Kisah Supriyono: Didikan Primavera, Dilupakan Persib, dan Kegelisahannya

13 Mei 2020, 16:37 WIB
Penulis: Arief Nugraha K
Editor: Abdul Susila
Supriyono (kanan) saat memberi pelatihan kepada anak asuhanya dalam SSB Mutiara Primavera pada 2019.
Supriyono (kanan) saat memberi pelatihan kepada anak asuhanya dalam SSB Mutiara Primavera pada 2019. /Dok. Supriyono

  • Mantan pemain Indonesia Primavera, Supriyono, sempat membela Persib pada 2005 karenanya tak terlalu dikenang. 
  • Meski begitu, Supriyono Primavera tetap cinta dengan Bandung dan membuat SSB Mutiara Primavera secara cuma-cuma. 
  • Selain melatih SSB Mutiara Primavera, Supriyono juga menjadi komentator dan berbisnis kuliner di daerah Bandung.

SKOR.id - Nyaris terlupakan. Begitulah nasib mantan pemain Primavera Indonesia ini dalam khazanah sepak bola Bandung, khususnya sebagai bagian Persib.

Supriyono atau kini lebih dikenal dengan panggilan Supriyono Prima dan kerap muncul di layar kaca sebagai komentator, adalah lelaki yang dimaksud.

Supriyono bergabung bersama Persib pada 2005. Kala itu, ia dipanggil pelatih Indra Tohir untuk melengkapi skuatnya di posisi bek kiri.

Berita Persib Lainnya: Dokter Persib Siapkan Protokol Kesehatan Jika Liga 1 2020 Dilanjutkan

Meski hanya semusim, namun baginya banyak kenangan selama di membela Maung Bandung, julukan Persib, dan umumnya mengesankan.

Bersama sang isteri, saat ini Supriyono punya sebuah rumah makan bernama Ayam Goreng Nikmat di Jalan Panjaitan No. 9, Kota Bandung.

Meski harus membantu sang isteri, Supriyono tetap tidak pernah melupakan sepak bola, dunia yang membesarkan namanya.

Sambil usaha, ia pun sibuk mengelola sekolah sepak bola (SSB). SSB-nya ia beri nama Mutiara Primavera (Muver).

Menurutnya, nama Primavera tetap ia sertakan dan tak akan dihilangkan untuk mengenang bahwa ia pernah menjadi bagian dari Indonesia Primavera.

Selain itu, dalam setiap tayangan siaran langsung sepak bola baik nasional maupun internasional, Supriyono tampil dengan nama belakangnya Prima. 

“Nama Prima identik dengan Primavera. Buat ini kebanggaan satu-satunya selama dalam karier sepakbola saya," ucap Supriyono.

"Semua pasti tahu, Primavera itu apa, buat saya kebanggaan, banyak kenangan selama memperkuat PSSI Primavera,” Supriyono menuturkan.

Nama Supriyono begitu dikenal pada era 90-an, sejajar dengan Kurniawan Dwi Julianto, Bima Sakti, Yeyen Tumena, dan Widodo Cahyono Putro.

Jika rekan-rekannya lainnya melanjutkan kariernya dikepalatihan, Supriyono justru lebih sering mengulas jalannya pertandingan.

Ulasan-ulasannya yang inovatif dan akurat. Jebolan Diklat Salatiga ini pun mendapatkan kontrak sebagai komentator tetap dari stasiun televisi nasional.

“Keseharian saya kalau kondisi normal memang sangat padat kalau dipikir-pikir, tapi buat saya sangat mengasyikkan," ia menuturkan.

"Pensiun dari sepak bola pun bukan berarti saya harus total melupakannya, keahlian yang pernah saya miliki di dunia sepak bola tentu saya salurkan," katanya.

Baginya, menjalani semua kegiatan itu tentu mengasyikkan. Khusus untuk kegitan bisnis rumah makan sudah cukup dikenal dengan citarasa yang kuat.

Jika sang isteri belum tiba di tempat, dia bertindak sebagai kasir. Sesekali, ia pun ikut meracik dan menggoreng ayam-ayam yang dipesan para pengunjung.

Sedangkan bersama SSB Muver, Supriyono sempat membina dan mendidik 40-an siswanya dari usia 8 sampai 12 tahun. Yang mengagumkan, ia tak mematok bayaran.

“Artinya, kalau saya punya SSB, misinya melahirkan anak-anak yang paham akan sepak bola, saya tidak membebankan kepada orang tua siswa," ujarnya.

"Buat saya siapa yang ingin menjadi pemain saya terbuka sekalipun anak tersebut tidak mampu tapi sudah memiliki bakat saya akan bina,” ia mengungkapkan.

Berita Persib Lainnya: Mantan Bek Persib Sebut Cristian Gonzales Striker Paling Merepotkan

Misi Supriyono untuk sepakbola sistem pembinaan sepakbola yang benar. Melihat maraknya pemain asing yang bermain di Indonesia, membuat ia sedih.

“Karena itulah, siapa saja pemain muda yang saya tangani berharap menjadi pemain yang berkelas. Sederhana saja, mereka dididik dengan sistem yang tidak instan,” ujarnya.

“Di masa pensiun ini saya ingin mengabdikan ilmu yang pernah saya dapatkan baik di Diklat, dari Italia atau cara-cara melatih dari para pelatih,” ia memungkasi.

 

Tag

Video

Berita Terkait

Liga 1

Selasa, 12 Mei 2020

Rindu dan Hasrat Robert Alberts Akhiri Karier di Persib

Buat Persib, bukan cuma prestasi terbaik yang dikejar Robert Rene Alberts, tapi juga rencana akhiri karier.

Liga 1

Selasa, 12 Mei 2020

Panasnya Bentrok Persib vs Persija, Gol Boy Jati Asmara Sia-sia

Bahkan saat membela Persib dan bersua Persija, Boy Jati Asmara juga ikut mencetak gol.

Liga 1

Rabu, 13 Mei 2020

Jika Liga 1 2020 Dilanjutkan, Persib Diprediksi Alami Perubahan Performa

Performa impresif ditunjukkan Persib Bandung dalam mengawali kompetisi Liga 1 2020. Klub berjulukan Maung Bandung itus, sukses melewati tiga pertandingan awalnya dengan kemenangan.

Liga 1

Rabu, 13 Mei 2020

6 Striker Asing Asal Afrika yang Pernah Membela Persib Bandung

Tak hanya dominasi negara Afrika tertentu, para striker asing Persib Bandung datang dari berbagai wilayah di benua hitam itu.

Terbaru

Liga 1

Selasa, 28 Juni 2022

Piala Presiden 2022: Jadwal, Hasil, dan Klasemen Lengkap

Berikut ini Skor.id menyajikan jadwal, hasil, dan klasemen Piala Presiden 2022 yang terus diperbaharui seiring berjalannya turnamen.

Liga 1

Senin, 27 Juni 2022

Youssef Ezzejjari Akhirnya Cetak Gol, Bhayangkara FC Kalahkan Anak Asuh Shin Tae-yong

Indonesia U-19 anak asuh Shin Tae-yong kalah dari Bhayangkara FC melalui gol tunggal Youssef Ezzejjari.

Nusantara

Senin, 27 Juni 2022

PFA Selesaikan Pencarian Putra Berbakat dari Papua

Papua Football Academy (PFA) menyelesaikan proses pencarian bakat untuk tahun pertama pada dua hari akhir pekan lalu.

Nusantara

Senin, 27 Juni 2022

Liga 3 Nusa Tenggara Barat 2022: Diikuti 26 Klub, Start Awal Agustus

Asosiasi Provinsi atau Asprov PSSI Nusa Tenggara Barat (NTB) serius mempersiapkan Liga 3 regional mereka untuk musim 2022

Liga 1

Senin, 27 Juni 2022

Hasil Persis Solo vs Persita: Kalah Lagi, Laskar Sambernyawa Jadi Juru Kunci Grup A

Berikut hasil pertandingan Piala Presiden 2022 antara Persis Solo versus Persita Tangerang di Stadion Manahan, Senin (27/6/2022).

Liga 1

Senin, 27 Juni 2022

Persija Terancam Tanpa Osvaldo Haay sampai Setengah Musim Liga 1 2022-2023

Persija kembali kehilangan sosok pemain karena cedera.

Timnas Indonesia

Senin, 27 Juni 2022

Persiapan Timnas Sepak Bola Amputasi untuk Tampil di Piala Dunia 2022

Timnas sepak bola amputasi Indonesia tengah bersiap untuk menghadapi Piala Dunia Sepak Bola Amputasi.

Liga 1

Senin, 27 Juni 2022

Nama Ronaldinho Diabadikan sebagai Salah Satu Lapangan Milik Rans Nusantara FC

Rans Prestige Sportainment mengabadkan salah satu lapangannya dengan nama legenda sepak bola Brasil, Ronaldinho.

Liga 1

Senin, 27 Juni 2022

Robert Rene Alberts Ungkap Kondisi Terkini Pemain Persib yang Sedang Cedera

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts ungkap bagaimana kondisi para pemainnya yang cedera.

Nusantara

Senin, 27 Juni 2022

Rumor Jordi Amat ke Johor Darul Takzim Kian Kencang, 'Orang Dalam' Beri Kode Keras

Rumor bergabungnya calon pemain naturalisasi Indonesia, Jordi Amat, ke klub Malaysia Johor Darul Takzim (JDT) kian kencang.
X