Pondok Gontor dan Kultur Sepak Bola di Dalamnya

15 September 2022, 14:50 WIB
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Tiga pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, Kyai Akrim Mariyat (kiri), Kyai Hasan Abdullah Sahal (tengah), dan Kyai Amal Fathullah Zarkasyi (kanan), kala berfoto menggunakan jersi Pormada FC
Tiga pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, Kyai Akrim Mariyat (kiri), Kyai Hasan Abdullah Sahal (tengah), dan Kyai Amal Fathullah Zarkasyi (kanan), kala berfoto menggunakan jersi Pormada FC /(Dok. Pormada FC untuk Skor.id)

  • Di antara ribuan santrinya, terdapat kultur sepak bola yang menjadi bagian dari kehidupan Pondok Modern Darussalam Gontor.
  • Sepak bola menjadi wadah kebersamaan, hiburan, sekaligus pengembangan diri para santri.
  • Pondok Gontor juga dipimpin Kyai Hasan Abdullah Sahal yang dikenal gandrung dengan sepak bola. 

SKOR.id - Pondok pesantren menjadi salah satu lembaga pendidikan yang "khas" di Indonesia.

Terdapat ribuan nama besar pondok pesantren di Indonesia, baik dari keunggulan kajiannya, sistem pendidikan pesantren modern, juga karena pengaruh Sang Kyai sebagai figur sentral.

Salah satu yang memiliki nama besar adalah Pondok Modern Darussalam Gontor. Pesantren yang sudah memiliki 12 cabang pondok putra dan 8 pondok putri ini dikenal secara luas karena pengajaran bahasa Arab-Inggris serta sistem Kulliyyatu-l Mu'allimin Al-Islamiyyah (KMI) yang diterapkan.

Namun, tak hanya faktor akademis yang moncer pada pondok pesantren berpusat di Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo ini. Di antara ribuan santrinya, terdapat kultur sepak bola nan kental yang menjadi bagian dari kehidupan pendidikannya.

Sepak bola, Salah Satu Nadi Pondok Gontor

Dalam Mottonya, Pondok Modern Darussalam Gontor menyematkan 'Berbadan Sehat' di antara nilai-nilai yang dipegang, di samping 'Berbudi Tinggi', 'Berpengetahuan Luas', dan 'Berpikiran Bebas.'

Dalam keterangan resmi di situs Pondok Gontor, 'badan sehat' menjadi penting karena "dengan tubuh yang sehat para santri akan dapat melaksanakan tugas hidup dan beribadah dengan sebaik-baiknya."

Santri-santri memiliki banyak kegiatan olahraga, dan bahkan ada olahraga rutin yang wajib diikuti oleh seluruh santri sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Salah satu yang paling menonjol adalah sepak bola. Sepak bola telah lama menjadi bagian dari kehidupan santri di pesantren yang dikenal dengan Pondok Gontor ini.

Lapangan sepak bola menjadi bagian di setiap cabang pondok putra. Pun, adanya lapangan sepak bola juga mendorong munculnya football culture yang khas di antara santri.

Di Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus Pusat, kultur sepak bola muncul lewat tiga klub utama dan empat klub santri.

Meteor Kilat FC, Nepura FC, Darussalam FC, dan Dharma Jaya FC merupakan klub-klub santri yang eksis di kampus pusat. Keempatnya ada sejak tahun akhir 1960-an.

Nepura atau New Putra Remaja menjadi klub santri yang tertua karena sudah eksis sejak tahun 1967. Diikuti Meteor Kilat (1971), dan Dharma Jaya FC (1976). 

Selain itu, terdapat tiga tim utama yang berada di bawah bendera Pondok Gontor: Persatuan Olahraga Inti Gontor (Porpig), Persatuan Olahraga Mahasiswa Darussalam (Pormada), dan Gontor FC.

Porpig diisi oleh para santri, sedangkan Pormada diisi para mahasiswa dan guru pengabdian di Kampus Pusat. Gontor FC menjadi "all-star" yang diisi pemain terbaik dari Porpig dan Pormada.

Aksi Pormada FC Pondok Modern Darussalam Gontor dalam salah satu latih tanding
Aksi Pormada FC Pondok Modern Darussalam Gontor dalam salah satu latih tanding (Dok. Pormada untuk Skor.id)

Merajut Kebersamaan

Nilai kebersamaan menjadi salah satu hal yang mendasari kultur sepak bola di Pondok Modern Darussalam Gontor, terkhusus di kampus pusat.

Nilai ini yang mendasari sosok Abdul Mugeni, playmaker Pormada tahun 1998. Dulu, sosok yang akrab disapa Mugen di lapangan ini melihat Pormada sebagai wadah yang menunjukkan kebersamaan, silaturahmi, dan kepedulian sesama santri.

"Nilai uhkhuwah ini terus ada sampai sekarang (hingga lulus pengabdian). Nilai tersebut yang kami pupuk sejak aktif bermain," kata Abdul.

Masih teringat jelas momen-momen besar saat Abdul Mugeni masih aktif bermain di Pormada FC. Saat itu, sang playaker mengikuti beragam kopetisi hingga try-out pertandingan persahabatan melawan klub-klub di luar kota.

Nilai yang sama juga menjadi dasar Bustami Arifin, Kapten Pormada FC 2022. Selain kebersamaan, Bustami juga menyebut bahwa sepak bola menjadi wadah pengembangan diri bagi para santri.

"Sepak bola di Gontor menjadi wadah dakwah dan pengembangan diri di Gontor. Kultur sepak bola terbangun berdasarkan semangat untuk berkembang (para santri) sekaligus didukung dengan lapangan yang apik," kata Bustami.

Bustami yang kini juga memperkuat PS Hizbul Wathan (PSHW) di Liga 3 juga bercerita soal ketatnya persaingan menuju tim utama di kampus Gontor, mulai dari Porpig, Pormada, hingga Gontor FC.

"Menembus tim Porpig cukup sulit, karena menghadapi empat tim terbaik di kampus Gontor. Namun karena seleksi ini, saya jadi bisa bermain untuk tim Persepon Ponorogo (musim 2021) dan PSHW (2022)," ujar Bustami.

Didukung Kyai 'pesepak bola sejati'

Aksi Kyai Hasan Abdullah Sahal pada acara bersama Pormada FC dan Pormada Legends.
Aksi Kyai Hasan Abdullah Sahal pada acara bersama Pormada FC dan Pormada Legends. (Dok. Pormada FC untuk Skor.id)

Kultur sepak bola di Pondok Modern Darussalam Gontor didukung dengan adanya sosok Kyai Hasan Abdullah Sahal, satu di antara tiga pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.

Kyai Hasan dikenal sebagai sosok yang gemar bermain sepak bola. Bahkan, berdasarkan keterangan Langit7.id, putra dari salah satu Trimurti Pondok Gontor, Alm. Kyai Ahmad Sahal, ini disebut piawai mengolah si kulit bundar.

Di bawah kepemimpinan Kyai Hasan, Pondok Modern Darussalam Gontor juga mendirikan stadion sepakbola yang megah. Lokasinya pun tak jauh dari kampus utama Pondok Modern Darussalam Gontor.

Di stadion tersebut, kerap digelar piala dan liga antar guru, alumni, maupun antar santri, bahkan pertandingan persahabatan dengan klub sepak bola lokal di Ponorogo dan kota-kota sekitarnya.

Tahun 2017, salah satu pernyataan Kyai Hasan banyak tersebar di media sosial. Menurut beliau, soal sepak bola, Kyai Hasan "lebih baik" dibandingkan Cristiano Ronaldo.

"Lihat dan bandingkan bagaimana gambar saya dengan gambar Ronaldo. Saat menendang bola, Ronaldo masih melihat bola sedangkan saya melihat kedepan," kata Kyai Hasan dikutip dari Indosport.

"Begitulah kita, Gontor dalam melihat sesuatu tidak pernah melihat ke bawah apalagi ke belakang. Kita selalu melihat ke depan. Kita selalu diajarkan untuk percaya diri. Saya dengan yakin bisa bilang kalau tendangan saya lebih hebat dari Ronaldo. Begitulah, Gontor selalu mengajarkan percaya diri dan melihat ke depan."

(Aditya Fahmi Nurwahid/Bambang Setyo Utomo)

  • Sumber: Skor.id
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Gosip

    Kamis, 15 September 2022

    Paul Pogba Penjarakan Kakak Kandungnya

    Saudara laki-laki Paul Pogba telah ditahan polisi sehubungan dengan plot pemerasan terhadap bintang Juventus.

    Mobile Legends

    Kamis, 15 September 2022

    Daftar Lengkap Juara MDL Indonesia Setiap Season

    Turnamen MDL sendiri saat ini telah memasuki season 6 yang diikuti oleh 14 tim di babak regular season.

    Badminton

    Kamis, 15 September 2022

    Upayakan Penyegaran, PBSI Lakukan Bongkar-Pasang di Sektor Ganda Putri dan Campuran

    PP PBSI melakukan bongkar-pasang tiga ganda putri dan satu ganda campuran.

    MotoGP

    Kamis, 15 September 2022

    Fabio Quartararo: MotoGP Aragon 2022 adalah Balapan Tersulit di Sisa Musim Ini

    Fabio Quartararo diliputi aura pesimistis jelang MotoGP Aragon 2022, akhir pekan ini.

    Terbaru

    Nusantara

    Sabtu, 24 September 2022

    Perjalanan Perseden Denpasar Menjuarai Liga 3 Bali 2022

    Sepanjang perjalanannya di Liga 3 Bali 2022, tim juara Perseden Denpasar sempat menelan dua kekalahan.

    Nusantara

    Jumat, 23 September 2022

    Elite Pro Academy 2022: Jadwal, Hasil, dan Klasemen Lengkap

    Simak jadwal, hasil, dan klasemen lengkap Elite Pro Academy 2022 dalam artikel ini!

    Nusantara

    Jumat, 23 September 2022

    Mirip Indonesia, Thailand Tak Tampil dengan Kekuatan Penuh di Piala Asia Futsal 2022

    Timnas futsal Thailand tak tampil dengan kekuatan terbaik di Piala Asia Futsal 2022, mirip seperti yang dialami oleh Indonesia.

    Nusantara

    Kamis, 22 September 2022

    Piala Asia Futsal 2022: Jadwal, Hasil, dan Klasemen Lengkap

    Berikut ini jadwal, hasil, dan klasemen lengkap Piala Asia Futsal 2022 yang terus diperbaharui seiring jalannya turnamen.

    Nusantara

    Kamis, 22 September 2022

    Menang Comeback atas Persis Solo, Dewa United Juara Elite Pro Acaemy U-14 2022

    Dewa United U-14 menjadi juara Elite Pro Acaemy U-14 2022 setelah mengalahkan Persis Solo U-14 di final, Kamis (22/9/2022) sore.

    Nusantara

    Rabu, 21 September 2022

    Pemain Pendekar United Ricardinho Kembali Mendapat Gelar Pemain Futsal Terbaik Dunia

    Pemain Pendekar United, Ricardinho, kembali mendapat pernghargaan Pemain Futsal Terbaik Dunia, kini pada gala Quinas de Ouro 2022.

    Nusantara

    Senin, 19 September 2022

    Jadwal Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia Futsal 2022: Dimulai Lawan Iran

    Berikut ini Skor.id menyajikan jadwal lengkap timnas futsal Indonesia di fase penyisihan grup Piala Asia Futsal 2022.

    Nusantara

    Minggu, 18 September 2022

    Elkan Baggott Catat Satu Tembakan Tepat Sasaran saat Gillingham FC bertemu Mansfield

    Elkan Baggott memiliki satu tembakan tepat sasaran saat tampil di laga Gillingham FC versus Mansfield, Sabtu (17/9/2022).

    Nusantara

    Sabtu, 17 September 2022

    Timnas Futsal Indonesia Pastikan Skuad untuk Piala Asia Futsal 2022 di Hari Keberangkatan

    Asisten pelatih timnas futsal Indonesia, Sayan Karmadi, bicara soal penentuan 14 pemain yang dipilih untuk menghadapi Piala Asia Futsal 2022.

    Nusantara

    Kamis, 15 September 2022

    Pondok Gontor dan Kultur Sepak Bola di Dalamnya

    Kultur sepak bola yang kental yang menjadi bagian dari kehidupan Pondok Modern Darussalam Gontor.

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X