Oyong Liza, Kapten Persija yang Paling Bergelimang Gelar Juara

3 Oktober 2020, 18:22 WIB
Penulis: Abdul Susila
Editor: Abdul Susila
Kapten Persija, Oyong Liza (kiri) dan kapten PSMS, Yuswardi (kanan), mengangkat trofi Piala Kejuaraan Nasional PSSI pada 1975. Persija dan PSMS jadi juara bersama setelah ada insiden dalam partai final. /Dok. Tiffosi Crew

SKOR.id - Persija Jakarta tak pernah kehabisan talenta berbakat, termasuk untuk posisi bek tengah. Dari banyak nama, Oyong Liza jadi salah satu yang terbesar. 

Lelaki kelahiran Padang, Sumatera Barat, 10 November 1946, ini pernah mengantarkan "Si Putih Merah" mengangkat sejumlah piala kompetisi dan kejuaraan. 

Bahkan, Oyong merupakan salah satu kapten yang dihormati teman dan disegani lawan. Oyong juga merupakan salah satu pemain yang sangat loyal dengan Persija

Oyong mengawali kariernya dengan membela klub internal Persija, Jakarta Putra, sebelum dipromosikan ke tim utama pada 1969, saat usianya baru 22 tahun.

Saat itu, media massa nasional menyebut Oyong sebagai bek harapan masa depan timnas Indonesia, yang ketika itu sedang disegenai di dalam pentas Benua Asia. 

Kisah kejayaan Oyong bersama Macan Kemayoran, julukan Persija, bermula dari sukses menjuarai Piala Soeratin 1972, yang saat itu jadi ajang besar nasional. 

Ketika itu, Persija dihuni talenta-talenta berbakat seperti Iswadi Idris, Risdianto, Yudo Hadianto, Sutan Harhara, Anjas Asmara, Sofyan Hadi, juga Andi Lala. 

Berkat sukses itu, Oyong dan kawan-kawan diminta Gubernur DKI saat itu, Ali Sadikin, untuk membela Jakarta dalam PON ke-VIII pada 1973. Hasilnya, medali emas. 

Pada tahun yang sama, Persija diminta PSSI untuk mewakili Indonesia dalam ajang Piala Quoch Khan di Ho Chi Minh, Vietnam. Ajang ini pun berbuah gelar juara. 

Dengan tiga gelar juara secara beruntun itu, Persija sangat optimistis menatap kompetisi Perserikatan musim 1973, yang dihelat pada Desember 1973. 

Persija tampil digdaya, lawan-lawan utama Persija seperti PSMS Medan dan PSM Makassar dilumat dan akhirnya menumpas Persebaya dengan skor 1-0 saat final. 

Gol Persija saat itu dilesakkan Andi Lala. Namun, Oyong yang mendapat anugerah menerima trofi Perserikatan 1973 karena saat itu ia menjadi kapten tim. 

Skuad Persija saat final Perserikatan 1979.  Berdiri (kiri ke kanan): Wahyu Hidayat, Simson Rumapasal, Endang Tirtana, Oyong Liza, Marsely Tambayong, Johanis Auri. Bawah (kiri ke kanan): Dede Sulaiman, Sofyan Hadi (kapten), John Lesnusa, Anjas Asmara, Andi Lala.
Skuad Persija saat final Perserikatan 1979. Berdiri (kiri ke kanan): Wahyu Hidayat, Simson Rumapasal, Endang Tirtana, Oyong Liza, Marsely Tambayong, Johanis Auri. Bawah (kiri ke kanan): Dede Sulaiman, Sofyan Hadi (kapten), John Lesnusa, Anjas Asmara, Andi Lala. Edo Iskandar/Twitter

Selain juga mengangkat trofi juara Perserikatan 1975 bersama PSMS, karena pertandingan kontroversial, ada satu laga yang sangat dikenang Oyong bersama Persija

Yakni, menjuarai Marahalim Cup di Medan Sumatera Utara pada 1977. Istimewa karena gelar juara didapat Persija setelah menaklukkan timnas Jepang, skor 1-0. 

Gelar terakhir Oyong bersama Persija adalah juara Perserikatan 1979, setelah menaklukkan PSMS dengan skor 1-0 di Stadion Utama, Senayan bersama pelatih Marek Janota. 

Saat itu Persija sedang dalam transisi setelah sejumlah pemain seperti Iswadi Idris, Ronny Pasla, dan juga Risdianto, dicoret oleh Marek Janota. 

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube dan Twitter dari Skor Indonesia.

Baca Juga Berita Persija Lainnya: 

Deretan Pemain Persija Asli Jakarta, Termasuk Pemain Muda yang Baru Promosi

Kisah Final Perserikatan 1978-1979, Persija Juara karena Otak Marek Janota

Pemain Muda Persija Jakarta Ini Ingin Manfaatkan Peluang di Tim Senior 

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Liga 1

Rabu, 30 September 2020

Liga 1 2020 Ditunda Lagi, Persija Jadi Salah Satu yang Beruntung

Persija merupakan salah satu tim yang beruntung di antara klub lainnya karena belum habiskan banyak anggaran.

Liga 1

Rabu, 30 September 2020

Liga 1 Kembali Ditunda, Begini Sikap Persija

Presiden Persija, Mochamad Prapanca, menghormati keputusan PSSI yang menunda Liga 1 2020.

Liga 1

Rabu, 30 September 2020

Enam Pemain Muda Milik Persija Jakarta ''Naik Kelas''

Persija Jakarta promosikan enam pemain muda dari Tim Elit Pro Academy ke skuad utama.

Liga 1

Kamis, 1 Oktober 2020

Persija Jakarta Liburkan Pemain Usai Liga 1 2020 Ditunda

Manajeman Persija Jakarta mengambil keputusan untuk meliburkan pemain dan ofisialnya dari aktivitas sepak bola, usai Liga 1 2020 resmi ditunda kembali.

Terbaru

Bola Nasional

Kamis, 22 Oktober 2020

Kamis Mistis: Angker, Konon Pohon di Tribune Gelora 10 November Tak Bisa Ditebang

Konon katanya, pohon di tribune terbuka Gelora 10 November tak bisa ditebang karena angker.

Liga 1

Kamis, 22 Oktober 2020

Cerita Widodo C Putro Soal Lagu "Ayo The Jak" hingga Persija Juara

Widodo C Putro, mantan striker Persija pada musim 1998-2003, menceritakan kisah di balik lagu "Ayo The Jak".

Nusantara

Kamis, 22 Oktober 2020

Asprov Jateng Ultimatum PSSI, Asprov DIY Batalkan Liga 3 2020

Sebanyak 12 Asprov PSSI menyatakan tak akan menggelar Liga 3 2020, termasuk juga Piala Soeratin.

Liga 1

Kamis, 22 Oktober 2020

Bek Timnas U-19 Indonesia Komang Teguh Resmi Dikontrak Borneo FC Berdurasi Lama

Bek tengah timnas U-19 Indonesia, Komang Teguh Trisnanda, resmi mendapatkan klub pertamanya yaitu Borneo FC.

Liga 1

Kamis, 22 Oktober 2020

Yogyakarta Mati Suri Lagi, Liga 1 2020 Sulit Digelar November

Dari tujuh klub Liga 1 2020 yang bermarkas di Yogyakarta, semuanya sudah tak ada yang berlatih Kota Gudeg tersebut.

Liga 1

Kamis, 22 Oktober 2020

Adam Mitter Resmi Tinggalkan Persiraja, Efek Buramnya Nasib Liga 1 2020

Ya, Adam Mitter resmi berpamitan ke Persiraja setelah masa depan Liga 1 2020 buram.

Liga 1

Kamis, 22 Oktober 2020

Kompetisi Tidak Jelas, Persiraja Pastikan Kembali ke Aceh

Manajeman Persiraja Banda Aceh merasa kecewa dan sudah tak berharap banyak lagi pada lanjutan kompetisi Liga 1 2020 yang tak kunjung jelas.

Timnas Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2020

Kapten Timnas U-19 Indonesia Diminati Beberapa Klub Eropa

Kapten timnas U-19 Indonesia, David Maulana, menjelaskan kabar soal dirinya diminati beberapa klub Eropa.

Liga 1

Kamis, 22 Oktober 2020

Bruno Lopes Angkat Bicara Usai Borong Tiga Gol ke Gawang Arema FC

Bruno Lopes berharap Liga 1 2020 di tengah performanya yang sudah stabil

Timnas Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2020

Shin Tae-yong Siapkan Agenda Terbaru untuk Timnas U-19 Indonesia

Shin Tae-yong menyebut seluruh pemain Timnas U-19 Indonesia akan tampil dalam gim internal ini.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

Sepak Pojok

X