Mengenal Jenis Cedera Atlet Esport: Mouse Shoulder

11 Juni 2021, 21:00 WIB
Editor: Nezatullah Wachid Dewantara
Ilustrasi Mouse Shoulder.
Ilustrasi Mouse Shoulder. /(Esports Healthcare)

  • Menjadi seorang atlet esport profesional merupakan salah satu impian baru bagi para gamer.
  • Meski begitu, seorang atlet esport profesional juga memiliki resiko untuk mengalami cedera yang bahkan bisa mengancam karir mereka.
  • Salah satunya adalah cedera pergelangan tangan, yakni Mouse Shoulder.

SKOR.id - Mengenal cedera atlet esport profesional, Mouse Shoulder, dari penyebab hingga penyembuhan.

Atlet esport profesional belakangan ini semakin disorot.

Pasalnya dengan semakin populernya industri esport, semakin banyak gamer yang bercita-cita menjadi atlet esport profesional.

Hal itu disebabkan oleh berbagai kenyamanan yang menjanjikan sebagai atlet esport profesional.

Mulai dari gaji, bonus, popularitas, dan masih banyak yang lain.

Faktor lain yang membuat banyak orang mulai melirik atlet esport sebagai salah satu profesi yang menggiurkan adalah minimnya cedera yang dialami.

Memang, atlet esport tak melakukan kontak langsung dengan pemain lawan atau melakukan banyak pergerakan fisik saat pertandingan yang bisa menyebabkan berbagai cedera.

Akan tetapi, rupanya atlet esport juga tak benar-benar terhindar dari resiko cedera.

Salah satu cedera yang awam terjadi di dunia esport adalah Mouse Shoulder.

Mouse Shoulder adalah cedera yang terjadi pada tempat melekatnya tendon proksimal di otot bisep (brachii).

Ilustrasi Mouse Shoulder.
Ilustrasi Mouse Shoulder. (Esports Health Care)

Terlihat dari namanya, cedera ini lebih rentan dialami oleh para pemain esport profesional di PC karena penggunaan mouse.

Cedera ini diakibatkan oleh posisi duduk dengan lengan yang harus lebih memanjang untuk menggunakan mouse.

Akibatnya, timbul rasa sakit dan tak nyaman di area pundak dan pergelangan atas akibat otot yang mengalami penebalan.

Selain itu beberapa tanda pemain mengalami Mouse Shoulder adalah rasa sakit ketika menggerakkan tangan atau mengangkatnya ke arah atas.

Cedera ini bisa diakibatkan oleh beberapa faktor salah satunya adalah posisi setup gaming yang tak benar.

Posisi meja yang terlalu tinggi sehingga membuat lengan harus diangkat untuk menggunakan mouse bisa menimbulkan Mouse Shoulder, termasuk bila meja terlalu rendah.

Ilustrasi posisi setup gaming yang bisa menimbulkan Mouse Shoulder.
Ilustrasi posisi setup gaming yang bisa menimbulkan Mouse Shoulder. (Esports Healthcare)

Jika masih ringan, melakukan istirahat menjadi salah satu jalan untuk menyembuhkan cedera ini.

Salah satu cara penyembuhannya adalah dengan melakukan pijat aggressive cross-friction.

Selain itu mouse shoulder juga bisa diringankan dengan terapi panas.

Namun bila sudah berat, maka tindakan operasi bisa menjadi salah satu jalan yang harus dilalui.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita esport lainnya:

Sarah Viloid Buka Suara Usai Namanya Ramai Diperbincangkan akibat Video Syur

EVOS Regi Ungkap Hal Penting untuk Jadi Pemain Esports Profesional

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Esports

Jumat, 11 Juni 2021

Mengenal Jenis Cedera Atlet Esport: Back Pain

Mengenal cedera atlet esport profesional, Back Pain, dari penyebab hingga penyembuhan.

Bugar

Kamis, 10 Juni 2021

Daftar Makanan yang Identik dengan Gamers

Makanan-makanan ini hampir bisa ditemukan di saat seorang gamers sedang memainkan game kegemarannya.

Bugar

Kamis, 10 Juni 2021

Pentingnya Brokoli untuk Kesehatan Gamer

Brokoli kaya akan Vitamin C yang dapat membantu tubuh agar tetap sehat.

Terbaru

Esports

Rabu, 23 Juni 2021

Gamers Without Border Gelar Turnamen Amal Berhadiah Rp21 Miliar

Turnamen tersebut adalah CS:GO Elite Tournament yang bakal digelar mulai dari 22-27 Juni 2021.

Mobile Legends

Rabu, 23 Juni 2021

VIDEO: Ini Penampakan Calon Hero Magical Marksman Mobile Legends, Natan

Mobile Legends tengah mempersiapkan satu hero Magical Marksman di Advance Server.

Wild Rift

Rabu, 23 Juni 2021

4 Hero Support Wild Rift yang Cocok Digunakan untuk Solo Rank

Berikut ini adalah 4 rekomendasi champion support untuk digunakan bermain solo rank di Wild Rift.

Esports

Rabu, 23 Juni 2021

Tampil Buruk di Awal Musim LEC Summer Split, SK Gaming Kembalikan Jesiz sebagai Pelatih

SK Gaming menunjuk satu pemain support-nya untuk kembali menjadi pelatih.

Valorant

Rabu, 23 Juni 2021

Daftar Perubahan Valorant Patch 3.0: Kedatangan KAY/O

Deretan perubahan Valorant di episode ketiga patch 3.0.

Esports

Rabu, 23 Juni 2021

Dota 2 Ditolak, CS:GO Upayakan Kompetisi Tetap Digelar di Swedia

PGL terus mencari cara agar CS:GO Stockholm Major tak perlu pindah lokasi.

Esports

Rabu, 23 Juni 2021

5 Tips Bagi Orang Tua Saat Anak Kecanduan Video Games

Konsol video games yang merajalela membuat banyak orang yang kecanduan video game, terutama anak-anak dan remaja.

PUBG Mobile

Rabu, 23 Juni 2021

Aerowolf Pro Team Bakal Jual Semua Player Divisi PUBG Mobile

Aerowolf Limax tak bisa ikuti kompetisi sampai 31 Desember 2022.

PUBG Mobile

Rabu, 23 Juni 2021

Usai McLaren, PUBG Mobile Bakal Kolaborasi dengan Tesla, Ini Bocorannya

Isu ini pertama kali muncul melalui video yang diunggah akun Instagram @traumapubg2.0 yang memperlihatkan video mobil Tesla.

Free Fire

Rabu, 23 Juni 2021

Beberapa Karakter Free Fire yang Lebih Kuat di Mode Clash Squad

Setiap karakter dalam Free Fire memiliki skill yang berbeda-beda.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

X