Kilas Balik Piala Eropa 2012

10 Juni 2021, 15:50 WIB
Penulis: Thoriq Az Zuhri
Editor: Thoriq Az Zuhri
Kilas Balik Piala Eropa.
Kilas Balik Piala Eropa. /Jovi/Skor.id

SKOR.id - Gelaran Piala Eropa 2012 adalah kali terakhir generasi emas timnas Spanyol menguasai dunia.

Timnas Spanyol berhasil jadi juara Piala Eropa 2012 yang dihelat di Polandia dan Ukraina.

Ini kali pertama ada tim yang juara Euro dua kali beruntun dan tim pertama yang juara tiga kali beruntun kompetisi besar usai Spanyol juga juara Piala Dunia 2010.

Akan tetapi, siapa menyangka ini adalah awal dari akhir generasi emas Spanyol ini, dengan mereka kemudian tampil buruk di Piala Dunia 2014 serta Piala Eropa 2016.

Di gelaran ini, Spanyol berada di grup C. Mereka jadi juara grup usai imbang lawan Italia (1-1), dan dua kali menang: lawan Republik Irlandia (4-0) serta Kroasia (1-0).

 

Spanyol kemudian menyingkirkan Prancis di delapan besar (2-0) sebelum menang lawan Portugal lewat adu penalti (4-2) di semifinal.

Lawan di final adalah Italia yang sempat mereka hadapi di babak grup, akan tetapi dengan hasil yang sangat berbeda.

Timnas Spanyol tanpa ampun membantai Italia 4-0 di partai puncak dan pulang dengan gelar juara di tangan.

David Silva, Jordi Alba, Fernando Torres, dan Juan Mata jadi pencetak gol di partai puncak. Gol memang berasal dari banyak pemain, total ada tujuh pemain yang mencetak gol sepanjang turnamen, dengan Torres yang terbanyak dengan tiga gol.

BOLA & MASKOT

Adidas Tango 12 jadi bola resmi, dengan nama diambil dari keluarga Adidas Tango yang sempat sangat terkenal, meski kini tak memiliki kesamaan dengan Tango dahulu.

Bola ini kabarnya peningkatan dari bola Jabulani yang digunakan di Piala Dunia 2010 dan mendapatkan banyak kritikan.

Maskot Piala Eropa 2012, Slavek dan Slavko.
Maskot Piala Eropa 2012, Slavek dan Slavko. (Twitter.com/historicshirts)

Slavek dan Slavko adalah maskot Euro 2012, kembar yang menggambarkan kedua negara penyelenggara, Polandia dan Ukraina.

Keduanya mengenakan warna kebanggaan kedua negara, merah dan putih untuk Polandia dan kuning dan biru untuk Ukraina.

LAGA MENARIK: JERMAN VS ITALIA

Ini adalah laga milik Mario Balotelli.

Sebelum laga, Balotelli sempat berujar bahwa ia tak selebrasi gol karena seperti tukang pos yang tak selebrasi setelah melakukan pekerjaannya mengantarkan surat.

Akan tetapi, saat mencetak gol pada laga ini, Balotelli kemudian melepas bajunya dan melakukan selebrasi dengan pose tubuh kekar.

Mario Balotelli (kanan), merayakan gol untuk timnas Italia ke gawang Jerman di Piala Eropa 2012.
Mario Balotelli (kanan), merayakan gol untuk timnas Italia ke gawang Jerman di Piala Eropa 2012. (Twitter.com/EURO2020)

Jerman merupakan tim yang lebih favorit usai penampilan meyakinkan sepanjang babak grup dan delapan besar.

Italia yang lolos ke semifinal berkat adu penalti lawan Inggris, apalagi dengan pemain yang memiliki lebih sedikit bintang, lebih banyak dipandang sebelah mata.

Dua gol Balotelli kemudian hanya bisa dibalas sekali oleh penalti Mesut Ozil pada menit ke-90+2, membuat italia berhak lolos ke partai puncak.

PEMAIN BINTANG: ANDRES INIESTA

Jika Xavi adalah bintang Piala Eropa 2008, maka Iniesta merupakan rembulan di Piala Eropa 2012, penampilannya membawa sinar yang mulai redup di timnas Spanyol dengan para pemain utama bertambah usia.

"Dalam berbagai hal, Iniesta jadi simbol turnamen ini. Dia kreatif dan juga pergerakannya dengan atau tanpa bola," ujar Andy Roxburgh, anggota Komite Teknik UEFA yang bertugas memilih Pemain Terbaik.

"Kami merasa ia melambangkan banyak hal dari semua hal yang kami lihat."

Andres Iniesta ketika tampil bersama timnas Spanyol.
Andres Iniesta ketika tampil bersama timnas Spanyol. (Twitter Euro 2020)

Pemain yang saat itu berusia 28 tahun tersebut memang tak mencetak gol dan hanya mencatat satu assist, tapi penampilan terbaiknya tak bisa dilihat dari hanya statistik semata.

Iniesta tampil enam kali, dan setiap kali tampil selalu jadi mercusuar penampilan Spanyol dengan giringan-giringan atau umpan magis kepada rekan-rekannya, memberi kehidupan ke permainan Tim Matador.

DATA & STATISTIK

Tuan Rumah: Polandia dan Ukraina
Jumlah Peserta: 16
Juara: Spanyol
Runner-up: Italia
Total Gol: 76 (2,45 per laga)
Top Skor: Mario Mandzukic, Mario Gomez, Mario Balotelli, Cristiano Ronaldo, Alan Dzagoev, Fernando Torres (3 gol)
Pemain Terbaik: Andres Iniesta
Total Penonton: 1.440.896 (46.481 penonton per laga)

 

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Piala Eropa 2020 Lainnya:

Kilas Balik Piala Eropa 1996

Kilas Balik Piala Eropa 1992

  • Sumber: UEFA
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Dunia

    Rabu, 9 Juni 2021

    Kilas Balik Piala Eropa 1988

    Belanda berhasil meraih juara pertama di Piala Eropa dalam turnamen yang bisa terbilang langka.

    Dunia

    Rabu, 9 Juni 2021

    KIlas Balik Piala Eropa 1980

    Momen timnas Jerman Barat tampil sebagai juara Piala Eropa 1980.

    Dunia

    Rabu, 9 Juni 2021

    Kilas Balik Piala Eropa 1984

    Michel Platini memimpin Prancis juara Piala Eropa 1984.

    Terbaru

    Dunia

    Kamis, 24 Juni 2021

    Lahirkan 18 Gol dalam Sehari, Piala Eropa 2020 Pecahkan Rekor

    Euro 2020 menorehkan rekor setelah 18 gol tercipta dalam tempo sehari saja.

    Dunia

    Kamis, 24 Juni 2021

    Bertemu di 16 Besar Piala Eropa 2020, Ini Rekor Pertemuan Belgia vs Portugal

    Berikut ini adalah rekor pertemuan antara Belgia vs Portugal di semua kompetisi.

    Dunia

    Kamis, 24 Juni 2021

    Copa America 2021: Jadwal, Hasil, dan Klasemen Lengkap

    Simak jadwal, hasil, dan klasemen lengkap Copa America 2021 dalam artikel ini!

    Dunia

    Kamis, 24 Juni 2021

    Hasil Brasil vs Kolombia di Copa America 2021: Gol Telat Casemiro Bawa Selecao Juara Grup

    Carlos Casemiro menjadi pahlawan kemenangan Brasil atas Kolombia di laga Grup B Copa America 2021, Kamis (24/6/2021) pagi WIB.

    Dunia

    Kamis, 24 Juni 2021

    Polandia Terdepak dari Piala Eropa 2020, Robert Lewandowski Catat Sejarah

    Robert Lewandowski tercatat dalam sejarah sepak bola Polandia saat dikalahkan Swedia di Piala Eropa 2020.

    Dunia

    Kamis, 24 Juni 2021

    VIDEO: Inggris Panen Keuntungan dari Sterling yang Tak Kelelahan

    Pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate, mengaku senang melihat Raheem Sterling yang tak kelelahan.

    Dunia

    Kamis, 24 Juni 2021

    Meski Tersingkir di Piala Eropa 2020, Hungaria Sukses Pertahankan Rekor Berusia 110 Tahun

    Hungaria tetap menorehkan catatan baik meskipun harus tersingkir dari Piala Eropa 2020.

    Dunia

    Kamis, 24 Juni 2021

    Gianluca Lapadula Menginspirasi Comeback Peru saat Tahan Ekuador di Copa America 2021

    Peru berhasil melakukan comeback dan menahan Ekuador 2-2 di laga Grup B Copa America 202pada Rabu (24/6/2021).

    Dunia

    Kamis, 24 Juni 2021

    14 Fakta Menarik Setelah Portugal Imbang 2-2 lawan Prancis di Piala Eropa 2020

    Ada setidaknya 14 fakta menarik setelah Portugal bermain imbang 2-2 melawan Prancis pada matchday 3 Grup F Piala Eropa 2020, Kamis (24/6/2021) dini hari WIB.

    Dunia

    Kamis, 24 Juni 2021

    Portugal vs Prancis: Didier Deschamps Ungkap Penyesalan Terbesarnya

    Pelatih Prancis, Didier Deschamps, mengungkap penyesalan terbesarnya pada laga Kamis (24/6/2021) dini hari WIB.
    X