Lockdown Lagi, Persiapan Bulu Tangkis Malaysia ke Olimpiade Tokyo Jalan Terus

8 Juni 2021, 11:30 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Sesi foto bersama Raja Malaysia, Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al Mustafa Billah Shah, dengan atlet muda bulu tangkis Malaysia pada Selasa 6 April 2021.
Sesi foto bersama Raja Malaysia, Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al Mustafa Billah Shah, dengan atlet muda bulu tangkis Malaysia pada Selasa 6 April 2021. /(BAMalaysia/Twitter)

  • Timnas bulu tangkis Malaysia untuk Olimpiade Tokyo terus beradaptasi setelah lockdown nasional diberlakukan sejak 1 Juni 2021.
  • Tim Olimpiade Malaysia dibebaskan mencari aktivitas pribadi di setiap jeda latihan.
  • BAM terus berkoordinasi dengan dewan Olimpiade Malaysia terkait pemberangkatan atlet ke Tokyo musim panas ini.

SKOR.id - Lockdown nasional yang diterapkan oleh pemerintah Malaysia secara langsung mempengaruhi aktivitas latihan para pebulu tangkis nasional yang akan terbang ke Olimpiade Tokyo.

Direktur kepelatihan bulu tangkis Malaysia (BAM), Wong Choong Hann, mengatakan bahwa seluruh pemain terutama yang berada dalam program Road to Tokyo (RTT) dan pelatih terus beradaptasi dengan keadaan.

"Tidak mudah untuk tetap termotivasi dalam kondisi anyar sekaligus sulit seperti saat ini. Namun, saya yakin para pemain dan pelatih telah beradaptasi dengan rutinitas yang ada," ucap Wong dilansir dari NST.

"Kami telah berlatih dalam kondisi seperti ini sejak lama dan telah menerima bahwa memang beginilah situasinya," imbuhnya.

"Saya yakin pentingnya menjaga fokus karena sistem latihan berbasis karantina seperti ini bukanlah hal baru."

Lockdown yang tentu saja membatasi aktivitas pelatnas diakui Wong membuat banyak jeda waktu luang untuk para pemain dan pelatih.

Eks pebulu tangkis nomor satu dunia tersebut mengatakan bahwa BAM membebaskan seluruh atlet termasuk kategori RTT untuk mengisi waktu luang mereka sesuai hobi masing-masing.

"Sejujurnya kami belum memutuskan apapun karena latihan telah menghabiskan banyak waktu para pemain dan pelatih. Jadi, kami mengizinkan mereka menghabiskan jeda mereka dengan cara masing-masing," kata Wong menjelaskan.

"Dengan adanya teknologi maka kami tetap bisa saling terhubung. Kami mengizinkan mereka mengeksplorasi kreativitas dan kebebasan masing-masing."

Ganda putra Malaysia, Aaron Chia (kanan)/Soh Wooi Yik, menang medali emas SEA Games 2019 di Filipina.
Ganda putra Malaysia, Aaron Chia (kanan)/Soh Wooi Yik, menang medali emas SEA Games 2019 di Filipina. (instagram.com/aaronchiatengfong)

Terkait keberangkatan ke Tokyo, Wong menegaskan bawhwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Dewan Olimpiade Malaysia (OCM).

"Dengan Covid-19 yang terus berevolusi dan berubah setiap harinya, kami terus berkomunikasi dengan OCM. Kami akan memutuskan skenario pemberangkatan dalam beberapa pekan ke depan," ucapnya menegaskan.

Malaysia tercatat mengirim delapan pemain ke Olimpiade Tokyo, yakni Lee Zii Jia (tunggal putra) dan Soniia Cheah (tunggal putri).

Kemudian Aaron Chia/Soh Wooi Yik (ganda putra), Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean (ganda putri), dan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (ganda campuran).

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

Soal Medali Olimpiade Tokyo, Mathias Christiansen Realistis

Mental dan Teknik Jadi Fokus Latihan Tunggal Putra Indonesia jelang Olimpiade

  • Sumber: nst.com.my
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Badminton

    Kamis, 3 Juni 2021

    Ganda Putra Malaysia Siapkan Mental jika Olimpiade Tokyo Batal

    Aaron Chia/Soh Wooi Yik mengaku buta dengan kekuatan lawan karena terimbas Covid-19.

    Badminton

    Sabtu, 5 Juni 2021

    Carolina Marin Mundur dari Olimpiade Tokyo, Pusarla Sindhu Waspadai Top 10 Lain

    Tai Tzu Ying, Ratchanok Intanon, hingga He Bing Jiao masuk radar lawan berat Pusarla V Sindhu di Olimpiade Tokyo.

    Terbaru

    Badminton

    Minggu, 13 Juni 2021

    5 Pebulu Tangkis Tertua di Olimpiade Tokyo: Hendra Setiawan Tak Sendiri

    Hendra Setiawan atlet tertua di jajaran kontingen bulu tangkis Indonesia menuju Olimpiade Tokyo.

    Badminton

    Minggu, 13 Juni 2021

    Mengintip Kekuatan Bulu Tangkis Taiwan di Olimpiade Tokyo 2020

    Tai Tzu Ying dan Lee Yang/Wang Chi-Lin adalah kekuatan utama Taiwan di Olimpiade Tokyo.

    Badminton

    Minggu, 13 Juni 2021

    Target Richard Mainaky untuk Praveen Jordan/Melati Daeva di Olimpiade Tokyo 2020

    Richard Mainaky menargetkan medali untuk Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di Olimpiade Tokyo.

    Badminton

    Sabtu, 12 Juni 2021

    Mengintip Peta Kekuatan Ganda Bulu Tangkis Cina di Olimpiade Tokyo 2020

    Meski lama vakum dari tur dunia, Cina tetap jadi salah satu poros kuat dalam peta persaingan bulu tangkis Olimpiade.

    Badminton

    Sabtu, 12 Juni 2021

    Bocoran Peta Kekuatan Tunggal Cina di Olimpiade Tokyo 2020

    Xia Xuanze melihat bahwa tunggal putri Cina lebih greget ketimbang tunggal putra.

    Badminton

    Jumat, 11 Juni 2021

    Chen Long, Juara Bertahan Terakhir di Olimpiade Tokyo

    Hanya Chen Long yang berpeluang mempertahankan medali emas Rio 2016 di Tokyo 2020.

    Badminton

    Kamis, 10 Juni 2021

    Ranking Perolehan Medali Olimpiade dari Cabor Bulu Tangkis, Indonesia Nomor 2

    Indonesia adalah negara tersukses kedua di cabang bulu tangkis Olimpiade

    Badminton

    Kamis, 10 Juni 2021

    Bela Azerbaijan, Pebulu Tangkis Berdarah Indonesia Wujudkan Mimpi ke Olimpiade

    Ade Resky Dwicahyo jadi satu-satunya pebulu tangkis Azerbaijan di Olimpiade Tokyo 2020.

    Badminton

    Kamis, 10 Juni 2021

    Hampir 40 tahun, Pebulu Tangkis Vietnam Lolos Kualifikasi Olimpiade Tokyo

    Tien Minh Nguyen akan tampil di Olimpiade keempatnya saat Tokyo 2020.

    Badminton

    Rabu, 9 Juni 2021

    PBSI akan Realisasikan TC Olimpiade Tokyo di Kumamoto

    TC Kumamoto diperkirakan akan berlangsung sekitar tanggal 8 Juli 2021.
    X