Inilah Presiden Pasoepati Periode 2021 - 2023

11 Januari 2021, 09:00 WIB
Penulis: Arista Budiyono
Editor: Pradipta Indra Kumara
Maryadi Gondrong dan Agus Ismiyadi yang resmi menjadi presiden dan wakil presiden Pasoepati periode 2021-2023. /

  • Pasoepati memiliki presiden dan wakil presiden baru.
  • Kelompok suporter Pasoepati menyelenggarakan kongres Pasoepati VIII. 
  • Maryadi Gondrong dan Agus Ismiyadi yang resmi menjadi presiden dan wakil presiden Pasoepati

SKOR.id - Maryadi Gondrong dan Agus Ismiyadi yang resmi menjadi presiden dan wakil presiden Pasoepati periode 2021-2023.

Minggu (10/01) kelompok suporter Pasoepati menyelenggarakan kongres Pasoepati VIII di Aziza Syariah Hotel Solo. Tiga pasangan calon bersaing untuk menjadi Pasoepati 1 & 2. Pasangan tersebut adalah pasangan Prapto Koting-Sapto Oox, Maryadi “Gondrong” - Agus Ismiyadi dan Agos Warsoep-Beto.

Persaingan ketat mewarnai pemilihan pemimpin kelompok suporter Solo tersebut. Terjadi dua kali putaran untuk menentukan siapa pemenangnya.

Pada putaran pertama, pasangan Prapto-Sapto dan Maryadi-Agus memperoleh 20 suara. Sementara pasangan Agos-Beto memperoleh 14 suara.

Dengan adanya perolehan suara yang sama, pemilihan presiden Pasoepati dilanjutkan dengan putaran kedua. Pada penghitungan suara kedua, Maryadi-Agus berhasil unggul dengan 27 suara. Sementara pasangan Prapto-Sapto hanya mendapat 20 suara. 7 suara pada putaran kedua dinyatakan tidak sah.

Sesuai dengan slogan kampanye Maryadi-Agus, Satu Pasoepati Satu. Presiden Pasoepati tersebut akan merangkul semua pihak untuk bekerjasama dalam dua tahun ke depan.

Sebelum kongres, maryadi “Gondrong” sempat berkomentar “Siapapun yang menang harus kita dukung. Kita kalahpun siap melebur. Semua demi Satu Pasoepati Satu”

Janjinya akan dibuktikan dengan mengakomodir program program calon lain untuk digabungkan dengan program yang sudah mereka siapkan.

“Saya berharap, satu Pasoepati satu” demikian ujar Maryadi saat membacakan pidato kemenangannya.

Maryadi Gondrong bukan sosok asing buat kelompok suporter Pasoepati, pria yang bernama lengkap Maryadi Suryadharma ini adalah dedengkot suporter kota Bengawan tersebut. Maryadi Gondrong adalah salah satu dirigen yang sangat disegani.

Aksi Pasoepati saat mendukung Persis Solo di Stadion Wilis, Madiun pada Agustus 2019.
Aksi Pasoepati saat mendukung Persis Solo di Stadion Wilis, Madiun pada Agustus 2019. Sri Nugroho/Skor.id

Cerita dirigen Maryadi dimulai saat Pasoepati mendukung Pelita Solo. Kala itu Gondrong berduet dengan Mashadi Pete, dirigen Pasoepati yang lebih dulu naik di podium untuk memimpin yel – yel. Mashadi Pete mengkomandoi suporter di tribun utara sementara Gondrong di tribun selatan.

Selain menjadi suporter, Maryadi juga merupakan juragan Pizza. Sebelum wabah pandemi datang, maryadi rutin berjualan Pizza di Solo Car Free Day. Produk maryadi yang dijual dirigen pasoepati tersebut adalah Pasta Land (Pizza-Spaghetti)

Kepopuleran Maryadi di kalangan suporter sepakbola, membuat kedai yang hadir setiap hari minggu tersebut selalu ramai. Bahkan tak ketinggalan berfoto dengan si empunya warung, Maryadi “Gondrong”.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.  

Berita komunitas lainnya:

Komunitas Lazio Indonesia Lahir saat Le Aquile Berjaya pada Akhir 1990-an

PRMI Komunitas Penggemar Real Madrid Terbesar di Indonesia.

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Liga Inggris

Selasa, 8 Desember 2020

United Indonesia, Komunitas Fan Terbesar Manchester United di Indonesia

Berikut profil United Indonesia, komunitas pendukung Manchester United di Indonesia.

Bola Internasional

Senin, 14 Desember 2020

Inter Club Indonesia, Komunitas Fans yang Punya Hubungan Erat dengan Inter Milan

Berikut profil komunitas Inter Club Indonesia yang mempunyai hubungan erat dengan Inter Milan.

Liga Inggris

Minggu, 20 Desember 2020

CISC, Komunitas Fan Klub Resmi Chelsea di Indonesia yang Dimulai dari 4 Orang

Profil Chelsea Indonesia Supporters Club, komunitas pendukung Chelsea di Indonesia.

Terbaru

Liga 1

Rabu, 20 Januari 2021

BREAKING NEWS: PSSI Resmi Putuskan Liga 1 dan Liga 2 2020 Batal dan Tanpa Juara

Rapat Exco dilakukan secara virtual, Rabu (20/1/2020) siang.

Timnas Indonesia

Rabu, 20 Januari 2021

Striker Timnas U-19 Indonesia: Saya Sedih Tidak Bisa Main di Piala Dunia U-20

Striker timnas U-19 Indonesia, Saddam Emiruddin Gaffar mengungkapkan perasaannya setelah Piala Dunia U-20 2021 batal terlaksana

Nusantara

Rabu, 20 Januari 2021

Yos Adi Wicaksono, Kiper Futsal Legendaris dengan Segudang Prestasi

Bagi pecinta futsal Tanah Air, siapa yang tidak mengenal sosok kiper legendaris, Yos Adi Wicaksono.

Liga 1

Rabu, 20 Januari 2021

Nasib Liga 1 Ditentukan Hari Ini, Bagi Arema FC yang Penting Segera Bergulir

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, mengemukakan pandangannya soal kompetisi sepak bola Indonesia.

Timnas Indonesia

Rabu, 20 Januari 2021

Pemain PSS Ungkap Ucapan Tim Pelatih U-19 Indonesia Ketika Mendengar Piala Dunia U-20 2021 Dibatalkan

Saddam Emiruddin Gaffar, striker timnas U-19 Indonesia, mengungkapkan ucapan tim pelatih mengetahui pembatalan Piala Dunia U-20 2021.

Liga 1

Rabu, 20 Januari 2021

Kiper Persija Termotivasi Berkat Kritikan dari Suporter

Kiper sekaligus kapten Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa, bicara soal kritik dan tekanan dari suporter.

Liga 2

Rabu, 20 Januari 2021

PSG Pati Gandeng Mills Sebagai Apparel Resmi

Tim Liga 2, PSG Pati menjalin kerja sama dengan apparel yang juga menyeponsori timnas Indonesia, Mills.

Nusantara

Selasa, 19 Januari 2021

Egy Maulana Vikri Starter dan Cetak Gol, Lechia Gdansk Bobol Lawan 9 Kali

Lechia Gdansk menang dengan membuat enam gol dengan salah satunya sumbangan dari Egy Maulana Vikri, Selasa (19/1/2021) malam WIB.

Timnas Indonesia

Selasa, 19 Januari 2021

Eks-Pemain Timnas U-19 Indonesia Dipolisikan sang Kekasih, Efek Kalah Main Game

Eks-pemain timnas U-19 Indonesia itu menganiaya kekasihnya karena kesal kalah main game online Mobile Legends.

Timnas Indonesia

Selasa, 19 Januari 2021

Striker Timnas U-19 Indonesia Ungkap soal Sanksi Denda 1 Juta serta Pencoretan

Menurut Saddam Emiruddin Gaffar, ada sanksi jika tak disiplin berlatih, denda sejuta rupiah hingga dicoret dari timnas U-19 Indonesia.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

X