Drama Kovacic di Piala FA: Paling Ambisius Juara, Paling Sial karena Kartu Merah

2 Agustus 2020, 18:00 WIB
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Wasit Anthony Taylor yang memimpin laga final Piala FA antara Arsenal vs Chelsea memberi kartu merah kepada Mateo Kovacic, Sabtu 1 Agustus 2020. /(Twitter BR Football)

SKOR.id - Mateo Kovacic menjadi sosok soratan dalam laga final Piala FA antara Arsenal vs Chelsea, Sabtu (1/8/2020).

Kovacic diusir pada menit ke-73 pada saat Chelsea tertinggal 1-2, lewat dua kartu kuning hasil melanggar Granit Xhaka.

Padahal, sosok Mateo Kovacic juga menjadi pemain yang paling ambisius dan percaya diri bahwa Chelsea bisa jadi juara Piala FA.

Ambisi juara

Ambisi Mateo Kovacic agar Chelsea menjuarai Piala FA sudah digemborkan sehari sebelum pertandingan di hadapan pers.

"Kami harus memenangkan gelar (Piala FA), karena jika Anda tidak memenangkan gelar, itu (pertanda) tidak baik," ujar Kovacic dikutip dari laman Chelsea.

"Musim ini, Chelsea tampil baik dan mampu merekrut pemain hebat. Kami pun percaya Frank Lampard. Gelar ini akan berarti baginya."

Pelatih Chelsea, Frank Lampard, saat kalah dari Arsenal di final piala FA.
Pelatih Chelsea, Frank Lampard, saat kalah dari Arsenal di final piala FA. (Twitter.com/ChelseaFC)

Kovacic bahkan mengatakan bahwa Chelsea dan gelar juara adalah sesuatu yang saling berkaitan.

"Chelsea sudah terbiasa menjadi juara dan kami akan berusaha menjadi juara Piala FA," kata Mateo Kovacic optimistis.

Kontroversi kartu merah

Dalam laga, Mateo Kovacic diturunkan Frank Lampard sebagai starter bersama Jorginho sebagai gelandang tengah.

Akan tetapi, Kovacic harus melanggar pemain Arsenal yang sama, Granit Xhaka, pada menit ke-14 dan 73. Akibatnya, Kovacic harus diusir dari lapangan pertandingan.

Diusirnya Kovacic ternyata menjadi sebuah kontroversi yang ditanggapi serius oleh Frank Lampard.

"Itu (pelanggaran Kovacic) tidak seharusnya kartu merah. Itu telah mengubah permainan," kata Lampard dikutip dari Daily Mail.

"Saya tidak bisa menyalahkan upaya dia (Kovacic) untuk melakukan itu (pelanggaran), tapi itu tidak seharusnya menjadi kartu merah."

Bahkan, Frank Lampard juga menyebut bahwa kartu merah Kovacic adalah bagian dari konspirasi untuk mengalahkan Chelsea.

"Kami seharusnya bisa (menambah gol) jika Christian Pulisic tidak mengalami gangguan hamstring, dia bisa mencetak gol. Ada konspirasi yang melawan kami (agar Chelsea kalah)," ucap Lampard menegaskan.

Konspirasi ini ternyata ditarik oleh catatan Squawka. Wasit yang memimpin laga, Anthony Taylor, ternyata berada di balik dua kekalahan Chelsea atas Arsenal di final Piala FA.

Musim 2016-2017, Victor Moses menjadi sosok yang diusir oleh Taylor lewat situasi yang mirip dengan Kovacic, dengan dua hukuman kartu kuning.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Chelsea lainnya:

Lampard: Chelsea Hanya Bisa Salahkan Diri Sendiri

Hasil Final Piala FA: Taklukkan Chelsea, Arsenal Juara!

  • Sumber: Chelsea, Daily Mail
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Liga Spanyol

    Jumat, 31 Juli 2020

    Bek Atletico Madrid Jadi Rebutan Chelsea dan Manchester City

    Bek Atletico Madrid, Jose Maria Gimenez, menjadi incaran Chelsea dan Manchester City pada saat jendela transfer dibuka.

    Bola Internasional

    Jumat, 31 Juli 2020

    Tak ke Chelsea atau Arsenal, Dayot Upamecano Resmi Perpanjang Kontrak di RB Leipzig

    Dayot Upamecano kini resmi memperpanjang kontraknya di RB Leipzig hingga tahun 2023 meski dirinya dikaitkan akan pindah ke klub lain.

    Liga Inggris

    Sabtu, 1 Agustus 2020

    Januari Lalu, Pierre-Emerick Aubameyang Ternyata Nyaris ke Chelsea

    Jelang final Piala FA, Striker Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang dikabarkan nyaris menyeberang ke Chelsea pada Januari 2020.

    Terbaru

    Liga Inggris

    Senin, 10 Agustus 2020

    Tampil Mengesankan, Liverpool Beri Kontrak 5 Tahun untuk Pemain Mudanya

    Liverpool telah memberikan kontrak lima tahun untuk bek kanan muda, Neco Williams.

    Liga Inggris

    Senin, 10 Agustus 2020

    Arsenal Bakal Segera Lunasi Gaji Mesut Ozil agar Lekas Pergi

    Arsenal bakal membayar sisa gaji Mesut Ozil sebagai upaya mereka untuk menyingkirkannya.

    Liga Inggris

    Senin, 10 Agustus 2020

    Chelsea Siap Bersaing dengan Liverpool untuk Dapatkan Bek Brighton

    Chelsea dikabarkan ingin mendapatkan jasa bek muda Brighton and Hove Albion, Ben White.

    Liga Inggris

    Senin, 10 Agustus 2020

    Konsisten Diharapkan Jadi Kunci Kebangkitan Tottenham Hotspur Musim Depan

    Harry Winks berharap Tottenham Hotspur lebih konsisten musim depan.

    Liga Inggris

    Senin, 10 Agustus 2020

    Brandon Williams: Manchester United adalah Bagian dari DNA Saya

    Brandon Williams menyebut Manchester United sebagai bagian dari DNA dalam tubuhnya.

    Liga Inggris

    Senin, 10 Agustus 2020

    Soal Lawan Terberat, Robert Pires Sebut Ikon Chelsea dan Manchester United

    Robert Pires menyebutkan dua lawan terberatnya saat berkarier di Liga Inggris.

    Liga Inggris

    Senin, 10 Agustus 2020

    Jose Mourinho Diyakini Bakal Kembali Temukan Sentuhan Magisnya

    Ricardo Carvalho meyakini bahwa Jose Mourinho hanya perlu waktu untuk membuktikan kualitasnya.

    Liga Inggris

    Senin, 10 Agustus 2020

    Ditaklukkan Bayern Munchen, Tammy Abraham Ingin Jadi Seperti Robert Lewandowski

    Tammy Abraham menyebut Robert Lewandowski sebagai salah satu striker terbaik di dunia.

    Liga Inggris

    Senin, 10 Agustus 2020

    Mason Greenwood Sebut Tiga Kolega yang Jadi Sumber Inspirasinya

    Striker belia Manchester United, Mason Greenwood, mengungkapkan tiga sosok yang membuatnya termotivasi naik ke skuad utama.

    Liga Inggris

    Senin, 10 Agustus 2020

    Profil Kostas Tsimikas, Calon Bek Kiri Anyar Liverpool

    Berikut ini adalah profil bek kiri Olympiakos, Kostas Tsimikas, yang kabarnya selangkah lagi jadi pemain Liverpool.

    Terpopuler

    Sepak Pojok

    Sepak Pojok

    X