiasi langkah yang ditempuh oleh APPI, mengirimkan surat terbuka untuk Presiden Joko Widodo.

Liga 1

Sabtu, 31 Juli 2021

Diego Assis Keluar dari Bali United, Ini Sikap Teco untuk Pemain Pengganti

Gelandang asing Diego Assis telah resmi mengakhiri kerja sama dengan Bali United tengah pekan lalu.

Liga 2

Sabtu, 31 Juli 2021

Tunggu Kejelasan Liga 2 2021, PSIM Yogyakarta Mulai Gelar Latihan pada Agustus

Plt Manajer PSIM Yogyakarta, Farabi Firdausy, berbicara soal kepastian nasib penyelenggaraan Liga 2 2021.

Liga 2

Sabtu, 31 Juli 2021

PSIM Yogyakarta Terapkan Pemotongan Gaji Selama Liga 2 2021 Belum Bergulir

Seluruh anggota tim PSIM Yogyakarta mengalami penyesuaian gaji akibat penundaan sepak mula Liga 2 2021.

Timnas Indonesia

Sabtu, 31 Juli 2021

Nasib Timnas Indonesia Menjalani TC Terbaru Bergantung PPKM Level 4

Lokasi TC timnas Indonesia akan bergantung pada pengumuman terkait potensi perpanjangan PPKM Level 4.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

X