Memori Liga Indonesia Musim Pertama, Peliknya Pendaftaran dan Transfer Pemain

17 November 2020, 06:45 WIB
Penulis: Estu Santoso
Editor: Estu Santoso
Ilustrasi sejarah Liga Indonesia yang berlangsung mulai musim 1994-1995. Hingga 2020, telah 24 musim berlangsung, termasuk di dalamnya era dualisme kompetisi dan penghentian liga karena kejadian kahar. /Iis Harianto Sabir/Grafis/Skor.id

  • Liga Indonesia edisi pertama pada musim 1994-1995 adalah tantangan besar yang harus dimulai PSSI.
  • Sekitar sepekan sebelum sepak mula Liga Indonesia edisi pertama, pendaftaran pemain jadi masalah pelik.
  • Tak hanya pendaftaran pemain, proses transfer antarpesepak bola juga jadi kendalan serius pada Liga Indonesia edisi pertama.

SKOR.id - Liga Indonesia edisi pertama pada musim 1994-1995 adalah kompetisi pengabungan antara Perserikatan yang amatir dengan Galatama dengan status semipro.

Untuk memulai Liga Indonesia pertama, sejumlah masalah dirasakan PSSI plus operator kompetisi yang bernama resmi Liga Dunhill itu.

Laporan Koran Kompas di halaman 19 pada 19 November 1994, dari sekretariat PSSI diperoleh informasi bahwa empat tim yang belum mendaftarkan nama-nama pemain mereka.

Padahal, pertandingan pertama Liga Dunhill 1994-1995 akan berlangsung 27 November 1994.

Keempat tim itu adalah Persipura Jayapura, PSMS Medan, Persija Jakarta, dan Putra Samarinda.

Diduga keterlambatan pendafatran itu akibat masih belum tuntasnya masalah pepindahan beberapa pemain di beberapa klub tersebut.

Informasi yang dihimpun, bahwa pemain PKT Bontang (Pupuk Kaltim) Ali Sunan sudah resmi pindah ke Assyabaab Salim Grup Surabaya, dengan nilai transfer sebesar Rp20 juta.

Lalu, pemain baru Assyabaab lainnya adalah Kuncoro, yang hengkang dari Arema Malang.

Namun, nama Ali Sunan belum dimasukkan dalam 18 pemain yang didaftarkan Assyabaab Salim Grup Surabaya.

Sementara itu, pemain Mitra Surabaya, Yessy Mustamu yang katanya sudah pindah ke PSIS Semarang ternyata namanya masih didaftarkan klub asalnya tersebut.

Pada daftar itu, Yessy Mustamu bahkan sudah menandatangani tanda setuju memperkuat Mitra Surabaya.

Skuad Persija saat tampil dalam satu pertandingan Liga Kansas atau Liga Indonesia 1996-1997.
Skuad Persija saat tampil dalam satu pertandingan Liga Kansas atau Liga Indonesia 1996-1997. Media Persija

Namun, masalah pemain calon peserta Liga Dunhill yang cukup pelik terjadi pada lima pemain asal Irian Jaya (kini Papua) yang akan masuk ke Warna Agung.

Kelima pemain itu adalah Tommy Songgonao, Boas Hanasbe, Franky Samai, dan kiper Jermias Kopau.

Ketua Komda (kini Asprov) PSSI Irian Jaya (kini Papua), AE Mangindaan belum memberikan izin soal perpindahan pemain-pemain tersebut.

Pelatih Warna Agung, Endang Tirtana mengatakan, klubnya hanya akan mendaftarkan pemain-pemain itu jika persoalan perpindahannya sudah selesai.

Endang Tirtana juga mengatakan, walau hingga batas akhir belum selesai, tetap saja mereka takkan memaksakan pendaftaran pemain-pemain itu ke Liga Dunhill.

Dari jumlah maksimal 25 pemain yang boleh didaftarkan satu tim, sebagian besar klub baru mendaftarkan jumlah pemain yang jauh lebih sedikit dari ketentuan itu.

Skuad utama Persib saat meraih gelar juara Liga Indonesia edisi pertama musim 1994-1995.
Skuad utama Persib saat meraih gelar juara Liga Indonesia edisi pertama musim 1994-1995. Instagram Yudi Guntara

PSM Ujungpandang (kini PSM Makassar) misalnya, baru mendaftarkan sebanyak 15 pemain.

Lalu ada kasus kisruh empat pemain dari Jawa Timur atas nama Marzuki Badriawan, Mulyono, Ibnu Graham, dan Yusuf Ekodono, yang melibatkan antara Mitra dan Assyabaab.

Sebelumnya diumumkan, bahwa Marzuki dan Mulyono bergabung dengan Mitra, sedangkan dua pemain lainnya bergabung dengan Persebaya.

Hanya saja, baik Mitra Surabaya dan Persebaya hingga kurang sepekan jelang pelaksanaan laga pertama Liga Indonesia edisi perdana belum mendaftarkan keempat pemain itu.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Liga Indonesia lainnya:

Liga Indonesia Edisi Pertama Ternyata Terapkan Golden Goal

Denda Kartu Merah di Liga Indonesia Musim Pertama Tak Sampai Sejuta Rupiah

Tag

Video

Komentar

Terbaru

Timnas Indonesia

Kamis, 26 November 2020

Kenangan Mantan Striker Timnas Indonesia soal Laga Lawan Diego Maradona

Mantan striker timnas Indonesia, Bambang Nurdiansyah, pernah berhadapan dengan timnas Argentina yang diperkuat Diego Maradona.

Timnas Indonesia

Kamis, 26 November 2020

Kisah Diego Maradona dan Timnas Indonesia di Piala Dunia Remaja 1979

Saat masih junior, Diego Maradona pernah bertanding melawan timnas Indonesia di Piala Dunia Remaja 1979.

Liga 1

Rabu, 25 November 2020

Modal Arema FC untuk Wakili Indonesia di Piala AFC 2021

Arema memiliki peluang untuk mewakili Indonesia di Piala AFC 2021.

Liga 1

Rabu, 25 November 2020

Pemain Madura United Ini Rasakan Kenyamanan Berlatih di Sawah yang Penuh Lumpur

Pemain muda Madura United, Moch. Kevy Syahertian, saat ini berlatih mandiri di Jember, Jawa Timur.

Liga 1

Rabu, 25 November 2020

Gelandang Persib Kantongi Lisensi C AFC walau Baru Berusia 23 Tahun

Pada usianya yang baru 23 tahun, pemain Persib Bandung, Agung Mulyadi, sudah mengantongi lisensi kepelatihan C AFC.

Liga 1

Rabu, 25 November 2020

Cerita Tony Sucipto tentang Angka Keramat di Persib dan Persija

Bek sayap Persija, Tony Sucipto, mengisahkan mengapa ia selalu mengenakan nomor punggung dengan angka enam.

Timnas Indonesia

Rabu, 25 November 2020

Bukan karena Tarkam, Beckham Putra Ceritakan Kronologi Dirinya Cedera

Kenyataan pahit harus dihadapi oleh Beckham Putra Nugraha, gelandang Persib saat ikuti pemusatan latihan timnas U-19.

Liga 1

Rabu, 25 November 2020

Bhayangkara FC Pusatkan Latihan di Stadion Milik Universitas Sebelas Maret

Bhayangkara FC menggeser pemusatan latihan di Solo, Jawa Tengah, tepatnya di Stadion UNS milik Universitas Sebelas Maret.

Timnas Indonesia

Rabu, 25 November 2020

Beckham Putra: Pak Ketua Umum PSSI yang Biayai MRI Saya

Beckham Putra Nugraha masih fokus menjalani program pemulihan cedera lutut sehingga belum bisa gabung timnas U-19.

Liga 1

Rabu, 25 November 2020

Pelatih PSIS Semarang Ungkap Alasan Izinkan Pemainnya Ikuti Tarkam

Pelatih PSIS Semarang punya alasan kuat mengapa izinkan pemainnya ikuti pertandingan antarkampung atau tarkam.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

X