Edisi Spesial Persipura: Johanis Auri, Black Brothers, dan Tiranisme Soeharto

17 Agustus 2020, 09:05 WIB
Penulis: Abdul Susila
Editor: Abdul Susila
Johanis Auri, legenda Persipura, saat sesi wawancara dengan Skor.id di kediamannya, Rawamangun, Jakarta Timur pada 11 Agustus 2020. Johanis adalah salah satu pemain yang mengantarkan Persipura juara Piala Presiden Soeharto 1976. /Husni Yamin/Skor.id

SKOR.id - "Orang telah tahu, semua pun tahu, di lapangan hijau, kini telah muncul di ufuk timur, Mutiara Hitam. Timo Kapisa, Johanis Auri, dan kawan-kawannya."

"Bermain gemilang, menerjang lawan, dan selalu menang. Persipura, Mutiara Hitam. Persipura, selalu gemilang." Begitulah bait lirik lagu Persipura Mutiaran Hitam.

Lagu tersebut digubah band pop rock asal Papua Barat, Black Brothers. Kisah sukses Persipura dalam Piala Presiden Soeharto 1976 jadi inspirasi Black Brothers

Dari dua nama yang disebut Black Brothers, kini tinggal Johanis Auri. Saat ditemui Skor.id di kediamannya pada 11 Agustus 2020, ia tampak bugar walau jalannya sudah tertatih. 

"Black Brothers itu keluarga kami," kata Johaniss Auri. "Saat saya dan Timo Kapisa sedang di Ragunan, mereka mengabarkan akan buat lagi tentang Persipura," ia menambahkan. 

Om Bob, begitu beliau biasa disapa, mengisahkan, saat Piala Presiden Soeharto 1976 kiprah The Black Pearl, julukan lain Persipura, jadi #KebanggaanIndonesia. 

Peserta Piala Presiden Soeharto 1976 adalah semifinalis Perserikatan 1973-1975, yakni Persija, Persebaya, PSMS Medan, dan Persipura, serta juara bertahan PSM Makassar. 

Pada laga pertama, Persipura takluk 1-2 dari Persija, ditahan 2-2 oleh Persebaya, talukkan PSM dengan skor 2-1, dan menang WO (walk out) 5-0 atas PSMS setelah imbang 1-1. 

Persipura menjadi runner-up babak grup di bawah Persija dan otomatis akan bertemu Macan Kemayoran, julukan Persija, pada pertandingan final, 19 April 1976. 

Karena kalah pada babak grup, Persipura tak diunggulkan. Apalagi, saat itu main di Stadion Utama Senayan (Gelora Bung Karno), Jakarta. Persija lebih difavoritkan. 

Tak dinyana, Persipura tampil menggila. Persija dilumat 4-3, lewat gol Nico Pattipene pada menit ke-11, Jacobus Mobilala (27), Pieter Attiamuna 31, dan Timo Kapisa (67). 

Johanis Auri, legenda Persipura dan Persija, memperlihatkan dokumen foto dirinya saat masih aktif sebagai pemain, di kediamannya di Rawamangun, Jakarta Timur pada 11 Agustus 2020.
Johanis Auri, legenda Persipura dan Persija, memperlihatkan dokumen foto dirinya saat masih aktif sebagai pemain, di kediamannya di Rawamangun, Jakarta Timur pada 11 Agustus 2020. (Husni Yamin/Skor.id)

"keberhasilan kami menjuarai Piala Presiden Soeharto 1976 inilah yang dijadikan Black Brothers sebagai inspirasi sekaligus doa untuk Persipura," kata Johanis. 

Ditaklukkan Tirani 

Berkat gelar juara itu, ditambah gelar medali perak PON IX/1977, Indonesia dan PSSI sepakat untuk mengirim Persipura tampil dalam ajang internasional. 

Ada dua ajang yang diikuti klub #KebanggaanIndonesia ini, yakni King's Cup 1977 di Thailand, dan turnamen perdamaian di Saigon (Ho Chi Minh City), Vietnam. 

Kisah di Vietnam Selatan (sebelum bersatu menjadi Vietnam) inilah yang sangat dikenang Johanis Auri. "Saya tak bisa melupakan pertandingan di Vietnam," katanya. 

Pasalnya, Persipura tampil tanpa kompromi dan tidak bisa dibendung. Dalam dua laga awal, Hengki Heipon dan kawan-kawan menyapu bersih kemenangan. 

Pada laga pemungkas, tim asuhan HB Samsi ini sudah unggul 1-0 hingga menit ke-80. Kemenangan di depan mata itu akan membuat Persipura jadi juara.

Sayang, perintah darurat datang. Perintah ini tak bisa dibantah dan harus dijalankan semua pemain. Perintahnya, Persipura harus kalah dalam laga tersebut. 

Johanis Auri (dua dari kanan), legenda Persipura, foto bersama istri, anak, dan menantunya di kediamannya, Rawamangun, Jakarta Timur, pada 11 Agustus 2020.
Johanis Auri (dua dari kanan), legenda Persipura, foto bersama istri, anak, dan menantunya di kediamannya, Rawamangun, Jakarta Timur, pada 11 Agustus 2020. (Husni Yamin/Skor.id)

Info yang diperoleh Johanis Auri, perintah datang langsung dari Presiden RI saat itu, Soeharto, kepada Acub Zainal, pembina Persipura, yang diteruskan ke pelatih. 

Pelatih lantas memerintahkan kepada pemain untuk "main gajah". Dalam sepuluh menit terakhir pertandingan, akhirnya Persipura kalah 1-2. Dikalahkan tirani. 

"Itulah yang terjadi. Perintah yang tak bisa kami lawan," ujar Johanis Auri. Saat ditegaskan bahwa itu adalah pengaturan skor, Johanis mengangkat tangan tanpa jawaban. 

Bukan Kidal 

Hal menarik lainnya, The Black Silent, julukan Johanis Auri, pada mulanya bukanlah bek kiri. Mulanya, Johanis adalah striker dan juga penyerang kanan dalam. 

Namun, saat masuk Persipura, ia dipaksa menjadi bek kiri. Demi memenuhi instruksi pelatih, berbagai cara dilakukan Johanis agar kaki kirinya bertenaga dan lincah.  

"Setiap latihan atau pertandingan internal, saya hanya pakai sepatu bola sebelah kiri. Sebelah kanannya saya pakai sepatu kats," kata Johanis. 

Ibarat pepatah, hasil tak akan mengkhianati proses, Johanis mendapat berkah dari usaha tersebut. Dengan kaki kirinya itu ia membawa Persipura juara. 

Johanis Auri, legenda Persipura, mempraktikkan caranya melatih kaki kiri yang bukan ahlinya saat ditemui Skor.id di kediamannya, Rawamangun, Jakarta Timur pada 11 Agustus 2020.
Johanis Auri, legenda Persipura, mempraktikkan caranya melatih kaki kiri yang bukan ahlinya saat ditemui Skor.id di kediamannya, Rawamangun, Jakarta Timur pada 11 Agustus 2020. (Husni Yamin/Skor.id)

Berkat posisi bek kiri yang tidak diduganya itu, ia lantas dipanggil timnas Indonesia dan menjadi salah satu bek kiri terbaik yang pernah dimiliki #KebanggaanIndonesia. 

"Setelah beradaptasi, bahkan kaki kiri saya lebih baik dari kaki kanan. Andalan saya adalah bola mati kaki kiri dan pernah mencetak gol lawan Korea Utara," kata Johanis.  

Lelaki kelahiran Manokwari, 30 Oktober 1954, ini sangat berharap Persipura terus menjadi salah satu klibat sepak bola Indonesia dan berprestasi. 

Tulisan ini merupakan rangkaian tulisan edisi khusus Persipura untuk #KebanggaanIndonesia yang bertepatan hari kemerdekaan Indonesia ke-75 tahun.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia. 

Baca Juga Berita Persipura Lainnya: 

Jacksen F Tiago Pastikan Latihan Persipura Dimulai 24 Agustus

Tertunda Seminggu, Persipura Terbang ke Malang pada 20 Agustus

Jelang Latihan Persipura, Jacksen F Tiago Alami Kecelakaan 

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Liga 1

Selasa, 11 Agustus 2020

Eks-Pelatih Persipura Tertarik Gantikan Mario Gomez Melatih Arema FC

Wanderley Junior yang saat ini melatih klub kasta kedua Thailand, Phrae United, mengaku tertarik menangani Arema FC menggantikan Mario Gomez.

Liga 1

Kamis, 13 Agustus 2020

Kiper Persipura Jayapura Ikhlas Kembali Jadi Tim Musafir di Liga 1 2020

Penjaga gawang Persipura Jayapura, Dede Sulaiman, ikhlas timnya harus kembali menjadi tim musafir di Liga 1 2020.

Liga 1

Jumat, 14 Agustus 2020

Persipura Kembali Menjadi Tim Musafir, Ini Kata Jacksen F Tiago

Persipura Jayapura memilih Malang sebagai homebase barunya

Liga 2

Sabtu, 15 Agustus 2020

Muba Babel United Rekrut Bek Naturalisasi yang Pernah Membela Persipura

Muba Babel United tak main-main dengan persaingan Liga 2 2020, yakni dengan datangkan pemain naturalisasi.

Terbaru

Timnas Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2020

Timnas U-19 Berkembang Signifikan, tapi Masih Belum Memuaskan

Banyak perubahan signifikan yang diperlhatkan timnas U-19 Indonesia selama dua bulan pemusatan latihan di Kroasia.

Liga 2

Minggu, 25 Oktober 2020

Pemain Diserang Bosan, Badak Lampung FC Bubarkan Tim

Badak Lampung FC membubarkan tim karena para pemainnya sudah merasa bosan latihan tanpa bertanding.

Liga 1

Minggu, 25 Oktober 2020

Persib Libur Latihan, Victor Igbonefo Habiskan Waktu di Jakarta

Bek Persib, Victor Igbonefo, memanfaatkan libur latihan tim untuk berkumpul bersama keluarga.

Liga 2

Minggu, 25 Oktober 2020

PSMS Jalan Terus dan Gaji Pemain Dipastikan Tetap Dibayar

Manajemen PSMS mengklaim tetap membayar gaji pemain meski lanjutan Liga 2 2020 tak kunjung jelas.

Liga 2

Minggu, 25 Oktober 2020

Manajer Badak Lampung FC Blakblakan, 90 Persen Kas Klub Habis

Badak Lampung FC sangat berharap dan percaya PSSI bersama PT LIB bisa melanjutkan Liga 2 2020.

Liga 1

Minggu, 25 Oktober 2020

Kilas Balik Liga Champions Asia 2005: Persebaya dan PSM Kalah Kelas

Persebaya dan PSM adalah tim yang mewakili Indonesia dalam Liga Champions Asia 2005.

Liga 1

Minggu, 25 Oktober 2020

9 Alumni Persija Jakarta Arsiteki Tim Liga 1 2020

Mantan pemain Persija mendominasi daftar pelatih tim Liga 1 2020, tiga sebagai pelatih dan enam asisten.

Liga 1

Minggu, 25 Oktober 2020

Bek Persib Bandung Iri Kompetisi di Negara Lain Tetap Jalan

Bek Persib Bandung merasa iri dengan negara lain yang tetap menggelar kompetisi di tengah pandemi Covid-19.

Liga 2

Minggu, 25 Oktober 2020

Liga 2 2020 Tak Ada Kepastian, PSIM Yogyakarta Stop Aktivitas Latihan

Liga 2 2020 tak kunjung ada titik terang. PSIM Yogyakarta memutuskan untuk menghentikan aktivitas latihan dan meliburkan pemainnya.

Timnas Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2020

Timnas U-19 Batal Ikut Toulon Tournament, Dirtek PSSI Ajukan Rencana B

Batalnya Toulon Tournament 2020 di Prancis, membuat Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, rancang rencana B.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

Sepak Pojok

X