Format Kompetisi Liga 1 2021-2022 Belum Pasti, Begini Respons Bijak Rahmad Darmawan

2 Mei 2021, 08:45 WIB
Penulis: Furqon Al Fauzi
Editor: Taufan Bara Mukti
Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan.
Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan. /DOK LIB

SKOR.id - Beredar sejumlah rumor yang menyebut bahwa akan ada beberapa perubahan dalam regulasi Liga 1 musim 2021-2022.

Salah satunya adalah terkait sistem atau format kompetisi yang akan diberlakukan untuk musim 2020-2021.

Sejauh ini memang belum ada kepastian soal sistem kompetisi terutama untuk Liga 1.

Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan turut angkat bicara merespons format kompetisi yang tengah hangat dalam beberapa waktu terakhir.

Beberapa isu yang mengemuka yakni PSSI bersama PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi akan menggelar kompetisi Liga 1 2021 dengan sistem tersentralisasi atau menggunakan sistem bubble.

 

Menanggapi hal tersebut, pelatih yang akrab disapa RD tersebut mengatakan bahwa di tengah pandemi Covid-19 saat ini, yang paling penting adalah aktivitas sepak bola nasional dapat berjalan.

Apapun format kompetisinya, dia meyakini PSSI dan juga LIB mempunyai pertimbangan yang matang.

"Apapun formatnya tidak masalah dalam kondisi pandemi saat ini. Yang dibutuhkan tetap aktif tapi dalam kemudahan melaksanakan protokol kesehatan Covid-19," ujar Rahmad Darmawan.

Berkaca dari pelaksanaan Piala Menpora 2021 lalu yang digelar dengan protokol kesehatan yang ketat dan juga tersentralisasi di beberapa daerah yang ditunjuk oleh PSSI dan LIB, pelaksanaan turnamen pramusim tersebut dapat berjalan lancar.

Selain pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat juga adanya aturan tegas soal larangan suporter hadir ke stadion, tidak berkerumun, dan menggelar nonton bareng dapat dipatuhi selama pelaksanaan turnamen.

Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan.
Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan. (Bahrul Marzuki/Skor.id)

Lebih lanjut menurut Rahmad Darmawan, hal tersebut dapat menjadi acuan pada pelaksanaan kompetisi Liga 1 2021 mendatang.

Terutama soal mobilitas tim yang apabila digelar secara tersentralisasi dapat memudahkan tim karena bisa ditempuh dengan perjalanan darat.

Dimana pelaksanaan  protokol kesehatan lebih mudah diawasi secara ketat selama perjalanan menggunakan transportasi darat.

"Gelaran turnamen Piala Menpora bisa jadi acuan bagaimana harus menentukan kompetisi. Bisa dilakukan full kompetisi dengan memakai stadion-stadion yang bisa dijangkau jaraknya dengan perjalanan darat," Rahmad Darmawan memungkasi.

Namun sampai dengan saat ini, PSSI mengaku belum membahas terkait dengan regulasi yang akan digunakan pada saat kompetisi nanti.

Sementara Ketua Umum PSSIMochamad Iriawan, membenarkan jika kompetisi Liga 1 yang rencananya digelar pada 3 Juli 2021 mendatang akan terpusat di Pulau Jawa dengan sistem bubble to bubble.

Lebih lanjut, Iriawan juga mengatakan bahwa kompetisi nantinya bakal digelar secara penuh.

Artinya, seluruh tim akan saling bertemu dua kali dalam semusim dan bermain sebanyak 34 pekan.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor Indonesia (@skorindonesia)

Berita Liga 1 Lainnya:

COO Dewa United Ungkap Timnya Bakal Kedatangan Tiga Pemain Level Liga 1

Ketum PSSI Ungkap Rencana Liga 1 Terpusat di Pulau Jawa dengan Sistem Kompetisi Penuh

PSSI Pastikan Belum Ada Perubahan Regulasi dalam Liga 1 2021-2022

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Liga 1

Jumat, 30 April 2021

Wonderkid Persib Berharap Masih Terus Dipercaya hingga Bermain di Liga 1 2021

Pemain muda Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha, berharap bisa mendapatkan menit bermain di Liga 1 2021.

Liga 1

Jumat, 30 April 2021

Persija Jakarta Akan Menarik Diri dari Liga 1 2021 jika Suporter Tak Taat Protokol Kesehatan

Presiden Persija Jakarta, Mohammad Prapanca, mengingatkan seluruh pendukung tim untuk taat Prokes Covid-19.

Liga 1

Sabtu, 1 Mei 2021

Rahmad Darmawan Bersuara soal Rencana Liga 1 2021-2022 Dipusatkan di Jawa

Rahmad Darmawan mendukung rencana PSSI dan PT LIB untuk memusatkan Liga 1 di Jawa agar pandemi Covid-19 segera mereda.

Terbaru

Liga 1

Minggu, 13 Juni 2021

Kiper Persib Bandung Siap Comeback Setelah Dua Tahun Absen

Setelah sempat menepi selama dua tahun, kiper Persib Bandung, Muhammad Natshir, siap kembali turun ke lapangan.

Liga 1

Minggu, 13 Juni 2021

Persib vs Persikabo Diwarnai Tendangan Kung Fu yang Menyambar Wajah Frets Butuan

Pertandingan uji coba antara Persib Bandung melawan Persikabo 1973 diwarnai insiden tekel keras yang dilakukan oleh Gilang Ginarsa.

Liga 1

Minggu, 13 Juni 2021

5 Fakta Menarik Alie Sesay, Bek Anyar Persebaya yang Pernah Main Bareng Bintang Timnas Inggris

Skor.id mengulas lima hal menarik dari profil Alie Sesay, bek anyar milik Persebaya.

Liga 1

Minggu, 13 Juni 2021

Tiga Pemain Asing Persebaya Latihan Bersama, Aji Santoso Tersenyum Lebar

Tiga pemain asing Persebaya Surabaya, Taisei Marukawa, Jose Wilkson dan Alie Sesay sudah mengikuti latihan bersama tim.

Liga 1

Minggu, 13 Juni 2021

Jelang Liga 1 2021-2022, Satu Pemain Asing Kembali Gabung Barito Putera

Aleksandar Rakic sebelumnya sempat dipinjamkan Barito Putera ke klub Bosnia-Herzegovina, FK Rupa.

Liga 1

Minggu, 13 Juni 2021

Jelang Tampil di Piala Wali Kota Solo, Bhayangkara FC Datangkan Eks Bek PSIS

Sebelum tampil di Piala Wali Kota Solo 2021, Bhayangkara FC menambah amunisi di posisi bek tengah.

Liga 1

Minggu, 13 Juni 2021

Persib vs Persikabo: Ciro Alves Komentari Tidak Hadirnya Wander Luiz

Striker Tira Persikabo, Ciro Alves berbicara soal absennya penyerang Persib, Wander Luiz.

Liga 1

Minggu, 13 Juni 2021

Persib vs Persikabo: I Made Wirawan Akui Kebobolan Karena Adanya Kekurangan

Kiper Persib Bandung, I Made Wirawan berbicara soal hasil laga uji coba lawan Tira Persikabo.

Liga 1

Sabtu, 12 Juni 2021

Tahan Persib di Latihan Bersama, Pelatih Persikabo Masih Belum Puas

Persikabo 1973 menahan Persib Bandung pada latihan bersama di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (12/6/2021).

Liga 1

Sabtu, 12 Juni 2021

Perubahan Nama Klub Berpotensi Cederai Sporting Merit dan Integritas Kompetisi

Fenomena perubahan nama klub yang belakangan kian marak terjadi di Indonesia harus diikuti dengan lahirnya regulasi khusus.
X