IBUL, Akhirnya Pilih KLB

30 Oktober 2022, 10:35 WIB
Penulis: Suryansyah
Editor: Suryansyah
Dali Tahir (kiri), mantan anggota Esko AFC
Dali Tahir (kiri), mantan anggota Esko AFC /dok

 

  • Mochamad Iriawan atau akrab disapa Iwan Bule (Ibul), akhirnya menyerah.
  • Ketua Umum PSSI itu bersedia mengikuti desakan untuk melakukan KLB.
  • Menurut pasal 34 statuta PSSI, untuk menuju KLB, dibutuhkan lima tahap. 


SKOR.id- Tepuk sorak, pasti terjadi di kubu pendukung KLB. Mochamad Iriawan atau akrab disapa Iwan Bule (Ibul), akhirnya bersedia mengikuti desakan untuk melakukan KLB.

Keputusan tersebut diambil setelah rapat Esko, Jumat (28/10/2022) malam di kantor PSSI, GBK Arena, Senayan, Jakarta. Meski secara resmi hanya dua klub yang bersurat ke PSSI yakni Persis Solo dan Persebaya, Ibul memastikan pihaknya siap melakukan KLB.

Menurut pasal 34 statuta PSSI, untuk menuju KLB, dibutuhkan lima tahap. Pertama, 2/3 dari 88 pemilik suara, harus setuju. Kedua, adanya permintaan dari esko. Selain itu, dibutuhkan waktu paling cepat tiga bulan sejak diajukan. Di samping itu, apa-apa yang akan dilakukan dituliskan dalam permintaan.

KLB harus dilaksanakan dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan setelah diterimanya permintaan. Jika PSSI tidak juga menggelar KLB, maka anggota yang memintanya dapat mengadakan kongres sendiri. Sebagai upaya terakhir.

Untuk melancarkan semua, anggota bisa meminta bantuan AFC dan FIFA Anggota PSSI harus diberitahukan mengenai tempat, tanggal serta agenda sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari sebelum tanggal diadakannya Kongres Luar Biasa.

Menghindari keretakan
"Saya tidak ingin timbul keretakan di bawah. Saya menghindari perpecahan, " kata Ibul pada saya beberapa saat setelah rapat esko. "Selain itu, saya juga tidak ingin ratusan ribu orang yang terlibat dalam sepakbola, tersandera," kata Komjen Pol purnawirawan itu yang membuat saya tersekat.

Kita tahu, salah satu keputusan tim TGIPF menyebutkan, pemerintah tidak akan mengizinkan Kompetisi Liga-1 berjalan sebelum pengurus PSSI mundur. Itu sebabnya, jika kompetisi tidak jalan, maka ratusan ribu tenaga kerja akan terhenti. Puluhan miliar rupiah juga akan terhenti.

Selain pemain, pelatih, ofisial, dan penonton, dalam lingkup kompetisi pergerakan keekonomian demikian dahsyat. Nah, jika kompetisi terhenti, maka pengangguran akan bertambah.

"Terbayang betapa para tukang parkir, tukang asongan, pengemudi ojek, angkutan kota, tukang-tukang lainnya akan kehilangan mata pencaharian," katanya lagi.

Menurut Ibul, tidak sedikit pun dia ingin mempertahankan kedudukannya. "Tidak ada yang abadi. Jangankan jabatan, nyawa kita pun tak bisa kita pertahankan. Jika waktunya telah tiba, kita pun akan dijemput kematian," tutur Ibul.

Sementara itu, rasa duka dan rasa hormat Ibul kepada para korban, tidak akan pernah berkurang sedikit pun. "Sungguh, ini menjadi satu pengalaman yang tak akan pernah bisa saya tanggalkan," ujar Ketum PSSI yang sesungguhnya akan berakhir jabatannya tahun depan.

PSSI sendiri sudah mengirimkan surat permohonan B ke FIFA. Dalam surat tersebut disebut bahwa surat resmi permintaan KLB baru dua, tapi tekanan untuk KLB dari banyak pihak begitu besar. Dan disebutkan pula, tekanan untuk KLB disebabkan oleh salah satu butir keputusan tim TGIPF bentukan pemerintah.

Sebagai anggota FIFA, PSSI bermohon agar induk federasi sepakbola dunia itu mengizinkan terselenggaranya KLB.

Model desakan seperti ini bukan yang pertama kali. Ali Sadikin, dikudeta. Lalu, Nurdin Halid didemo, tidak tanggung-tanggung 11 bulan, 2010-2011. Demo yang jelas-jelas dikoordinir.

Bus-bus pariwisata, bus antarkota, berpuluh terparkir di Parkir Timur, GBK. Bahkan mereka menginap bermalam-malam. Makanan kotak, bertumpuk, over supply. Lucunya, ada pendemo yang memgeluarkan amplop seragam dengan uang lembaran ratusan ribu, masih baru. Mereka mengatasnamakan kepentingan sepakbola, padahal jelas ada yang membiayai.

Kesal karena NH tidak jatuh juga, mereka mendirikan PSSI tandingan. Membuat kompetisi tandingan. Saat itu, saya betul-betul geram. Mereka sepertinya berharap PSSI dibanned oleh FIFA.

Tidak hanya itu, kongres di Pekan Baru, Riau pun mereka serbu. Wakil FIFA terpaksa dilarikan ke Singapura.

Ujungnya, calon mereka bersama Nurdin dilarang maju oleh FIFA. Namun akhirnya kelompok itu menang. Sedihnya, PSSI tidak juga bisa bangkit.

Saya tidak ingin menuding saat ini sama dengan 2010-2011. Tapi, sebagai orang tua yang selama 40 tahun berkecimpung di sepakbola dalam negeri dan luar negeri, hanya mengingatkan PSSI pernah mengalami hal seperti itu.

Jika memakai pepatah lama: “Keledai saja tak mau jatuh di lubang yang sama sampai dua kali. Artinya, sebodoh-bodohnya orang, ia tak akan mengulang kesalahan sebelumnya.

Mohon maaf jika tidak berkenan. Semoga sepakbola Indonesia bisa tetap berjalan. Aamiin...*

Penulis Dali Tahir, Mantan anggota Esko AFC, Mantan anggota Kokite Etik FIFA, Ketua Tim Penyusun Statuta PSSI, Pendiri Liga Galatama

Berita PSSI Lainnya:

 

Nusantara United Dukung KLB PSSI dan Tuntut Jaminan Kelanjutan Kompetisi

Selain Percepat KLB, PSSI Juga Dorong PT LIB untuk Segera Menggelar RUPS

PSSI Percepat Kongres Pemilihan via KLB dan Bersurat ke FIFA, Tak Menunggu 3 Bulan Lagi

 

 

 

  • Sumber: Dali Tahir
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Entertainment

    Minggu, 30 Oktober 2022

    John Terry dan Istri Toni Liburan ke Dubai, Berbagi Momen Indah

    Mantan bek tengah legendaris Chelsea John Terry dan istrinya Toni terlihat bersantai di kolam renang yang menggairahkan setiap momen liburan di Dubai.

    Tinju

    Minggu, 30 Oktober 2022

    Tyson Fury Terinspirasi Putrinya yang Hampir Kehilangan Nyawa

    Tyson Fury menyaksikan putrinya berharga berjuang untuk hidupnya tak lama setelah lahir. J

    Liga Inggris

    Minggu, 30 Oktober 2022

    Prediksi Manchester United vs West Ham: Marcus Rashford Tajam bersama Erik ten Hag

    Berikut ini prediksi Manchester United vs West Ham United di Liga Inggris.

    Terbaru

    Liga 1

    Minggu, 29 Januari 2023

    Prediksi dan Link Live Streaming Madura United vs Persebaya di Liga 1 2022-2023

    Berikut ini prediksi dan link live streaming laga Madura United vs Persebaya Surabaya di pekan ke-21 Liga 1 2022-2023 pada Minggu (29/1/2023) sore.

    Liga Top Skor

    Minggu, 29 Januari 2023

    Liga TopSkor Bandung Jalin Kerja Sama dengan Perusahaan Periklanan

    Dalam penyelenggaraan Liga TopSkor, baik pusat maupun daerah, selalu menyediakan penghargaan untuk player of the week hingga coach of the week.

    Liga 1

    Minggu, 29 Januari 2023

    Prediksi dan Link Live Streaming Persija vs Persikabo di Liga 1 2022-2023

    Persija bakal menghadapi Persikabo 1973 pada lanjutan Liga 1 2022-2023 pekan ke-21 di Stadion Patriot Candrabagha, Bekasi.

    Liga 1

    Minggu, 29 Januari 2023

    Tindak Lanjut Penyerangan Bus Persis Solo, Pelaku Dilarang Masuk Indomilk Arena Seumur Hidup

    Manajemen Persita mengambil tindakan tegas atas kasus penyerangan bus tim Persis Solo, Sabtu (28/1/2023).

    Liga 1

    Minggu, 29 Januari 2023

    Skormeter: Rating Pemain dan MoTM Laga Liga 1 pada 28 Januari 2023

    Rating pemain dan man of the match pada laga Persita vs Persis Solo dan Bhayangkara FC vs Dewa United.

    Liga 2

    Minggu, 29 Januari 2023

    Gresik United Permanenkan Dua Pemain Persebaya, Diikat Kotrak Durasi Lima Tahun

    Gresik United menempuh jalan berbeda dari kontestan Liga 2 2022-2023 lainnya menyusul penghentian kompetisi oleh PSSI.

    Nusantara

    Minggu, 29 Januari 2023

    Jadwal dan Link Live Streaming Pro Futsal League 2022-2023: Pekan Ketiga, 28-29 Januari 2023

    Berikut ini jadwal dan link live streaming pekan ketiga Pro Futsal League 2022-2023 yang akan berlangsung Sabtu-Minggu (28-29/1/2023).

    Nusantara

    Minggu, 29 Januari 2023

    Eksklusif Arif Putra Wicaksono: Ingin Sinergikan Kredit Usaha Rakyat dengan Sepak Bola

    Arif Putra Wicaksono ingin menyinergikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan sepak bola jika terpilih jadi Ketua Umum PSSI periode 2023-2027.

    Liga 1

    Minggu, 29 Januari 2023

    Gabung Persib, Rezaldi Hehanussa Gandakan Motivasi dan Pilih Nomor Punggung 56

    Rezaldi Hehanussa berjanji memberikan kemampuan terbaiknya dan berkontribusi membawa Persib mengukir sejarah baru.

    Nusantara

    Sabtu, 28 Januari 2023

    Eksklusif Arif Putra Wicaksono: Masalah Terbesar Sepak Bola Indonesia Ada di Daya Beli

    Calon Ketua Umum PSSI, Arif Putra Wicaksono, mengungkapkan masalah terbesar di sepak bola Indonesia.
    X