Kisah Perseman Manokwari, Hantu Perserikatan 1986 dan "Pahlawan" Persib

17 Oktober 2020, 16:17 WIB
Penulis: Adif Setiyoko
Editor: Abdul Susila
Pelatih asal Inggris, Paul Anthony Cumming dan (kiri, berdiri) para pemainnya saat turun minum babak Kompetisi Antar Perserikatan Nasional 1986 kontra Persib di Stadion Utama, Senayan, Jakarta pada 6 Maret 1986. /Istimewa

SKOR.id - Selama enam tahun terakhir, kiprah Perseman Manokwari seolah lenyap dari peredaran. Padahal, tim berjulukan Hino Cofu (Ular Putih) ini klub legendaris.

Menghilangnya Perseman Manokwari dari kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia berawal dari penampilan mereka dalam Liga Indonesia Divisi Utama 2014.

Saat itu, Perseman harus terdegradasi ke Liga Nusantara 2015 karena mengakhiri kompetisi pada posisi ketujuh, atau juru kunci Grup 5 pada fase grup.

Tim yang identik dengan jersi kuning strip hitam itu menghilang dua musim, 2015 dan 2015. Mereka kembali muncul saat ikut Liga 3 Asprov PSSI Papua Barat sejak 2018.

Hal ini sangat ironis bagi tim dengan status klub sepak bola tertua di Papua. Sebab, kiprah Perseman sempat mencuri perhatian publik saat mengawali kiprah pada 1985.

Kala itu, tim asal Provinsi Kepala Burung atau Papua Barat itu berhasil masuk di peringkat enam besar Kompetisi Antar-Perserikatan Nasional 1985.

Pada musim berikutnya, sepak terjang tim yang diasuh oleh Paul Anthony Cumming itu menggila. Perseman lolos ke babak final Perserikatan 1986.

Bahkan, sejumlah kalangan menyebut Perseman sebagai tim hantu. Bukan dalam konotasi warna kulit tetapi karna permainan yang ditampilkan sangat menakutkan.

Sayangnya, kisah mereka tak luput dari skandal. Sebab, Perseman sempat memainkan sepak bola gajah ketika "mengalah" dari Persib pada laga babak enam besar.

Dalam duel yang digelar di Stadion Utama, Senayan, Jakarta pada 6 Oktober 1986, itu Perseman kalah enam gol tanpa balas dari Maung Bandung, julukan Persib.

Kekalahan itu sempat disebut sebagai upaya membantu Persib untuk lolos ke partai final dan menghentikan langkah Persija yang saat itu berstatus sebagai tuan rumah.

Sayangnya, "bantuan" yang diberikan Perseman untuk Persib tak berbuah baik. Persib malah menjadi tim yang menggagallkan ambisi mereka untuk menjadi juara.

Para bobotoh tengah bergembira  saat mendukung Persib di  Stadion Utama Senayan Jakarta pada era Kompetisi Perserikatan.
Para bobotoh tengah bergembira saat mendukung Persib di Stadion Utama Senayan Jakarta pada era Kompetisi Perserikatan. (Dok. Lintasan Sejarah Persib)

Saat itu, gol tunggal Djadjang Nurdjaman mengubur mimpi Perseman. Bagi Persib, gelar ini adalah pelepas dahaga juara setelah terakhir kali naik podium pada 1961.

Apalagi, tim kebanggaan bobotoh itu sempat dua kali gigit jari saat tumbang dari PSMS pada partai final Kompetisi Perserikatan pada 1983 dan 1985.

Terlepas dari skandal kecurangan tersebut, sepak terjang Perseman dalam arahan Paul Cumming tetap menjadi hantu menakutkan pada era 1984 hingga 1987.

Sayangnya, pada musim 1988, tim asuhan Paul Cumming harus terlempar dari kasta tertinggi dan turun tingkat ke Divisi 1.

Baca Juga Berita Sepak Bola Nasional Lainnya:

Kisah Final Perserikatan 1978-1979, Persija Juara karena Otak Marek Janota

Musim Kejayaan Persib, Juara Perserikatan dan Piala Hasanal Bolkiah 1986

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Bola Nasional

Selasa, 5 Mei 2020

PSIS Semarang Juara Perserikatan 1987 Bukan karena Si Jago Becek

Persebaya, Persija, PSMS, dan Persib adalah tim unggulan Kompetisi PSSI Perserikatan 1986-1987, sedangkan PSIS Semarang berstatus kuda hitam.

Liga 1

Kamis, 7 Mei 2020

Memoar Gatot Prasetyo: Persib Juara Perserikatan dan Ligina Tanpa Pelatih Kiper

Kiper Persib era 90-an berlatih tanpa pelatih kiper, namun sukses membawa Persib juara Perserikatan dan Liga Indonesia.

Liga 1

Sabtu, 13 Juni 2020

Musim Kejayaan Persib, Juara Perserikatan dan Piala Hasanal Bolkiah 1986

Boyke Adam, kiper legendaris Persib, mengenang kisah juara Piala Hasanal Bolkiah di Brunei Darussalam.

Bola Nasional

Jumat, 2 Oktober 2020

Kisah Final Perserikatan 1978-1979, Persija Juara karena Otak Marek Janota

Persija tak diunngulkan saat laga penentuan Perserikatan 1978-1979, tetapi juara berkat kecerdikan Marek Janota.

Terbaru

Liga 1

Selasa, 20 Oktober 2020

Persib Bandung Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Gatot Prasetyo

Persib Bandung resmi mengakhiri kebersamaan dengan pelatih kiper, Gatot Prasetyo. Sebelumnya, pelatih 47 tahun itu didatangkan untuk membantu Luizinho Passos.

Liga 1

Selasa, 20 Oktober 2020

Liga 1 2020 Tak Jelas, PSS Sleman Liburkan Aktivitas Latihan

Akibat ketidakjelasan masa depan kompetis Liga 1 2020, PSS Sleman memutuskan untuk meliburkan tim dari aktivitas latihan.

Bola Nasional

Selasa, 20 Oktober 2020

Hari Ini pada 15 Tahun Silam, Persik Kediri Sukses Jaga Marwah Stadion Brawijaya

Persik Kediri dan Stadion Brawijaya adalah dua hal penting bagi sukses skuad Macan Putih.

Liga Top Skor

Selasa, 20 Oktober 2020

Imran Soccer Academy Juara Liga TopSkor U-15 2019-2020

Berakhir sudah gelaran Liga TopSkor Transtama (LTST) U-15 musim 2019-2020.

Timnas Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2020

Hasil Timnas U-19 Indonesia vs Hajduk Split U-19: Garuda Muda Pesta Gol

Timnas U19 Indonesia sukses menghajar Hajduk Split U-19 dalam laga uji coba. Empat gol dilesakkan oleh tim asuhan Shin Tae-yong itu.

Timnas Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2020

Hasil Babak I Timnas U-19 Indonesia vs Hajduk Split U-19: Bagas Kaffa Bawa Garuda Muda Unggul

Hasil pertandingan babak pertama laga uji coba antara timnas U-19 Indonesia kontra Hajduk Split U-19.

Timnas Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2020

Shin Tae-yong Berharap Liga 1 Berlanjut demi Timnas Indonesia

Pelatih tmnas U-19 Indonesia, Shin Tae-yong, berharapan Liga 1 dan Liga 2 2020 bisa dilanjutkan kembali.

Timnas Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2020

Susunan Pemain Timnas U-19 vs Hajduk Split U-19: Pemain Keturunan Debut

Timnas U-19 Indonesia akan latih tanding dengan Hajduk Split U-19, di Stadion Sloga Mravince, Rabu (20/10/2020) sore.

Timnas Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2020

Link Live Streaming Timnas U-19 Indonesia vs Hajduk Split U-19

Laga timnas U-19 Indonesia vs Hajduk Split U-19 bisa disaksikan melalui link live streaming di akhir artikel ini.

Bola Nasional

Selasa, 20 Oktober 2020

Setengah Tahun Jadi Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi Nyaman Turun Kasta

Anggota Exco PSSI, Yunus Nusi, hari ini telah genap berusia setengah tahun mengisi jabatan Plt Sekjen PSSI.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

Sepak Pojok

X