Kasus Pengaturan Skor League of Legends Cina, Operator Liga Angkat Bicara

13 Mei 2021, 17:15 WIB
Editor: Thoriq Az Zuhri
Logo League of Legends Profesional League China
Logo League of Legends Profesional League China /

  • Kepala Operasi Liga TJ Sports, Brett Sun, mengatakan bahwa kasus pengaturan skor melibatkan banyak pihak seperti pemain, pelatih, dan staf.
  • Melalui konferensi pers secara daring yang digelar pada 23 April, Brett Sun sampaikan beberapa poin penting terkait hal tersebut.
  • Brett Sun menyampaikan bahwa timnya akan lebih memperketat pengawasan untuk meminimalisir kecurangan dalam kompetisi.

SKOR.id - Dalam dua bulan terakhir, kancah esports League of Legends China (LPL) tengah menjadi topik hangat di industri esports global.

Di satu sisi, ada kabar soal kesepakatan hak siar selama lima tahun senilai 310 juta dolar AS untuk kompetisi LoL profesional di Cina yang mengejutkan banyak pihak.

Namun, di sisi lain, kancah profesional mereka juga dilanda berbagai skandal pengaturan skor, yang membuat banyak orang mempertanyakan nilai kesepakatan hak media tersebut.

Sebelum tim League of Legends Pro League (LPL) Cina, Royal Never Give-Up (RNG), berkompetisi untuk Mid-Season Invitational (MSI) di Islandia, operator esports League of Legends China, TJ Sports, merilis temuan dan hukuman dari penyelidikannya terhadap kasus tersebut.

Untuk tuduhan kasus pengaturan skor di liga kasta kedua, League of Legends Development League (LDL), mereka menyatakan ada tiga pemain dan 36 staf terkait yang dinyatakan bersalah melanggar aturan anti pengaturan skor.

Akan tetapi, hukuman yang berasal dari penyelidikan tersebut dikritik oleh banyak pihak karena dianggap terlalu ringan bagi pemain profesional yang dinyatakan bersalah soal kasus pengaturan skor.

Jika menilik dari kasus yang sama, ada kasus seperti Newbee di Dota 2 yang mendapat hukuman larangan berlaga seumur hidup, dan juga hukuman penjara pada satu pemain di ajang StarCraft Korea Selatan yang dihukum penjara 18 bulan.

Pada tanggal 23 April, TJ Sports mengadakan konferensi pers daring dan menunjuk Brett Sun, kepala operasi dan pengembangan liga LPL, untuk menjawab pertanyaan tentang bagaimana mereka menangani masalah pengaturan skor ini.

League of Legends World Championship 2019
League of Legends World Championship 2019

Brett Sun mengatakan bahwa hukuman ringan akan diberikan kepada pemain atau staf yang mau berkoordinasi dengan pihak mereka untuk mengungkap skandal ini, jika mereka tak mau bekerja sama maka hukuman yang diterima akan berat.

Hal ini dilakukan karena banyak pemain yang masih berusia muda dan mudah sekali ditekan atau dibujuk oleh pihak manajemen melakukan hal tersebut, artinya bukan keinginan pribadi mereka.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita League of Legends Lainnya: 

Hasil Investigasi Riot Games Atas Kasus Pengaturan Skor di LPL Cina

Huya Pegang Hak Siar LPL dan LDL Selama 5 tahun Senilai Rp 4 Triliun

  • Sumber: Esport Observer
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Esports

    Selasa, 11 Mei 2021

    MAD Lions dan PSG Talon Dipastikan Melaju ke Babak Rumble MSI 2021

    MAD Lions dan PSG Talon berhasil lolos ke babak rumble menyusul Royal Never Give Up dan Pentanet.GG.

    Esports

    Rabu, 12 Mei 2021

    Rekap Hasil Babak Group Stage MSI 2021: Cloud9 Pulangkan Infinity Esports

    Enam tim berhasil lolos melaju ke babak rumble League of Legends MSI 2021

    Esports

    Rabu, 12 Mei 2021

    Jadwal Pertandingan Rumble Day MSI 2021 Hari Pertama: Duel Dua Tim Debutan

    Berikut ini adalah jadwal pertandingan gelaran MSI 2021 babak rumble hari pertama.

    Terbaru

    Esports

    Selasa, 22 Juni 2021

    Cara Mendapatkan Gems Gratis di Game Brawl Stars

    Berikut ini adalah cara untuk mendapatkan Gems gratis di game Brawl Stars.

    Wild Rift

    Selasa, 22 Juni 2021

    Indopride! ONIC Esports Susul Bigetron Infinity ke Babak Playoff SEA Icon Series Summer Super Cup 2021

    Dua wakil dari Indonesia berhasil lolos melaju ke tahap selanjutnya yaitu babak playoff.

    Valorant

    Selasa, 22 Juni 2021

    KAY/O Baru Rilis, Kini Bocoran Agen Terbaru Valorant Kembali Terkuak

    Menurut Twitter ValorLeaks menyebutkan bahwa pria tersebut merupakan agen terbaru yang mempunyai nama kode "Deadeye".

    Esports

    Selasa, 22 Juni 2021

    VIDEO: Ini Asal Mula Playerunknown's Battlegrounds

    Sebuah video menunjukkan asal-muasal terciptanya Playerunknown's Battlegrounds (PUBG).

    Esports

    Selasa, 22 Juni 2021

    Warner Bros Kembangkan Gim Batman Mobile Augmented Reality

    Gim terbaru yang sedang digarap adalah gim Batman untuk platform mobile.

    Mobile Legends

    Selasa, 22 Juni 2021

    Donkey Yurino Sebut Harga Satu Slot MPL ID Tembus Puluhan Miliar

    Donkey Yurino bocorkan soal harga satu slot di kejuaraan MPL ID.

    Valorant

    Selasa, 22 Juni 2021

    Riot Games Terapkan Pick and Ban Map pada VCT Stage 3

    Update teraru mengenai sistem pick and ban pada map saat pertandingan berlangsung.

    Mobile Legends

    Selasa, 22 Juni 2021

    Aura Vaanstrong Disebut-sebut Bakal Perkuat Skuad EVOS Legends untuk MPL ID Musim Depan

    Aura Vaanstrong dirumorkan akan berpindah ke tim EVOS Legends untuk MPL ID Season 8.

    DOTA 2

    Selasa, 22 Juni 2021

    TNC Predator Rekrut Pelatih Anyar Jelang Kualifikasi The International 10 SEA

    TNC Predator datangkan Chai "Mushi" Yee Fung yang akan berperan sebagai pelatih anyar.

    DOTA 2

    Selasa, 22 Juni 2021

    BOOM Esports Tawarkan Jakarta sebagai Tuan Rumah The International 10

    Boom Esports memberikan tanggapan mengenai penundaan tersebut dengan menawarkan Jakarta sebagai tuan rumah The International 10.
    X