Cerita Papat Yunisal, Wonder Woman Sepak Bola Putri Indonesia

28 September 2020, 11:20 WIB
Penulis: Arief Nugraha K
Editor: Abdul Susila
Papat Yunisal berpose di depan banner SEA Games 2019 di Filipina. Ketika itu Papat menjadi anggota Exco PSSI yang ditugaskan menangani sepak bola putri, termasuk timnas.
Papat Yunisal berpose di depan banner SEA Games 2019 di Filipina. Ketika itu Papat menjadi anggota Exco PSSI yang ditugaskan menangani sepak bola putri, termasuk timnas. /Dok. Papat Yunisal

  • Papat Yunisal merupakan salah satu mantan pemain timnas putri Indonesia yang masih aktif di sepak bola. 
  • Pada era Edy Rahmayadi bahkan Papat Yunisal menjadi anggota Exco PSSI dan menelurkan Liga 1 Putri
  • Kini kesibukan Papat adalah melatih sekolah sepak bola sambil meneruskan sekolah jenjang strata tiga.

SKOR.id - Nama Papat Yunizal, kiranya sudah tidak asing lagi di belantikan sepak bola, khususnya untuk sepak bola putri.

Semasa muda, nama Papat melejit sebagai pemain nasional sejak 1979. Kini, setelah pensiun, hidupnya dihabiskan untuk membangun sepak bola putri.

Wanita kelahiran 11 Juni 1963, ini menjadi ikon sepak bola putri. Sebab, tak banyak sosok  seperti Papat yang mau habis-habisan untuk sepak bola putri.

Sebagai pelatih SSB Sepakbola Wanita Queen's di Bandung, membuatnya ia dikenal hingga mengantarkannya ke federasi tertinggi sepak bola Tanah Air yakni, PSSI.

Tentu saja, banyak suka duka yang dihadapi selama ini. Terutama ketika harus berhadapan dengan kaum pria dengan berbagai persoalannya.

Yang paling menarik ketika harus berebut lapangan. Ketika itu, Papat menuturkan, SSB asuhannya harus disingkirkan oleh SSB garapan kaum pria.

"Persoalannya sih sepela, hanya gegara masalah jadwal latihan, saat itu Queen's punya jadwal latihan sore hari, tetapi tiba-tiba jadwalnya digeser," kata Papat.

"Rupanya ada SSB pria yang sengaja menembus ke pengelola lapangan agar SSB saya dialihkan ke siang dan mereka menginginkan sore hari," ia menambahkan.

"Tapi saya tak tinggal diam. Jangan mentang-mentang kami wanita yang harus mengalah dan dianggap lemah, saya pun meminta lagi," Papat menceritakan.

Keseriusannya dalam mencurahkan tenaga, waktu dan pikiran untuk sepak bola putri, Papat pun mendapat kepercayaan para pengurus PSSI.

Dimulai sejak PSSI diketuai Nurdin Halid hingga Mohammad Iriawan, Papat masih tetap dipercaya untuk mengelola departemen sepakbola kaum hawa itu.

Jabatan tertinggi yang pernah diembannya adalah anggota Komite Eksekutif pada era kepengurusan Eddy Rachmayadi, yang tugasnya menghidupkan kompetisi putri.

Papat Yunisal saat masih aktif sebagai pemain sepak bola dan membela timnas Indonesia. Papat bersama pemain timnas Indonesia pada 2018 (insert).
Papat Yunisal saat masih aktif sebagai pemain sepak bola dan membela timnas Indonesia. Papat bersama pemain timnas Indonesia pada 2018 (insert). (Dok. Papat Yunisal)

Diwajibkannya setiap klub agar memiliki tim putri dan dikompetisikan secara profesional  adalah berkat perjuangannya semasa menjabat Exco.

Setelah tak lagi masuk jajaran Exco di era kepengurusan Mohammad Iriawan, tidak mengurangi aktivitas Papat di dunia persepakbolaan wanita.

Justru selain menjadi dosen di STKIP, Papat kini sibuk untuk menjalankan program FIFA, federasi sepakbola dunia itu.

"Di dalamnya ada Indra Syafri bidang teknik, Yeyen Tumena pengembangan, Mundari Karya untuk pembinaan usia muda," Papat mengungkapkan.

Benar-benar The Wonder Woman. Banyak jabatan dan padatnya aktivitas tak sedikit pun  pernah merasa lelah pada usianya yang ke-57.

Tugas, tantangan, dan cobaan bahkan hobi baru sekalipun ia nikmati dengan semangat, termasuk mengejar ilmu, yakni gelar Strata 3 (S3) ia raih.

Cobaan sekaligus ujian terberatnya adalah ketika harus menghadapi kasus match fixing pada 2019 yang melibatkan namanya dalam skandal Persibar Banjarnegara.

Lantaran tidak merasa bersalah dan tidak terlibat sama sekali bahkan tidak terbukti maka namanya pun tidak masuk dalam nama-nama yang divonis.

Pesepak bola putri Indonesia, Risqiyanti, saat membela Persib Putri dalam babak final Liga 1 Putri 2019.
Pesepak bola putri Indonesia, Risqiyanti, saat membela Persib Putri dalam babak final Liga 1 Putri 2019. (Nugraha Pratama/Skor.id)

"Allah memang Maha Adil, karena saya tidak merasa maka hasilnya pun kita bisa ketahui, apakah ada nama saya yang kena vonis," kata Papat.

"Kalau saya mau menuntut balik saya bisa karena itu sudah pembunuhan karakter, tapi saya pasrahkan saja dan saya maafkan," ia menuturkan.

Memasuki masa pandemi Covid -19 yang memaksa dunia persepakbolaan vakum, Papat pun harus kembali ke barak, tinggal sementara waktu di Kota Kembang.

Namun baginya, ia tak merasakan terpukul. Sebab, kegiatan di Bandung sama padatnya dengan di Jakarta, kota yang menyita waktu ketika kondisi masih normal.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube dan Twitter dari Skor Indonesia.

Baca Juga Berita PSSI Lainnya: 

Ketua Umum PSSI Tanggapi Jadwal Terbaru Piala AFF 2020

Piala AFF 2021 Berpotensi Meletupkan Perang Klub vs PSSI

Persib dan Askot PSSI Bandung Beri Kado Istimewa pada HUT k-210 Kota Bandung

 

Tag

Video

Berita Terkait

Timnas Indonesia

Minggu, 27 September 2020

Timnas U-16 Butuh Winger, Bima Sakti Terapkan Reposisi

Bima Sakti mengaudisi sejumlah pemain untuk posisi winger kiri menggantikan Ruy Arianto yang cedera.

Timnas Indonesia

Minggu, 27 September 2020

Timnas U-19 Indonesia Waspadai Satu Hal dari Dinamo Zagreb

Pelatih timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong, mewaspadai postur tubuh tinggi yang dimiliki pemain Dinamo Zagreb.

Timnas Indonesia

Minggu, 27 September 2020

Harapan Shin Tae-yong pada Laga Timnas U-19 Indonesia Lawan Dinamo Zagreb

Shin Tae-yong punya harapan terkait timnas U-19 Indonesia saat menghadapi Dinamo Zagreb.

Timnas Indonesia

Senin, 28 September 2020

5 Catatan Penampilan Timnas U-19 setelah Sebulan di Negara Api

Berdasarkan statistik Statoskop dan pandangan mata Skor.id, ada lima catatan untuk timnas U-19 setelah sebulan di Kroasia.

Terbaru

Nusantara

Minggu, 29 Januari 2023

Jadwal dan Link Live Streaming Pro Futsal League 2022-2023: Pekan Ketiga, 28-29 Januari 2023

Berikut ini jadwal dan link live streaming pekan ketiga Pro Futsal League 2022-2023 yang akan berlangsung Sabtu-Minggu (28-29/1/2023).

Nusantara

Minggu, 29 Januari 2023

Eksklusif Arif Putra Wicaksono: Ingin Sinergikan Kredit Usaha Rakyat dengan Sepak Bola

Arif Putra Wicaksono ingin menyinergikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan sepak bola jika terpilih jadi Ketua Umum PSSI periode 2023-2027.

Nusantara

Sabtu, 28 Januari 2023

Eksklusif Arif Putra Wicaksono: Masalah Terbesar Sepak Bola Indonesia Ada di Daya Beli

Calon Ketua Umum PSSI, Arif Putra Wicaksono, mengungkapkan masalah terbesar di sepak bola Indonesia.

Nusantara

Sabtu, 28 Januari 2023

Pro Futsal League 2022-2023: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Berikut ini jadwal, hasil, dan klasemen lengkap Pro Futsal League 2022-2023 yang terus diperbaharui seiring jalannya kompetisi.

Nusantara

Sabtu, 28 Januari 2023

Eksklusif Arif Putra Wicaksono: di Sepak Bola Indonesia Ada Sistem Kepercayaan yang Salah

Calon Ketua Umum PSSI periode 2023-2027, Arif Putra Wicaksono, mengungkapkan alasan dirinya kembali maju pemilihan untuk kali ketiga.

Nusantara

Sabtu, 28 Januari 2023

Rekap Empat Hasil Pro Futsal League 2022-2023: Laga Pekan Ketiga, Hari Pertama

Berikut ini rekap hasil empat laga Pro Futsal League 2022-2023 hari pertama pekan ketiga, Sabtu (28/1/2023), dua tim Surabaya dapat hasil beda.

Nusantara

Sabtu, 28 Januari 2023

Sebanyak 16 SSB Ikuti Turnamen Road to Gothia Cup 2023

Sebanyak 16 SSB akan mengikuti Turnamen Road to Gothia Cup 2023 di Bali

Nusantara

Jumat, 27 Januari 2023

Ingin Majukan Sepak Bola Wanita, ASBWI Konsisten Gelar Workshop dan Coaching Clinic

Asosisasi Sepak Bola Wanita Indonesia (ASBWI) kembali menggelar workshop career dan coaching clinic di SMA Negeri 8 Bekasi, Kamis (26/1/2023) kemarin.

Nusantara

Jumat, 27 Januari 2023

Eksklusif La Nyalla Mahmud Mattalitti: Tidak Akan Ikut Campur soal Panpel Piala Dunia U-20 2023

La Nyalla Mahmud Mattalitti bicara soal persiapan Piala Dunia U-20 2023 jika terpilih sebagai Ketua Umum PSSI periode 2023-2027.

Nusantara

Jumat, 27 Januari 2023

Tiba di Belgia, Marcelino Ferdinan Jalani Tes di Tim KAA Gent

Pemain muda Persebaya, Marcelino Ferdinan sudah semakin dekat dengan salah satu tim asal Belgia, KAA Gent.
X