Kiprah: Soeharto Sahan, Filosofi Bernd Fischer Bekalnya Melatih Pemain Usia Muda

10 September 2021, 22:15 WIB
Penulis: Estu Santoso
Editor: Estu Santoso
Suharto Sahlan, mantan pemain sayap PSSI Pratama era awal 1980an yang menikmati melatih pemain usia muda.
Suharto Sahlan, mantan pemain sayap PSSI Pratama era awal 1980an yang menikmati melatih pemain usia muda. /Estu Santoso/Skor.id

SKOR.id - Soeharto Sahan adalah sedikit dari pesepak bola Indonesia level amatir yang pernah merasakan ditangani pelatih timnas Indonesia asal Jerman, Bernd Fischer.

Ya, Bernd Fischer pernah bekerja untuk PSSI pada awal 1980an dan kala itu dia memegang PSSI Pratama.

PSSI Pratama adalah skuad pelapis dari timnas Indonesia yang diisi pemain muda dari berbagai klub amatir, pemain dari Pekan Pelajar Seluruh Indonesia (POPSI), serta tim perserikatan.

Pada 1981, Soeharto Sahan usianya baru 21 tahun dan merupakan pemain anyar klub amatir kenamaan asal Jakarta, Bina Taruna.

Penampilan lelaki kelahiran Pekanbaru ini memikat tim pelatih PSSI, walau secara postur sebagai pemain sayap kurang ideal.

"Saat di mess, pengurus Bina Taruna mengatakan kalau PSSI mengontak saya dan Ronald Wongkar agar gabung TC timnas Indonesia yang Pratama," ujar Soeharto Sahan kepada Skor.id, Jumat (10/9/2021).

Diakui Suharto Sahan, dia sangat senang dengan pemanggilan ini apalagi cita-citanya memang ingin masuk timnas Indonesia.

Dia meninggalkan Pekanbaru demi menggapai mimpi menjadi pemain timnas Indonesia dan PSSI Pratama memanggilnya.

Sayang, karier Soeharto Sahan tak terlalu lama di timnas Indonesia, walau dia sempat menjalani TC di bawah asuhan Bernd Fischer sekitar setahun lebih.

Meski demikian, dia sangat bangga mendapatkan banyak ilmu sepak bola dari Bernd Fischer. Baginya, disiplin dan pelajaran sportivitas dari Bernd Fischer sangat luar biasa.

"Bernd Fischer itu pelatih yang tegas, tetapi juga sangat sportif serta tentu disiplin. Jika beliau salah atau kurang pas, saat diingatkan tak merasa malu mengakui kesalahannya," tutur Soeharto.

Soeharto Sahlan (dua dari kiri) bersama Warta Kusuma (topi biru), mantan bek timnas Indonesia, saat membawa tim U-12 SSB Tunas Harapan dalam sebuah festival sepak bola.
Soeharto Sahlan (dua dari kiri) bersama Warta Kusuma (topi biru), mantan bek timnas Indonesia, saat membawa tim U-12 SSB Tunas Harapan dalam sebuah festival sepak bola. Dok. Soeharto Sahlan

"Suatu ketika, kami dijanjikan latihan sekitar sejam setengah. Tetapi, sampai waktu habis latihan tetap jalan. Maka, beliau kami ingatkan soal waktu tersebut."

"Ternyata, beliau berterima kasih ke kami para pemainnya kalau seharusnya latihan telah selesai. Itu baru hal kecil saja, banyak ke yang lain," ucapnya.

Ketika Soeharto Sahan memutuskan tak meneruskan karier sepak bolanya karena cedera lutut parah pada pertengahan 1980-an, dia pun langsung menekuni kepelatihan.

Selain SSB Bina Taruna, dia juga menjadi pendiri SSB Tunas Harapan di Bekasi, yang tak jauh dari tempat tinggalnya.

Diakui Soeharto Sahan, dia sangat menikmati membina dan melatih pemain usai muda. Bahkan, hal itu dia tekuni selama bertahun-tahun.

Bersama SSB Bina Taruna, dia pernah melatih pada era akhir 1980an dan salah satu pemain yang dibesarkannya adalah Abdul Manan.

Soeharto Sahlan (jongkok dua dari kiri) bersama Tim DKI Jakarta untuk PON 1985.
Soeharto Sahlan (jongkok dua dari kiri) bersama Tim DKI Jakarta untuk PON 1985. Dok. Soeharto Sahlan

Abdul Manan adalah salah satu penyerang lokal berbahaya era awal Liga Indonesia dan jadi bintang Persijatim Jakarta Timur (kini Sriwijaya FC).

Lalu, Soeharto Sahan mulai 2011 mendirikan SSB Tunas Harapan dengan asa melahirkan pesepak bola yang disiplin.

"Filosofi sepak bola ala Bernd Fischer saya padukan dengan metode kepelatihan disiplin dari dua pelatih lokal yang sempat lama menangani saya, Ipong Silalahi dan Tumpak Sihite," ujarnya.

Namun, Soeharto Sahan untuk sementara istirahat melatih pemain muda dan menyerahkan pengelolaan SSB Tunas Harapan ke beberapa juniornya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor.id (@skorindonesia)

Berita Kiprah lainnya:

Kiprah: Kekey Zakaria, Bakal Melatih Kembali Selepas Pensiun

Kiprah: Azaria Betekenang, Eks-Kapten Persebaya yang Bina Pemain Muda saat Berusia Senja

Kiprah: Jayadi Said, Tekad Mencetak Pemain yang Mencintai Sepak Bola

 

Tag

Video

Berita Terkait

Nusantara

Jumat, 25 Juni 2021

Kiprah: Rochy Putiray, Perjuangan untuk Pengembangan Sepak Bola Putri

Rochy Putiray sudah lama berkecimpung di sepak bola putri.

Liga 1

Jumat, 9 Juli 2021

Kiprah: Sopian Hadi, Mantan Penjaga Gawang yang Bertekad Cetak Banyak Pemain Muda

Kiprah Sopian Hadi, dari penjaga gawang saat Persija Jakarta juara Liga Indonesia 2001, kini melatih di Youth Development.

Nusantara

Jumat, 16 Juli 2021

Kiprah: Imam Rohmawan, Membina Pemain Usia Dini Lebih Kompleks

Eks pemain Persis Solo dan timnas U-23 Indonesia, Imam Rohmawan, kini aktif melatih pesepak bola usia muda.

Nusantara

Jumat, 30 Juli 2021

Kiprah: Berti Tutuarima, Penyumbang Perak SEA Games 1979 yang Suka Membina Pemain U-10

Pemain timnas Indonesia era akhir 1970-an sampai 1986 yang menyumbang perak dari sepak bola SEA Games 1979, Berti Tutuarima

Terbaru

Nusantara

Senin, 18 Oktober 2021

Serpong City FC, Klub Liga 3 zona Banten yang Ditangani Pelatih Lisensi A AFC

Serpong City FC bersiap di Yogyakarta dan pelatih Agus Yuwono terus menggodok kekuatan klub Liga 3 zona Banten asal Tangerang Selatan ini

Nusantara

Minggu, 17 Oktober 2021

Maluku FC, Juara Liga 3 Regional dan Siap Tembus Liga 2

Liga 3 zona Maluku telah selesai digelar dan Maluku FC menjadi juara untuk mewakili provinsi itu ke tingkat nasional.

Nusantara

Minggu, 17 Oktober 2021

Egy Maulana Vikri Langsung Dimainkan FK Senica Usai Kembali dari Timnas Indonesia, tapi Gagal Bawa Kemenangan

Egy Maulana Vikri langsung tampil membela timnya, FK Senica, seusai kembali dari timnas Indonesia.

Nusantara

Sabtu, 16 Oktober 2021

Jersey Tatag, Teteg, Tutug dari Noto di Misi Kebangkitan Eksistensi Persedikab Kediri

Noto Sportswear resmi bekerja sama untuk menjadi bagian dari Persedikab Kediri di Liga 3 2021 Jawa Tengah.

Nusantara

Jumat, 15 Oktober 2021

Eksklusif Raphael Maitimo: Pesan untuk Bagus Kahfi dan Bicara Pemain Belanda Cocok di Liga 1

Selain pesan untuk Bagus Kahfi, Raphael Maitimo juga bicara tentang fenomena banyaknya pemain-pemain asal Belanda yang merumput di Indonesia.

Nusantara

Jumat, 15 Oktober 2021

Ini Alasan Baskhara Futsal Arena Surabaya Jadi Homebase Timnas Futsal Indonesia

Timnas futsal Indonesia menggelar pemusatan latihan (TC) di Baskhara Futsal Arena, Surabaya, sejak awal pekan ini.

Nusantara

Kamis, 14 Oktober 2021

Hasil Final PON Papua 2021 - Papua Menang dan Kawinkan Emas Sepak Bola

Berikut hasil pertandingan babak final cabang sepak bola putra PON 2021 antara Papua melawan Aceh.

Nusantara

Rabu, 13 Oktober 2021

Prediksi Final Sepak Bola Putra PON 2021: Papua vs Aceh, Ulangan Edisi 1993

Berikut Skor.id menyajikan prediksi pertandingan final sepak bola putra PON 2021 antara Papua melawan Aceh.

Nusantara

Rabu, 13 Oktober 2021

Kensuke Takahashi dan Jalan Timnas Futsal Indonesia Menuju Juara Piala AFF 2021

Timnas futsal Indonesia sudah memulai persiapan untuk menghadapi Piala AFF 2021 dengan menggelar TC di Surabaya.

Nusantara

Selasa, 12 Oktober 2021

Hasil Semifinal PON XX Papua 2021: Aceh dan Papua Raih Kemenangan dan Berjumpa di Partai Final

Papua dan Aceh sukses melangkah ke fase final PON Papua 2021 seusai meraih kemenangan pada babak semifinal yang digelar Selasa (12/10/2021).

Terpopuler Satu Pekan

Keyword Populer

Sepak Pojok

X