Gendut Doni Sebut Kurniawan Dwi Yulianto Adalah Bad Boy dengan Disiplin Nomor Satu

13 Juli 2020, 15:30 WIB
Penulis: Furqon Al Fauzi
Editor: Estu Santoso
Striker Indonesia Selection, Kurniawan Dwi Yulianto (kiri), mengawal pemain Inter Milan, Luca Tremolada, pada laga di Jakarta, 26 Mei 2012. /(Husni Yamin/Skor.id)

SKOR.id - Berkawan sejak duduk di Sekolah Menengah Pertama (SMP), membuat Gendut Doni Christiawan tahu banyak hal tentang Kurniawan Dwi Yulianto.

Sosok salah satu striker tersukses timnas Indonesia pada masanya itu bahkan sudah dianggap Gendut Doni sebagai kakak.

Saking dekatnya, Gendut Doni bahkan mengaku tahu luar dalam kehidupan Kurniawan yang hari ini pada Senin (13/7/2020), genap berusia 44 tahun.

Dikenal sebagai bad boy saat masih menjadi pemain, menurut Gendut Doni tak banyak orang tahu sifat asli Kurniawan.

"Dulu sampai sekarang, siapa sih yang enggak kenal Kurniawan," kata Gendut Doni.

"Terlepas dia banyak kontroversinya. Kalau dibilang prestasinya luar biasa fenomenal, dari SSB di Magelang, diklat banyaklah, saya tahu banyak ceritanya." 

Kepada Skor.id, Gendut Doni membongkar beberapa rahasia tentang Kurniawan Dwi Yulianto.

Kurniawan pula yang membuat Gendut Doni menjadi pribadi yang lebih baik dan selalu berkomitmen dalam segala hal.

"Mungkin satu yang tidak banyak teman-teman tahu, Kurniawan itu orang yang paling disiplin," kata Gendut Doni.

"Dia itu disiplin dalam segala hal, misalnya on time. Dia orang paling on time," tutur lelaki asal Salatiga ini.

"Jujur saya kenal dia dari junior sampai saya main untuk timnas dan klub. Kalau untuk masalah kedisiplinan, dia nomor satu sampai sekarang termasuk saat dia menjadi pelatih."

"Makanya, saya enggak heran untuk masalah kedisiplinan bahwa dia nomor satu. Itu yang enggak bakalan saya lupakan dan banyak orang di luar sana yang tidak tahu," ucapnya.

Menurut Gendut Doni, semua orang hanya tahu kalau Kurniawan adalah pesepak bola bandel.

"Tetapi terlepas dari itu, dia orang paling iseng, tetapi orang paling berkomitmen. Itu dia pegang kuat sampai sekarang," Gendut menambahkan.

Sebagai senior, Kurniawan, dikatakan Gendut Doni selalu memposisikan diri sebagai kakak ketimbang menonjolkan sisi senioritas.

Gendut Doni, striker timnas Indonesia pada Piala AFF 2000 dan 2002.
Gendut Doni, striker timnas Indonesia pada Piala AFF 2000 dan 2002.

Gendut Doni lalu menceritakan, Kurniawan tak segan untuk berbagi ilmu kepada para juniornya saat sama-sama menimba ilmu sepak bola di Diklat Salatiga.

Meski dikenal sebagai sosok yang usil, Kurniawan justru memiliki banyak teman, baik dari satu angkatannya maupun junior termasuk Gendut Doni.

"Kalau saya boleh bilang, dia sosok inspirasi pemain muda saat itu karena kariernya bagus sekali, kemudian bisa berkiprah di timnas bahkan bisa bermain di luar negeri," kata Gendut Doni.

"Saat itu, dia jadi idola anak muda, panutan, itu termasuk saya, Bepe (Bambang Pamungkas). Dulu, seolah semua mengidolakan dia," Gendut Doni melanjutkan.

Namun juga tak banyak yang tahu, karier Kurniawan sebagai pesepak bola profesional hingga namanya kini dikenal luas pecinta sepak bola Indonesia, awalnya terbentur restu orang tuanya.

Gendut Doni mendengar cerita dari Kurniawan, bahwa saat remaja, Kurus, sapaan karib Kurniawan, dilarang oleh kedua orang tuanya untuk bermain sepak bola.

Eks-striker timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto saat bermain untuk Persitara Jakarta Utara pada Indonesia Super League (ISL) 2007-2008.
Eks-striker timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto saat bermain untuk Persitara Jakarta Utara pada Indonesia Super League (ISL) 2007-2008. Husni Yamin/Skor.id

Apalagi, menekuninya hingga menjadi profesi. Seperti kebanyakan orang tua pada zamannya, Kurniawan diminta untuk fokus kepada pendidikan formal.

Namun karena hasrat dan kecintaannya dengan sepak bola, Kurniawan nekat hingga mengikuti seleksi Diklat Salatiga tanpa sepengetahuan orang tuanya.

"Sama orang tuanya enggak boleh main bola, Kurniawan disuruh fokus untuk sekolah," ujar Gendut Doni.

"Tetapi, dia bandel malah ikut seleksi di Salatiga tanpa orang tuanya tahu. Dia sama orang tuanya dibatasi enggak boleh main sepak bola, sampai dapat panggilan Diklat Salatiga dan ke Primavera."

Duet pada salah satu pertandingan pada Piala Tiger 2000 bersama timnas Indonesia jadi momen paling berkesan Gendut Doni dengan Kurniawan.

Keduanya memang tidak sering tampil bersama selama kariernya. Gendut Doni dan Kurniawan hanya bermain bersama untuk dua klub Liga Indonesia, Persebaya dan Persitara Jakarta Utara.

"Saya yakin dengan kepribadianya, dia akan menemui kesuksesan," kata Gendut Doni.

"Bisa dilihat saat masih aktif bermain dan sekarang, lalu di balik layar saat jadi pelatih, pasti dia enggak berubah sesuai dengan karakternya." 

Saat ini, Kurniawan tengah merintis karier sebagai pelatih kepala klub Liga Malaysia Sabah FA.

Sebelumnya, Kurniawan menjadi salah satu staf pelatih timnas Indonesia baik senior maupun U-23.

Gendut Doni mengaku dirinya sempat diajak Kurniawan untuk menjadi salah satu staf kepelatihanya. Namun hal itu urung terlaksana karena terbentur lisensi.

Striker timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto (kanan), dikawal ketat bek timnas Malaysia dalam ajang Piala Tiger 1996 di Kallang, Singapura pada 13 September 1996.
Striker timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto (kanan), dikawal ketat bek timnas Malaysia dalam ajang Piala Tiger 1996 di Kallang, Singapura pada 13 September 1996.

"Dulu pernah dia menawari, cuma saya kendala pada lisensi. Karena, saya masih B. Sementara itu, minimal buat jadi asisten saja mesti lisensi A dan Kurniawan sudah A Pro," kata Gendut Doni.

"Saya juga kan masih tahap belajar. Itu enggak menutup kemungkinanlah nanti jika sudah memenuhi syarat kami bisa berduet lagi." 

"Sebelum dia melatih juga kami berdua ada rencana buat membangun akademi sepak bola," Gendut Doni memungkasi.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Kurniawan Dwi Yulianto Lainnya:

Timnas Indonesia Belum Punya Pengganti Kurniawan Dwi Yulianto, Kata Legenda Malaysia

Salah Analisa, Kurniawan Dwi Yulianto Dibuat Duduk Manis Legenda Jerman Andreas Brehme

  • Sumber: Skor.id
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Liga 1

    Sabtu, 13 Juni 2020

    Kisah di Balik Kepindahan Kurniawan Dwi Yulianto ke Persebaya

    Kurniawan Dwi Julianto menceritakan kisahnya menerima tawaran Persebaya Surabaya pada musim 2003-2004.

    Timnas Indonesia

    Senin, 13 Juli 2020

    Wawancara Eksklusif - Edy Prayitno: Kurniawan Dwi Yulianto Itu Awalnya Pemain Titipan

    Kurniawan Dwi Yulianto adalah eks-striker andalan timnas Indonesia, tetapi fakta mengejutkan datang dari Edy Prayitno.

    Bola Nasional

    Senin, 13 Juli 2020

    Kurniawan Dwi Yulianto Bangkit di PSM Berkat Polesan Unik Syamsuddin Umar

    Jasa mantan pelatih PSM Makassar, Syamsuddin Umar, begitu besar dalam perkembangan karier Kurniawan Dwi Yulianto.

    Bola Nasional

    Senin, 13 Juli 2020

    Kurniawan Dwi Yulianto Sosok yang Penakut dan Tak Berani Tidur Sendiri

    Yeyen Tumena, mantan pemain timnas Indonesia, mengungkapkan fakta yang tak banyak diketahui publik soal Kurniawan Dwi Yulianto.

    Terbaru

    Bola Nasional

    Selasa, 11 Mei 2021

    Juventus Terancam Gagal ke Liga Champions, Nasib Pirlo dan Ronaldo Masih Aman

    Masa depan Andrea Pirlo dan Cristiano Ronaldo di Juventus tampaknya masih akan aman.

    Liga 1

    Senin, 10 Mei 2021

    Tidak Bisa Mudik, Kiper Persib Ini Sedih tapi…

    Dhika Bayangkara dan Erwin Ramdani mendukung program pemerintah untuk tidak mudik.

    Liga 1

    Senin, 10 Mei 2021

    Pelatih Persib: Como 1907 Sepakat Tidak Menggunakan Geoffrey Castillion Lagi

    Geoffrey Castillion diharapkan sudah bisa bergabung kembali ke Persib pada awal Juni 2021.

    Timnas Indonesia

    Senin, 10 Mei 2021

    Nova Arianto Ungkap Tanggal Marc Klok Kembali Gabung TC Timnas Indonesia

    Gelandang Persija Jakarta, Marc Klok, tengah izin meninggalkan pemusatan latihan timnas atau TC timnas Indonesia.

    Timnas Indonesia

    Senin, 10 Mei 2021

    Libur Lebaran, Para Pemain Timnas Indonesia Tak Diizinkan Pulang ke Rumah

    Nova Arianto, asisten pelatih timnas Indonesia, menyebut saat libur skuad Garuda tak diizinkan kembali ke rumah masing-masing.

    Timnas Indonesia

    Senin, 10 Mei 2021

    Asnawi Mangkualam Akui Kariernya Terpengaruh Peringkat FIFA Indonesia yang Buruk

    Buruknya peringkat Indonesia di rangking FIFA menyulitkan Asnawi Mangkualam untuk mencari klub yang lebih baik.

    Timnas Indonesia

    Senin, 10 Mei 2021

    Perasaan Pemain Garuda Select Campur Aduk Jelang Duel Kontra Manchester City Youth

    Para pemain Garuda Select tak sabar menanti duel istimewa melawan Manchester City Youth pada Selasa (11/5/2021).

    Timnas Indonesia

    Senin, 10 Mei 2021

    Bakal Ada Pencoretan, 28 Pemain Perkuat Timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2022

    Total ada 28 pemain yang akan masuk dalam skuad Indonesia dan tampil pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Uni Emirat Arab.

    Timnas Indonesia

    Senin, 10 Mei 2021

    Menpora Minta Timnas Indonesia Serius Hadapi 3 Laga Kualifikasi Piala Dunia 2022

    Menpora meminta timnas Indonesia serius dalam menghadapi tiga laga sisa Kualifikasi Piala Dunia 2022.

    Liga 1

    Senin, 10 Mei 2021

    Soal Gelar Liga 1 2021 dengan Penonton, Menpora Masih Tunggu Rapat Koordinasi

    Menpora masih akan membahas opsi penyelenggaraan Liga 1 dengan penonton pada rapat koordinasi bersama sejumlah pihak terkait.
    X