Nova Arianto, Tangan Kanan Shin Tae-yong yang Mantan Kiper, Striker, dan Stopper

23 Oktober 2020, 08:00 WIB
Penulis: Nizar Galang
Editor: Estu Santoso
Nova Arianto, asisten pelatih timnas U-19 Indonesia , mengontrol bola saat mendampingi latihan timnas U-19 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta pada Agustus 2020. /Husni Yamin/Skor.id

  • Nova Arianto mengaku sempat menjadi penjaga gawang, penyerang, hingga bek selama berkarier menjadi pesepak bola.
  • Asisten pelatih timnas U-19 Indonesia asuhan Shin Tae-yong, Nova Arianto mengaku sempat diminta sang ayah, Sartono Anwar menjadi penyerang.
  • Perubahan posisi dari striker ke bek, dilakoni Nova Arianto ketika masuk dalam skuad timnas U-23 Indonesia.

SKOR.id - Tidak ada yang banyak mengetahui perjalanan karier Nova Arianto dalam sepak bola Indonesia yang ternyata mempunyai banyak kisah yang menarik.

Salah satunya, asisten pelatih timnas U-19 Indonesia itu sebelum terkenal sebagai bek tangguh adalah penyerang.

Sampai pensiun sebagai pemain, Nova Arianto dikenang sebagai bek tengah atau stopper papan atas di sepak bola Indonesia.

Padahal, dia memulai karier profesionalnya dengan membela Arseto Solo pada musim 1997-1998 dengan posisi sebagai striker.

Itu termasuk ketika Nova Arianto tergabung dalam skuad PSSI Baretti yang berguru di Italia pada 1995-1996.

Bahkan pada saat meniti karier sepak bolanya di level junior, Nova Arianto mengaku sempat juga menjadi penjaga gawang.

"Awal mula, saya malah sempat menjadi kiper saat masih kecil dulu," ujar Nova Arianto kepada Skor.id.

"Itu sampai saya jauh masuk dalam dunia sepak bola pada masa-masa gabung PSSI Barreti dan saat membela Arseto. Saya adalah striker."

Mantan pilar Persib Bandung itu memilih jadi striker, ketika dia mulai berlatih bersama SSB Tugu Muda yang dirikan oleh bapaknya, Sartono Anwar.

"Bapak (Sartono Anwar) memang menginginkan saya menjadi penyerang. Saya diajarkan beliau pun sebagai penyerang," ujar Nova Arianto.

Perubahan posisi dari striker ke bek tengah, baru dilakoni Nova Arianto ketika namanya masuk dalam skuad timnas U-23 Indonesia.

Timnas U-23 Indonesia itu dipersiapkan menghadapi Kualifikasi Olimpiade 2000.

Pelatih timnas U-23 Indonesia saat itu asal Jerman, Bernard Schumm melihat potensi terpendam Nova Arianto.

Juru taktik yang kini bermukim di Malaysia itu meminta Nova Arianto berganti posisi sebagai bek tengah.

Asisten pelatih timnas U-19 Indonesia, Nova Arianto, saat ditemui Skor.id di Bandara Internasional Soekarno Hatta pada 20 Januari 2020.
Asisten pelatih timnas U-19 Indonesia, Nova Arianto, saat ditemui Skor.id di Bandara Internasional Soekarno Hatta pada 20 Januari 2020. (Sumargo Pangestu/Skor.id)

"Ya, saya baru berganti posisi dari penyerang menjadi pemain bertahan waktu Pra-Olimpiade (2000)," ucap Nova Arianto.

Keputusan Schumm mengganti posisi Nova terbukti hingga dirinya pensiun dari dunia si kulit bundar.

Permainan disiplin, lugas dalam mengawal lawan, ditambah kerap mencetak gol dalam situasi bola mati jadi senjata pamungkas Nova Arianto pada Liga Indonesia.

"Menurut saya, bermain sebagai penyerang ataupun bek mempunyai kesulitan masing-masing," ujar Nova.

"Poin plusnya, karena saya sempat menjadi penyerang terus menjadi bek. Jadi saya bisa sedikit mengetahui pergerakan pemain lini serang," tuturnya.

Lelaki kelahiran Semarang itu mengaku jika dirangkum selama berkarier sebagai pesepak bola dan harus memilih posisi yang sangat disukainya adalah sebagai pemain bertahan. 

Kapten timnas U-19 Indonesia, David Maulana bersama Brylian Negiehta dan Bagus Kahfi diminati klub Eropa.Dikirim oleh Skor Indonesia pada Kamis, 22 Oktober 2020

"Saya pilih posisi bek, karena saya lebih sering bantu cetak gol ketika di klub maupun timnas dulu," ujar Nova Arianto.

Kini, Nova Arianto melanjutkan kariernya mengikuti jejak sang ayah, Sartono Anwar sebagai pelatih. Saat ini, ia menjadi asisten pelatih timnas U-19 Indonesia asuhan Shin Tae-yong.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Nova Arianto lainnya:

Nova Arianto Komentari Penampilan Elkan Baggott Bersama Timnas U-19 Indonesia

Nova Arianto Senang Nomor Punggungnya di Timnas Indonesia Muncul Kembali

 

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Liga 1

Selasa, 7 Januari 2020

Nova Arianto Jadi Asisten Pelatih Timnas, Seto Diharapkan Bertahan di PSS

Nova Arianto resmi ditunjuk menjadi asisten pelatih di Timnas Indonesia. Kepastian ini pun melambungkan harapan PSS Sleman agar Seto Nurdiantoro tetap bertahan.

Timnas Indonesia

Rabu, 8 Januari 2020

Jadi Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto Belajar Bahasa Korea

Supaya lancar berkomunikasi dengan Shin Tae-yong, Nova Arianto berencana belajar bahasa Korea.

Liga 1

Sabtu, 4 April 2020

Nova Arianto Tak Masalah Gajinya Dipangkas tapi Dengan Syarat

Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto mengaku tidak masalah dengan rencana pemotongan gaji yang akan dilakukan PSSI.

Timnas Indonesia

Minggu, 5 April 2020

Satu Asisten Pelatih Timnas Indonesia Positif Corona, Ini yang Dilakukan Nova Arianto

Asisten pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto, mengaku akan melakukan tes Covid-19 dan mengisolasi diri.

Terbaru

Liga 1

Sabtu, 5 Desember 2020

Kantongi Lisensi C AFC, Gelandang Persib Susun Rencana Masa Depan

Dedi Kusnandar resmi mengantongi lisensi kepelatihan C AFC setelah mengikuti kursus yang berakhir awal Desember lalu.

Liga 1

Sabtu, 5 Desember 2020

Bonek Pasang Badan Hadapi Kasasi Pemkot Surabaya atas Lapangan Karanggayam

Perjuangan Persebaya Surabaya bakal ditemani Bonek untuk menghadapi kasasi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Liga 1

Sabtu, 5 Desember 2020

Pemain Persija Ketiga yang Kantongi Lisensi Pelatih, Toncip Tak Sabar Tularkan Ilmu

Bek Persija Tony Sucipto resmi kantongi lisensi kepelatihan level C AFC dan tak sabar untuk mulai melatih.

Timnas Indonesia

Sabtu, 5 Desember 2020

Sandy Walsh Kian Dekat Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Bulan Depan PSSI Temui FIFA

Pemain berpaspor Belanda, Sandy Walsh, kembali mengumbar keinginannya memperkuat timnas Indonesia.

Liga 1

Sabtu, 5 Desember 2020

Fakhri Husaini Meminta Yudha dan Serdy Hadapi Hukuman dengan Kesatria

Fakhri Husaini meminta Yudha dan Serdy Ephyfano menghadapi hukuman dengan Kesatria

Timnas Indonesia

Sabtu, 5 Desember 2020

Koneksi Borneo FC Buat Proses Adaptasi Empat Pemain Timnas U-19 Berjalan Mulus

Empat pemain timnas U-19 Indonesia mengikuti pemusatan latihan dengan mulus sebab adanya koneksi sesama pemain Borneo FC.

Liga 1

Sabtu, 5 Desember 2020

Persebaya Siap Hadapi Kasasi Pemkot Terkait Hak Lapangan Karanggayam

´╗┐Persebaya Surabaya siap menghadapi kasasi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya soal lapangan Karanggayam.

Timnas Indonesia

Sabtu, 5 Desember 2020

Timnas U-16 Indonesia Kembali Gelar TC, Bima Sakti Soroti Kekurangan Timnya

Pelatih timnas U-16 Indonesia, Bima Sakti, menyoroti kekurangan yang masih terlihat di dalam timnya.

Liga 1

Sabtu, 5 Desember 2020

Curhat Gelandang Madura United soal Lanjutan Liga 1, Tak Nyaman Hingga Serukan Prokes

Gelandang Madura United, Asep Berlian, membeberkan isi hati (curhat) terkait nasib lanjutan Liga 1 2020.

Timnas Indonesia

Sabtu, 5 Desember 2020

Timnas U-16 Indonesia Panggil 26 Nama, Termasuk Dua Pemain Keturunan

Pelatih timnas U-16 Indonesia, Bima Sakti, memanggil satu lagi pemain keturunan ke dalam timnya.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

X