Eksklusif Dejan Gluscevic: Kejayaan Mastrans Bandung Raya dan Namanya untuk Anak Indonesia

13 November 2021, 20:10 WIB
Penulis: Adif Setiyoko
Editor: Taufani Rahmanda
Dejan Gluscevic, striker impor Mastran Bandung Raya yang jadi tandem Peri Sandria di Liga Indonesia edisi 1994-1995 dan 1995-1996.
Dejan Gluscevic, striker impor Mastran Bandung Raya yang jadi tandem Peri Sandria di Liga Indonesia edisi 1994-1995 dan 1995-1996. /Facebook.com/dejan.gluscevic.5

SKOR.idDejan Gluscevic menjadi salah satu pemain asing yang berjasa besar atas kejayaan Mastrans Bandung Raya di Liga Indonesia 1995-1996.

Ketika itu, penyerang kelahiran Yugoslavia ini menjadi predator mematikan Bandung Raya. Selama semusim, ia sukses mencatatkan 30 gol hingga timnya bisa juara.

Jumlah tersebut mengantarkan penyerang kelahiran 21 Juni 1967 ini menjadi pencetak gol terbanyak di Liga Indonesia 1995-1996.

Kiprah Bandung Raya bersama Dejan memang terhitung impresif. Sebab, mereka sukses menduduki puncak klasemen Wilayah Barat.

Dari total 28 pertandingan, 18 di antaranya sukses dimenangi. Sementara tujuh lainnya imbang dan tiga sisanya berakhir dengan kekalahan.

Saat masuk ke babak 12 besar pun, Bandung Raya juga masih perkasa. Mereka sukses menyapu bersih tiga laga di Grup A dengan kemenangan.

Hasil ini mempertemukan Bandung Raya melawan Mitra Surabaya pada semifinal. Langkah ke final dipastikan lewat adu penalti yang berakhir dengan skor 4-2.

Pada partai puncak, superioritas Dejan Gluscevic dan kawan-kawan masih belum mampu dibendung PSM Makassar. Tim asuh Henk Wullems sukses menang dua gol tanpa balas.

Status sebagai juara Liga Indonesia musim kedua itu mengantarkan Mastrans Bandung Raya (MBR) tampil pada ajang Piala Winners Asia 1996-1997.

Kejuaraan ini adalah turnamen antarklub Asia yang digulirkan oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Sayangnya, pada edisi tersebut, MBR terhenti di putaran kedua, atau gagal lolos ke perempat final karena kalah dari klub asal Hong Kong, South Cina.

Pada leg pertama, mereka bermain imbang 1-1, tapi pada pertemuan kedua dihajar 0-4 sehingga dipastikan takluk agregat 1-5.

Dejan Gluscevic mengakui, dia memiliki peran yang cukup sentral di skuad MBR saat itu, sebab punya pengalaman berkarier di luar negeri yang ditularkan untuk seluruh anggota tim.

"Diketahui betapa banyak saya membantu para pemain, pelatih, dan manajemen di klub yang baru terbentuk di Bandung,” kata Dejan, saat wawancara eksklusif bersama Skor.id.

"Namun, sedikit orang yang tahu mengapa Bandung Raya tidak memainkan Liga Champions Asia, mengapa saya tidak melakukan perjalanan ke Hong Kong setelah hattrick di Piala Winners Asia."

Ilustrasi sejarah Liga Indonesia yang berlangsung mulai musim 1994-1995. Hingga 2020, telah 24 musim berlangsung, termasuk di dalamnya era dualisme kompetisi dan penghentian liga karena kejadian kahar.
Ilustrasi sejarah Liga Indonesia yang berlangsung mulai musim 1994-1995. Hingga 2020, telah 24 musim berlangsung, termasuk di dalamnya era dualisme kompetisi dan penghentian liga karena kejadian kahar. Iis Harianto Sabir/Grafis/Skor.id

"Kenapa wasit asing (secara tidak adil) mengeluarkan satu-satunya kartu merah dalam kariernya sebelum laga final kejuaraan Indonesia ketika kontrak saya berakhir," ia melanjutkan.

Dejan menjelaskan, salah satu kunci keberhasilan MBR saat itu ialah pengelolaan pihak manajemen. Sebab, mereka turut meminta pertimbangan ke para pemain yang berpengalaman.

"Menurut saya, manajemen sudah cerdas ketika berkonsultasi dengan pemain berpengalaman, termasuk saya. Itulah kunci sukses luar biasa Bandung Raya," katanya.

Munculnya Fenomena Penamaan Dejan untuk Anak di Indonesia

Saat itu, kesuksesan Mastrans Bandung Raya sebagai jawara Liga Indonesia 1995-1996 meninggalkan persaingan tersendiri.

Sebab, di Kota Kembang, ada satu klub lainnya yang jauh lebih populer ketimbang MBR yakni Persib Bandung.

Secara popularitas, Persib memang memiliki penggemar yang jauh lebih banyak. Namun, kesuksesan MBR menjadi cerita tersendiri.

Ilustrasi logo Persib.
Ilustrasi logo Persib. Dok Persib

Hal itu tak terlepas dari kiprah luar biasa Dejan Gluscevic yang menjadi idola baru bagi masyarakat Kota Kembang kala itu.

"Memang benar Persib memiliki lebih banyak penggemar, karena Bandung Raya adalah klub yang baru terbentuk," kata Dejan.

"Namun, filosofi permainan menyerang kami mampu menarik simpati penggemar Bandung, Jawa Barat, dan seluruh Indonesia. Popularitas para pemain itu juga ikut tumbuh," ia melanjutkan.

Popularitas Dejan Glusevic yang melejit bersama MBR pun menciptakan fenomena unik. Banyak orang tua di periode 1990-an yang memberikan nama Dejan kepada anaknya.

Menurut Dejan, munculnya fenomena itu tak terlepas dari profesionalismenya di atas lapangan. Sehingga, dia sukses merebut simpati publik.

"Sementara itu, fenomena puluhan anak yang dinamai (Dejan), menurut saya, ini karena kualitas dan profesionalisme saya," ujar Dejan.

"Itu sangat penting karena saya membuktikan secara pribadi dan bersama rekan satu tim bahwa sesuatu mungkin terjadi jika Anda berkomitmen untuk tujuan Anda. Jadi, kami pergi dari luar menjadi juara Indonesia."

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor.id (@skorindonesia)

Berita Hasil Wawancara Eksklusif Lainnya:

Eksklusif Wasekjen PSSI: Bicara Target Jangka Pendek dan Panjang PSSI

Eksklusif Zahra Muzdalifah: Soal Timnas Putri Indonesia dan Persiapan Piala Asia Wanita 2022

Wawancara Eksklusif Riki dan Riku Matsuda: Cerezo Osaka, Timnas Indonesia, hingga Nasi Goreng dan Blangkon

  • Sumber: Skor.id
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Bola Nasional

    Minggu, 12 April 2020

    Kilas Balik: Rivalitas Persib vs Bandung Raya Bikin Bobotoh Terbelah

    Eksistensi Persib Bandung dalam kompetisi regional sangat membumi. Sejak zaman kompetisi Divisi Utama Perserikatan, namanya mewangi.

    Liga 1

    Sabtu, 25 April 2020

    Tak Ada yang Lebih Panas dari Derbi Persib vs Bandung Raya

    Emosi Asep Kustiana selalu meledak setiap kali Persib bentrok dengan Bandung Raya di Stadion Siliwangi.

    Nusantara

    Rabu, 6 Mei 2020

    Kisah Nur Alim, Jabrik dan ''Pak RW'' Stadion Menteng Plus Persija Rasa Bandung Raya

    Nur Alim yang dikenal dengan panggilan Jabrik, ceritakan kisahnya saat bergabung dengan Persija setelah memperkuat Bandung Raya.

    Bola Nasional

    Jumat, 29 Januari 2021

    Legenda PS Bandung Raya, Rasito "Kancil" Amsya Meninggal Dunia

    Dunia sepak bola Indonesia kembali berduka, kali ini ada salah satu legenda PS Bandung Raya, Rastio Amsya, yang tutup usia.

    Terbaru

    Nusantara

    Sabtu, 4 Februari 2023

    Jadwal dan Link Live Streaming Pro Futsal League 2022-2023: Pekan Keempat, 4-5 Februari 2023

    Berikut ini jadwal dan link live streaming pekan keempat Pro Futsal League 2022-2023 yang digelar di GOR GBT pada Sabtu-Minggu, 4-5 Februari 2023.

    Nusantara

    Jumat, 3 Februari 2023

    Profil Bodrumspor, Klub Turki yang Akan Menjadi Pelabuhan Baru Ronaldo Kwateh

    Madura United tengah bernegosiasi dengan klub Turki untuk transfer penyerang muda, Ronaldo Kwateh.

    Nusantara

    Jumat, 3 Februari 2023

    Pro Futsal League 2022-2023: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

    Berikut ini jadwal, hasil, dan klasemen lengkap Pro Futsal League 2022-2023 yang terus diperbaharui seiring jalannya kompetisi.

    Nusantara

    Jumat, 3 Februari 2023

    Erick Thohir: Kompetisi Sepak Bola Indonesia Butuh VAR, Kasihan Wasit

    Calon Ketua Umum PSSI periode 2023-2027, Erick Thohir, ingin kompetisi sepak bola Indonesia mengimplementasikan VAR dalam waktu dekat.

    Nusantara

    Kamis, 2 Februari 2023

    Eksklusif Fary Djemy Francis: Membangun Sepak Bola di Perbatasan, Sudah Punya Sistem Big Data untuk PSSI

    Calon Ketua Umum PSSI periode 2023-2027, Fary Djemy Francis, mengungkap programnya terkait pengembangan sepak bola usia muda di Indonesia.

    Nusantara

    Kamis, 2 Februari 2023

    Eksklusif Fary Djemy Francis: Jadi Calon Ketum PSSI, Kampanyekan Sepak Bola Menyatukan Kita

    Salah satu calon Ketua Umum PSSI, Fary Djemy Francis, menjabarkan visi yang dibawanya.

    Nusantara

    Kamis, 2 Februari 2023

    Profil KMSK Deinze, Tim Belgia yang Diperkuat Marselino Ferdinan

    KMSK Deinze sudah berdiri lebih dari 90 tahun

    Nusantara

    Selasa, 31 Januari 2023

    Sempat Down, Asnawi Mangkualam Gabung Jeonnam Dragons Efek sang Ayah

    Asnawi Mangkualam Bahar menjadi pemain baru Jeonnam Dragons dan peran sang ayah sangat besar.

    Nusantara

    Selasa, 31 Januari 2023

    Zainudin Amali Lolos Calon Sementara Waketum PSSI, Ketua KP Beri Penjelasan

    Zainudin Amali dikabarkan pernah membina klub Liga 3 dari anggota Asprov Gorontalo

    Nusantara

    Selasa, 31 Januari 2023

    Ini Daftar Calon Sementara Ketum, Waketum, dan Exco PSSI 2023-2027

    Zainudin Amali lolos sebagai daftar sementara Cawaketum PSSI

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X