Ketika Eks-Pemain Liverpool, Mamadou Sakho, Divonis Doping

5 November 2020, 17:33 WIB
Penulis: Hedi Novianto
Editor: Hedi Novianto
Eks-pemain Liverpool yang kini membela Crystal Palace, Mamadou Sakho, pernah divonis memakai doping.
Eks-pemain Liverpool yang kini membela Crystal Palace, Mamadou Sakho, pernah divonis memakai doping. /Twitter/Mamadousakho

SKOR.id - Eks-pemain Liverpool yang kini membela Crystal Palace, Mamadou Sakho, pernah ketiban sial dengan divonis menggunakan doping.

Peristiwa itu terjadi pada 2016 saat Mamadou Sakho masih memperkuat Liverpool. Bek tengah ini positif dalam tes doping karena mengonsumsi suplemen zat pembakar lemak.

Tes doping itu dijalani Mamadou Sakho seusai Liverpool bermain melawan Manchester United dalam partai Liga Europa.

Alhasil, pemain yang sekarang berusia 30 tahun itu harus menjalani larangan bermain (banned) untuk sementara waktu.

Sakho juga absen dalam final Liga Europa antara Liverpool dan Sevilla. Posisinya di timnas Prancis untuk Euro 2016 pun sirna.

Pada Juli 2016, Komisi Disiplin UEFA menyatakan Sakho tidak bersalah karena suplemen yang dikonsumsinya tidak ada dalam daftar terlarang buatan WADA (Badan Anti-Doping Dunia).

Laboratorium WADA pun ketika itu tak yakin dengan status suplemen yang dikonsumsi Sakho.

Kendati begitu, WADA mengirim pernyataan kepada The Telegraph pada Agustus 2016 dan The Guardian pada April 2017.

Isinya, WADA menyatakan Mamadou Sakho telah mengonsumsi doping untuk meningkatkan performanya. Artinya mantan pemain Paris Saint-Germain ini positif doping.

Sakho tidak tinggal diam. Pemain yang bergabung dengan Crystal Palace pada Agustus 2017 ini menuntut WADA dengan alasan fitnah karena UEFA sudah menyatakan sebaliknya.

Mamadou Sakho saat masih berbaju Liverpool pada 2013-2017. (Twitter/LFCMagazine)
Mamadou Sakho saat masih berbaju Liverpool pada 2013-2017. (Twitter/LFCMagazine)

Dalam sidang di pengadilan tinggi di London, Rabu (4/11/2020), terungkap bahwa Sakho juga menuntut permintaan maaf dan uang ganti rugi dari WADA.

"Reputasi Mamadou Sakho rusak setelah publikasi besar-besaran di media yang mencapai jutaan pembaca," ujar pengacara Mamadou Sakho, Julian Santos.

"WADA telah meminta maaf dan bersedia membayar uang kompensasi, serta tak akan mengulangi tuduhannya," Santos menambahkan.

WADA mengakui kesalahan mereka terhadap pemain yang menghabiskan karier empat tahun di Liverpool ini. Guy Vassall-Adams, pengacara WADA, dalam sidang mengatakan bahwa badan antidoping tersebut mengaku salah karena tidak mengindahkan keputusan UEFA.

"WADA menegaskan bahwa Mamadou Sakho tidak melanggar peraturan antidoping UEFA. Dia tidak curang atau tidak melakukan tindakan yang bisa menguntungkannya dalam pertandingan.

"WADA menyesal telah merusak reputasi Sakho akibat fitnah kami sehingga dia kecewa dan malu," ujar Vassal-Adams.

Berbicara di luar pengadilan, Sakho mengaku lega serta gembira untuk dirinya, kerabat, dan kolega yang menemaninya selama menghadapi kasus ini.

"Ini bukan hal mudah saat Anda adalah pemain atau atlet profesional. Ini hal terburuk yang bisa terjadi pada Anda, dituduh menggunakan doping," kata pemain kelahiran Paris, Prancis, ini.

"Ini adalah hari besar untuk kisah hidup saya. Saya pikir ini penting bagi semua atlet untuk menjadikan kasus ini sebagai contoh dan berhati-hati terhadap suplemen yang dikonsumsi," Mamadou Sakho menutup.

Ikuti juga Instagram, Facebook, YouTube dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Doping Lainnya:

Christian Coleman Dilarang Tampil di Olimpiade Tokyo Usai 3 Kali Mangkir Tes Doping

Indonesia Bakal Jadi Negara Ketiga di Asia Tenggara yang Punya Laboratorium Anti Doping

  • Sumber: Press Association
  • Tag

    Video

    Komentar

    Terbaru

    Liga Inggris

    Jumat, 18 Juni 2021

    Fernandinho Bakal Dapat Kontrak Setahun Lagi di Manchester City

    Fernandinho kabarnya bakal mendapatkan kontrak setahun lagi di Manchester City.

    Liga Inggris

    Jumat, 18 Juni 2021

    Ashley Cole: Romelu Lukaku Tidak Dihargai Penggemar Chelsea

    Ashley Cole mengungkapkan bahwa Romelu Lukaku tidak mendapat dukungan dari fans saat berseragam Chelsea.

    Liga Inggris

    Jumat, 18 Juni 2021

    Ferdinand Sebut Penyebab Kegagalan Memphis Depay di Manchester United

    Rio Ferdinand mencoba mengungkap penyebab sang pemain gagal bersama Setan Merah.

    Liga Inggris

    Jumat, 18 Juni 2021

    Pembicaraan Tottenham Hotspur-Paulo Fonseca Kolaps, Gennaro Gattuso Merapat

    Gennaro Gattuso diisukan sebagai kandidat terkuat pelatih Tottenham Hotspur setelah pembicaraan antara klub dengan Paulo Fonseca terhenti.

    Liga Inggris

    Kamis, 17 Juni 2021

    Dalam 17 Hari, Chelsea Ketiban Rejeki Nomplok Rp458 Miliar

    Hanya dalam waktu 17 hari, Chelsea mendapat kabar baik. Mereka bakal lekas mendapat rejeni nompol sebesar 40 juta pounds (Rp806 miliar).

    Liga Inggris

    Rabu, 16 Juni 2021

    Jadwal Liga Inggris 2021-2022 Dirilis, Dibuka Laga Klasik Manchester United

    Premier League resmi mengumumkan jadwal pertandingan kompetisi Liga Inggris musim 2021-2022.

    Liga Inggris

    Rabu, 16 Juni 2021

    VIDEO: Wawancara Fabio Paratici usai Resmi Gabung Tottenham Hotspur

    Fabio Paratici mengutarakan kebahagiaan dan antusiasmenya usai ditunjuk sebagai direktur sepak bola Tottenham Hotspur.

    Liga Inggris

    Rabu, 16 Juni 2021

    Bek Terbaik di Dunia versi Jose Mourinho Ada di Liga Inggris

    Pelatih kondang, Jose Mourinho, memiliki penilaian tentang bek terbaik di dunia saat ini.

    Liga Inggris

    Selasa, 15 Juni 2021

    Ole Gunnar Solskjaer Terkejut, Pemainnya Lebih Cinta AC Milan

    Ole Gunnar Solskjaer dikabarkan tengah terkejut dengan keputusan yang dibuat pemainnya.

    Liga Inggris

    Selasa, 15 Juni 2021

    Raheem Sterling Sudah Ambil Sikap soal Minat Barcelona

    Bintang Manchester City, Raheem Sterling, dikabarkan sudah mengambil sikap, terutama tentang minat Barcelona.
    X