Kisah Thomas Tuchel Membuat Keajaiban dalam 157 Hari

30 Mei 2021, 19:30 WIB
Penulis: Irfan Sudrajat
Editor: Irfan Sudrajat
Thomas Tuchel pada hari pertama tugasnya sebagai pelatih Chelsea.
Thomas Tuchel pada hari pertama tugasnya sebagai pelatih Chelsea. /twitter.com/ChelseaFC

  • Thomas Tuchel, dari pelatih yang dipecat Paris Saint-Germain, menjadi sosok kunci sukses Chelsea meraih gelar Liga Champions 2020-2021.
  • Thomas Tuchel melakukan perubahan dengan mengubah pola empat bek menjadi tiga bek.
  • Pelatih asal Jerman ini juga menempatkan Kai Havertz lebih banyak bermain di Liga Champons ketimbang Liga Inggris.

SKOR.id - Sukses Thomas Tuchel bersama Chelsea cocok untuk menjadi contoh dari kalimat klise "kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan".

Sebelumnya, terjadi kepada Luis Suarez yang ditendang Barcelona tapi sukses bersama Atletico Madrid.

Namun, sepak bola ingin mencontohkan kisah lainnya melalui perjalanan Thomas Tuchel. Pria asal Jerman ini membuat keajaiban dan itu terjadi dalam waktu 157 hari.

Sejak mengalami pemecatan sebagai pelatih Paris Saint-Germain hingga kemudian justru menjadi pelatih yang meraih gelar Liga Champions bersama Chelsea.

Sejak 24 Desember 2020 ketika dirinya dipecat oleh Paris Saint-Germain, hingga kemudian tampil di final Liga Champions bersama Chelsea, pada 29 Mei 2021, banyak keajaiban yang terjadi dalam 157 hari perjalanan pria berusia 47 tahun ini.

Cedera Ankle dan Final Liga Champions 2019-2020

Perjalanan 157 hari hanya bagian dari kisah Thomas Tuchel. Namun, sebelum itu, ada momen ketika pelatih asal Jerman ini mengalami fase yang dapat dikategorikan terbaik dalam kariernya.

Fase ketika dirinya membawa Paris Saint-Germain ke final Liga Champions 2019-2020.

Thomas Tuchel mendampingi Kylian Mbappe dan kawan-kawan dalam kondisi cedera pergelangan kaki (ankle) yang dialaminya saat sesi latihan, jelang menghadapi Atalanta pada perempat final musim lalu itu.

Karena itu, penampakkan Thomas Tuchel dengan kruk di pinggir lapangan menjadi salah satu perhatian. Hanya, semua itu tidak diakhiri dengan gelar di Liga Champions.

Di final, Paris Saint-Germain kalah dari Bayern Muenchen, kegagalan yang diyakini membuat dirinya tidak mendapat tempat lagi di kamar ganti di antara sejumlah pemain.

Kegagalan tersebut yang juga diyakini membuat manajemen Les Parisiens memiliki rencana untuk mencari pelatih baru.

Pemecatan Terjadi

Paris Saint-Germain kemudian akhirnya menemukan alasan yang cukup untuk memecat sang pelatih.

Bukan karena prestasinya pada 2020-2021 melainkan karena kalimat yang disampaikannya dalam wawancara di televisi Sport 1.

Kalimat tersebut adalah: "Saya seperti seorang politisi di olahraga ketimbang sebagai pelatih," kata Thomas Tuchel.

Ternyata, apa yang disampaikan Thomas Tuchel dalam wawancara tersebut sudah cukup membuat gerah di tingkat manajemen.

Direktur Olahraga PSG, Leonardo (kiri), berbincang dengan Thomas Tuchel saat masih melatih Paris Saint-Germain.
Direktur Olahraga PSG, Leonardo (kiri), berbincang dengan Thomas Tuchel saat masih melatih Paris Saint-Germain. (Twitter/Le_Parisien)

Menurut pers Eropa, kalimat Thomas Tuchel membuat manajemen Paris Saint-Germain gerah dan menilai dia tidak menghargai orang-orang yang secara hierarki berada di atas dirinya.

Hubungannya dengan Direktur Olahraga Leonardo pun yang awalnya mulai tidak harmonis, benar-benar menjadi retak.

Kabar mengejutkan pun terjadi. Sehari jelang Natal atau tepatnya 24 Desember 2020, Paris Saint-Germain pun memecat Thomas Tuchel sebagai pelatih dan digantikan dengan Mauricio Pochettino.

Dengan situasi itu pula, Thomas Tuchel merayakan malam Natal di Paris dengan cara yang ironis.

Revolusi di Chelsea

Perjalanan Thomas Tuchel pun terkoneksi dengan situasi yang terjadi di London. Di kota ini, Chelsea ada dalam situasi naik dan turun di bawah asuhan Frank Lampard.

Dalam empat laga beruntun yaitu lawan Arsenal, Aston Villa, Manchester City, dan Leicester City, The Blues tidak pernah menang. Mereka mengalami tiga kekalahan dan sekali hasil imbang.

Situasi tersebut membuat Chelsea tercecer ke posisi ke-10 di pekan ke-18 Liga Inggris. Meski kemudian menang atas Fulham di laga selanjutnya, Frank Lampard akhirnya dipecat.

Chelsea pun kemudian mengangkat Thomas Tuchel, pelatih yang saat itu tengah menganggur.

Kehadiran Thomas Tuchel sekaligus menepis rencana tim milik Roman Abramovich ini mengangkat Ralf Rangnick.

Pada 26 Januari 2021, Thomas Tuchel pun resmi sebagai pelatih Chelsea.

Hasil yang tidak konsisten hingga tidak maksimalnya performa Timo Werner dan Kai Havertz, menjadi tantangan yang dihadapinya di London.

Namun, apa yang kali pertama diubah Thomas Tuchel dari aspek teknik dan taktik?

157 Hari Keajaiban Thomas Tuchel
157 Hari Keajaiban Thomas Tuchel (Grafis: Dede S Mauladi/Skor.id)

Jelas sekali bahwa perubahan yang terjadi dari skema. Jika pada era kepelatihan Frank Lampard Chelsea menggunakan pola empat bek, Thomas Tuchel menggunakan formasi tiga bek.

Dari pola 4-3-3 bersama Frank Lampard, menjadi 3-4-2-1 bersama Thomas Tuchel. Dari 19 laga Liga Inggris bersamanya, hanya sekali dia menerapkan pola empat bek yaitu saat imbang 0-0 lawan Leeds United.

Dalam 10 pertandingan awal Liga Inggris di bawah asuhan Thomas Tuchel, Chelsea tidak terkalahkan dengan enam laga di antaranya menang.

Sukses itu kemudian dibawa pula ke ajang Liga Champions. Dalam enam laga fase knockout Chelsea meraih empat kemenangan, sekali imbang, dan sekali kalah.

Semua itu ditandai dengan gelar Liga Champions yang akhirnya berhasil diraih setelah mengalahkan Manchester City, 1-0 pada 29 Mei 2021 lalu.

Tiga bek yang diturunkan Thomas Tuchel kerap tidak berubah. Cesar Azpilicueta, Antonio Rudiger, dan Thiago Silva.

Para pemain Chelsea mengangkat trofi Liga Champions setelah mengalahkan Manchester City 1-0 di final, Minggu (30/5/2021) dini hari WIB.
Para pemain Chelsea mengangkat trofi Liga Champions setelah mengalahkan Manchester City 1-0 di final, Minggu (30/5/2021) dini hari WIB. Twitter @ChelseaFC

Trio pertahanan ini yang diturunkan dalam debutnya sebagai pelatih Chelsea saat lawan Wolverhampton, 27 Januari 2021.

Dan tiga bek itu pula yang diturunkan dalam final Liga Champions lawan Manchester City, empat bulan kemudian.

Perbedaan lainnya dengan Lampard. Jika Timo Werner dan Kai Havertz kerap diturunkan bersama oleh Lampard, Thomas Tuchel menjadikan Kai Havertz lebih banyak bermain di ajang Liga Champions.

Ya, itulah keajaiban yang diciptakan Thomas Tuchel. Dia dipecat, datang, dan membuat kejutan di Liga Inggris dan juga Liga Champions.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Chelsea lainnya:

VIDEO: Fans Chelsea Rayakan Gelar Juara Liga Champions 2020-2021

Rekor-rekor yang Diraih Edouard Mendy usai Antarkan Chelsea Juara Liga Champions

  • Sumber: as.com
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Liga Champions

    Minggu, 30 Mei 2021

    VIDEO: Pep Guardiola Janji Bawa Manchester City ke Final Liga Champions Lagi

    Berikut ini video wawancara Pep Guardiola setelah Manchester City kalah dari Chelsea FC di final Liga Champions.

    Liga Champions

    Minggu, 30 Mei 2021

    VIDEO: Thomas Tuchel Dedikasikan Trofi Liga Champions untuk Orang Tua dan Anak-Anak

    Skorer dapat menyaksikan reaksi Thomas Tuchel setelah memenangkan trofi Liga Champions pertamanya sebagai pelatih.

    Liga Champions

    Minggu, 30 Mei 2021

    Rahasia N'Golo Kante Tampil Gemilang di Final Liga Champions: Nasi Lemak

    Gelandang Chelsea, N'Golo Kante, menjadikan nasi lemak sebagai santapan terakhirnya sebelum berangkat ke final Liga Champions.

    Liga Champions

    Minggu, 30 Mei 2021

    Cetak Gol Kemenangan Chelsea, Kai Havertz Tidak Bisa Berkata-kata

    Penyerang Kai Havertz membantu Chelsea meraih gelar Liga Champions 2020-2021 usai menumbangkan Manchester City.

    Terbaru

    Liga Champions

    Rabu, 16 Juni 2021

    Belum Mundur dari European Super League, Juventus, Real Madrid dan Barcelona Tetap di Liga Champions

    Juventus, Real Madrid, dan Barcelona menjadi tiga klub besar Eropa yang memutuskan untuk tidak mengundurkan diri dari liga baru, European Super League.

    Liga Champions

    Selasa, 15 Juni 2021

    VIDEO: Carlo Ancelotti Nyanyikan Anthem Real Madrid Usai Sabet La Decima

    Carlo Ancelotti menyanyikan anthem Los Blancos di hadapan para peman dan suporter.

    Liga Champions

    Minggu, 13 Juni 2021

    VIDEO: Nostalgia Gelar Liga Champions Pertama Real Madrid pada 65 Tahun Silam

    Real Madrid merupakan tim tersukses di Liga Champions dengan raihan 13 trofi.

    Liga Champions

    Jumat, 4 Juni 2021

    Sabet Liga Champions, Thomas Tuchel Langsung Diganjar Perpanjangan Kontrak

    Pelatih asal Jerman ini mengikat kerja sama hingga 2024.

    Liga Champions

    Senin, 31 Mei 2021

    VIDEO: Ekspresi Cesar Azpilicueta Jadi Kapten Chelsea saat Juarai Liga Champions

    Cesar Azpilicueta berbicara soal rasa bangganya mengangkat trofi Liga Champions sebagai kapten Chelsea.

    Liga Champions

    Senin, 31 Mei 2021

    Sabet Liga Champions Perdana, Rudiger Merasa Beruntung Tetap di Chelsea

    Anthony Rudiger hampir angkat kaki dari Chelsea pada Januari lalu karena tak mendapat tempat reguler.

    Liga Champions

    Minggu, 30 Mei 2021

    10 Tahun Josep Guardiola Setia kepada Filosofinya, Apa yang Salah

    Josep Guardiola tidak pernah lagi meraih gelar Liga Champions dalam 10 tahun terakhir.

    Liga Champions

    Minggu, 30 Mei 2021

    Kisah Thomas Tuchel Membuat Keajaiban dalam 157 Hari

    Thomas Tuchel mampu mengubah kariernya dari terpuruk menjadi sosok yang membawa Chelsea juara Liga Champions.

    Liga Champions

    Minggu, 30 Mei 2021

    Pep Guardiola Jelaskan Alasan Man City Tidak Gunakan Gelandang Bertahan di Final Liga Champions

    Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, membuat keputusan yang mengejutkan dengan tidak memainkan gelandang bertahan sejak awal pertandingan.

    Liga Champions

    Minggu, 30 Mei 2021

    Chelsea Juara Liga Champions, Thiago Silva Berharap PSG Segera Menyusul

    Bek, Thiago Silva, berhasil menjuarai Liga Champions 2020-2021 usai Chelsea mengalahkan Manchester City.
    X