Menpora Berharap Penelitian ''Latihan Berbasis Games Experience Learning'' Bermanfaat bagi Sepak Bola

22 Juni 2021, 22:40 WIB
Editor: Taufan Bara Mukti
Menpora, Zainudin Amali membuka Sirkuit Nasional Wushu Taolu ke-2 tahun 2021 secara virtual, di Kemenpora, Sabtu, 19 Juni 2021.
Menpora, Zainudin Amali membuka Sirkuit Nasional Wushu Taolu ke-2 tahun 2021 secara virtual, di Kemenpora, Sabtu, 19 Juni 2021. /dok. Humas Kemenpora

  • Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Zainudin Amali, hadir sebagai dosen penguji dalam penelitian "Latihan Berbasis Games Experience Learning". 
  • Sulistyono, peneliti, mengangkat tema tersebut karena keprihatinan terhadap kondisi sepak bola dalam 30 tahun terakhir.
  • Zainudin Amali berharap penelitian tersebut dapat bermanfaat bagi sepak bola akar rumput.

SKOR.id - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Zainudin Amali, menaruh harapan terhadap penelitian ''Latihan Berbasis Games Experience Learning''.

Menpora RI Zainudi Amali, menjadi penguji dalam Ujian Terbuka untuk mahasiswa Doktor Program Studi S3 Ilmu Keolahragaan Fakultas Keolahragaan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) secara vitual, Selasa (22/6/2021).

Dalam ujian bertajuk "Latihan Berbasis Games Experience Learning" itu, mahasiswa yang diuji selaku promovendus adalah Sulistiyono.

Sulistiyono memberi “Pengembangan Model Latihan Berbasis Games Experience Learning untuk Mengembangkan Keterampilan dan Karakter pada Siswa Sekolah Sepakbola Kelompok Umur 9 – 12 tahun (Studi Pada Sekolah Sepakbola di Kabupaten Sleman, Yogyakarta)".

 

Penelitian tersebut dibuat berdasarkan keresahan Sulistiyono terhadap sepak bola nasional dalam kurun waktu 30 tahun terakhir.

Selain prestasi yang belum sesuai harapan, ada perilaku para pemain baik di Liga 1, Liga 2, maupun Liga 3 yang masih unsportif, perilaku tackling untuk mencederai lawan, dan perkelahian antarpemain dalam kompetisi.

Menurut dia, pola pembinaan pemain usia dini di sekolah sepak bola di Indonesia sebagai akar rumput yang membina pemain di usia 7-15 tahun.

Pada usia ini, pelatihan di Indonesia masih berorientasi pada kemenangan tim ketika bertanding dalam kompetisi.

Padahal, di negara maju untuk hingga usia 9-12, sepak bola grassroot masih pada level model latihan-latihan spesialisasi dini dan pengembangan karakter.

Dengan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development), Sulistiyono dalam penelitiannya telah melakukan studi pendahuluan, penilaian ahli, uji skala kecil dan uji skala besar.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menjadi penguji dalam Ujian Terbuka untuk mahasiswa Doktor Program Studi S3 Ilmu Keolahragaan Fakultas Keolahragaan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) secara vitual, Selasa (22/6/2021) pagi.
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menjadi penguji dalam Ujian Terbuka untuk mahasiswa Doktor Program Studi S3 Ilmu Keolahragaan Fakultas Keolahragaan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) secara vitual, Selasa (22/6/2021) pagi. Dok Kemenpora

Dalam penelitiannya di Sleman ada sekitar 40 persen sumber daya pelatih sepakbola di lapangan belum memiliki lisensi kepelatihan.

Dari jumlah tersebut, berdasarkan hasil wawancara, mereka memahami tentang teori konsep pembinaan jangka panjang.

"Tapi secara teknis belum memahami implementasinya dalam pelaksanaan program latihan bulanan atau tahunan," ia mengungkapkan.

"Tetapi ada potensi bahwa pelatih menganggap olahraga dapat dijadikan media untuk mengembangkan karakter. Tetapi diakui oleh mereka masih sering terjadi hal-hal yang tidak mengenakkan di pertandingan sepak bola," katanya.

Meski demikian, para pelatih sepakat bahwa karakter disiplin kerja, keras, kerjasama, jujur menghormati orang lain dan tanggung jawab menjadi karakter yang paling dianggap penting dari sekian karakter yang lainnya dalam mengembangkan pemain sepak bola.

Menurut promovendus, saat model "Latihan Berbasis Games Experience Learning" ini, dilakukan uji tahap skala kecil dengan melibatkan 4 orang pelatih ahli menyatakan layak dengan skor 91 persen.

Sementara itu, pada kesempatan ini Menpora Amali selaku penguji mengapresiasi atas adannya penelitian ini. Karena sepakbola sangat diminati dimana 77 persen masyarakat Indonesia menyukai sepakbola.

Menpora Amali pun berharap hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi dunia sepakbola nasional, terlebih saat ini sudah ada Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional.

"Bapak Presiden sudah mengeluarkan Instruksi Presiden Inpres khusus untuk mempercepat pembangunan persepakbolaan Nasional nomor 3 tahun 2019. Saya hasil penelitian bisa kita kolaborasi,” tutur Amali.

Selain Menpora Amali, hadir sebagai penguji antara lain Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Prof. Jamal Wiwoho, Rektor Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Prof Dr Nurhasan dan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta Prof Dr Sumaryanto. Selanjutnya, ada Prof Dr. Furqon Hidayatulloh MPd, Prof Sugiyanto, Prof Agus Supriyanto, Dr Sapta Kunta Purnama, Dr Rony Saifulloh M. Pd. Adapun promotor antara lain Prof Dr Sugiyanto, Ko Promotor I Prof Dr Agus Kristiyanto, MPd dan Promotor II Dr. Sapta Kunta Purnama M.Pd.(ded).

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor.id (@skorindonesia)

Berita Menpora Lainnya:

Buka Sirnas, Menpora Berharap Wushu Masuk Olimpiade 2032

Tambah Tiket Olimpiade Tokyo, Kemenpora Apresiasi Capaian Tim Panahan Beregu Putra

Kemenpora Tingkatkan Kualitas Instruktur Olahraga Lansia

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Badminton

Kamis, 17 Juni 2021

Menpora Ajak Atlet Meneladani Kegigihan Mendiang Markis Kido

Menpora Zainudin Amali mengajak para atlet untuk meneladan kegigihan mendiang Markis Kido.

Olahraga Lain

Jumat, 18 Juni 2021

Menpora Akan Perjuangkan Status Pahlawan Nasional untuk Peraih Emas Olimpiade

Menpora Zainudin Amali akan berusaha menjadikan peraih emas Olimpiade sebagai pahlawan nasional

Liga 1

Jumat, 18 Juni 2021

Berbeda dengan Euro 2020, Menpora Tegaskan Liga 1 dan Liga 2 Tanpa Penonton

Menpora, Zainudin Amali ingin kesehatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2 2021-2022.

Terbaru

Nusantara

Sabtu, 31 Juli 2021

Total Sports, Apparel asli Klaten yang Punya Misi Khusus Bersama Sejumlah Klub Liga 3

Pertumbuhan industri apparel lokal Indonesia cukup signifikan dan Total Sports asal Klaten salah satu "pemain" yang punya konsep menarik

Nusantara

Sabtu, 31 Juli 2021

Bagus Kahfi Pascadebut dengan Jong Utrecht Ungkapkan Satu Hal Penting

Pemain Indonesia, Amiruddin Bagus Kahfi telah merasakan tampil bermain dengan seragam Jong Utrecht dari kasta kedua Liga Belanda

Nusantara

Sabtu, 31 Juli 2021

Pasoepati Football Academy Beri Beasiswa Bocah Yatim Piatu Korban Covid-19

Pasoepati Football Academy yang berkedudukan di Sukoharjo, Jawa Tengah peduli pada Ananda Azhar Al Ghifari Putra.

Nusantara

Jumat, 30 Juli 2021

Kiprah: Berti Tutuarima, Penyumbang Perak SEA Games 1979 yang Suka Membina Pemain U-10

Pemain timnas Indonesia era akhir 1970-an sampai 1986 yang menyumbang perak dari sepak bola SEA Games 1979, Berti Tutuarima

Nusantara

Jumat, 30 Juli 2021

Bagus Kahfi Merasakan Laga Pertama untuk Jong Utrecht Pascasetahun Absen Main

Jong Utrecht menelan kekalahan dalam uji coba terbaru dan pemain asal Indonesia, Bagus Kahfi bermain sejak babak kedua jalan

Nusantara

Kamis, 29 Juli 2021

Kurniawan Dwi Yulianto Tak Puas seusai Sabah FC Selamat Secara Dramatis

Pelatih kepala Sabah FC Kurniawan Dwi Yulianto mengaku tidak puas dengan penampilan anak didiknya

Nusantara

Rabu, 28 Juli 2021

Mengenal Finger Tape, Pengganti Sarung Tangan untuk Kiper Futsal

Berikut ini Skor.id mengulas soal penggunaan sarung tangan pada kiper futsal yang diganti dengan finger tape.

Nusantara

Selasa, 27 Juli 2021

Keren, Ini Potret Syahrian Abimanyu dengan Mobil Mewah Aston Martin

Syahrian Abimanyu, pemain asal Indonesia, menjadi model produsen mobil mewah, Aston Martin.

Nusantara

Senin, 26 Juli 2021

5 Fakta CP Villarrobledo, Klub Baru Khairul Imam Zakiri di Spanyol

Skor.id menyajikan lima hal menarik soal CP Villarrobledo, klub baru Khairul Imam Zakiri di Spanyol.

Nusantara

Senin, 26 Juli 2021

Resmi Gabung Klub Spanyol, Eks Pemain Timnas U-19 Indonesia Bukan Nama Asing bagi Penggemar

Eks-pemain timnas U-19 Indonesia, Khairul Imam Zakiri bergabung dengan klub kasta kelima Liga Spanyol, CP Villarrobledo.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

X