Cerita Park Tae-Sang, Pelatih Pusarla V Sindhu yang Tak Mudik di Tengah Badai Covid-19 India

11 Mei 2021, 18:45 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Pebulu tangkis tunggal putri India, Pusarla Venkata Sindhu, siap membela negaranya di ajang Uber Cup 2020, Oktober mendatang, setelah sempat menyatakan mundur.
Pebulu tangkis tunggal putri India, Pusarla Venkata Sindhu, siap membela negaranya di ajang Uber Cup 2020, Oktober mendatang, setelah sempat menyatakan mundur. /Twitter/BWF (@bwfmedia)

SKOR.id - Pelatih nasional tunggal putri India, Park Tae-Sang, menceritakan kondisi dalam negeri India yang tengah diguncang badai Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir.

Park Tae-sang yang bertanggung jawab atas Pusarla V. Sindhu mengatakan bahwa jumlah kasus positif Covid-19 di India terus meningkat.

Meskipun kota tempat dia tinggal tidak separah New Delhi atau Mumbai tetapi jumlah pasien Covid-19 terus meningkat secara perlahan.

"Hyderabad adalah kota IT. Jadi, imbas paling serius di New Delhi, Mumbai, dan lainnya," kata pria berkebangsaan Korea Selatan tersebut dilansir dari aiyuke.com.

"Dibanding wilayah lainnya, kondisi di sini cukup baik. Namun, jumlah yang terkonfirmasi perlahan meningkat," lanjutnya.

Park tidak menampik bahwa dirinya juga was-was terinfeksi Covid-19 meskipun telah menerima dosis pertama vaksin Covid-19 buatan India beberapa waktu yang lalu.

Apalagi Park sangat merindukan momen kebersamaan dengan putri kecilnya yang baru berusia tiga tahun.

Pebulu tangkis putri asal India, Pusarla V Sindhu, menyebut meditasi sebagai kunci penampilan apiknya di lapangan.
Pebulu tangkis putri asal India, Pusarla V Sindhu, menyebut meditasi sebagai kunci penampilan apiknya di lapangan. (Instagram/pvsindhu1)

"Sebenarnya, saya juga sangat cemas. Saya ingin kembali ke Korea Selatan tetapi pemerintah nasional Korea tidak bisa memberikan tiket pulang," tuturnya.

"Putri saya yang berusia tiga tahun sering menghubungi saya via telepon video dan bilang 'Ayah kembali bertugas'. Dari situ hati saya sakit. Apalagi terakhir saya pulang Desember tahun lalu."

"Saya tidak tahu apa yang akan terjadi dengan Olimpiade Tokyo tetapi saya ingin pulang ke Korea dan bertemu keluarga dulu (sebelum ke Tokyo)."

Pelatih nasional India, Park Tae-sang, bersama Pullela Gopichand dari akademi bulu tangkis India.
Pelatih nasional India, Park Tae-sang, bersama Pullela Gopichand dari akademi bulu tangkis India. telanganatoday.com

Meskipun rindu dengan sang putri, Park menyadari bahwa tanggung jawab sebagai pelatih Pusarla V Sindhu adalah prioritas utama saat ini.

Apalagi popularitas sang atlet, terutama setelah medali perak Olimpiade 2016 dan juara dunia 2019, sangatlah tinggi di dalam negeri India.

Sindhu ibarat dewi bulu tangkis India yang setara dengan dewi figur skating Korea Selatan Kim Yuna.

"Di India, popularitas Sindhu dan statusnya setara dengan atlet figur skating Kim Yuna yang meraih hasil puncak di Olimpiade," tutur Park.

"Performa Sindhu sangat diantisipasi dan saya merasa banyak tekanan sebagai seorang pelatih yang bertanggung jawab," lanjutnya.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

Hafiz/Gloria Berharap Keajaiban untuk Bisa Tampil di Olimpiade Tokyo

BWF Prediksi 5 Ganda Campuran Favorit di Olimpiade Tokyo, Ada Praveen/Melati

  • Sumber: aiyuke.com
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Badminton

    Minggu, 9 Mei 2021

    Viktor Axelsen Berharap Atlet Denmark Segera Dapat Vaksin Covid-19

    Viktor Axelsen tidak terima jika ada atlet yang gagal tampil di Olimpiade 2020 karena terinfeksi Covid-19.

    Badminton

    Senin, 10 Mei 2021

    Mengidolakan Ratchanok Intanon, An Se-young Kini Terpesona dengan Carolina Marin

    Bagi An Se-young, Carolina Marin memiliki kekuatan dan serangan yang hebat.

    Terbaru

    Badminton

    Senin, 21 Juni 2021

    Strategi Badminton Malaysia Atasi Pembatasan Ofisial di Olimpiade Tokyo

    Para pelatih timnas bulu tangkis Malaysia akan merangkap sebagai sparring partner di Olimpiade Tokyo.

    Badminton

    Senin, 21 Juni 2021

    Target Pelatih Kento Momota di Olimpiade Tokyo

    Park Joo-bong yakin Kento Momota punya kans untuk meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020.

    Badminton

    Senin, 21 Juni 2021

    Kabid Binpres PBSI Ingin Pebulu Tangkis Indonesia Adakan Simulasi Kedua

    Kabid Binpres PBSI, Rionny Mainaky, ingin atlet yang berlaga di Olimpiade Tokyo kembali melakukan simulasi.

    Badminton

    Senin, 21 Juni 2021

    Simulasi Olimpiade Tak Mulus, PBSI Optimistis Indonesia Berprestasi di Tokyo

    Kabid Binpres PBSI, Rionny Mainaky, optimistis pebulu tangkis Indonesia akan berprestasi di Olimpiade Tokyo 2020.

    Badminton

    Minggu, 20 Juni 2021

    Jelang Olimpiade Tokyo, Shesar Hiren Rhustavito Beri Pesan Jonatan dan Anthony

    Shesar Hiren Rhustavito berharap Jonatan dan Anthony tetap fokus selama berjuang di Olimpiade Tokyo 2020.

    Badminton

    Sabtu, 19 Juni 2021

    Pesan Cinta Gloria Emanuelle Widjaja untuk Fans usai Tersingkir dari Draft Olimpiade Tokyo

    Gloria berpesan kepada para penggemar untuk terus berkreasi dan jangan takut gagal.

    Badminton

    Sabtu, 19 Juni 2021

    Misi Rahasia Laurent Smith di Balik Ragam Video Olahraga di Instagramnya

    Lauren Smith ingin terus memotivasi banyak orang untuk berolahraga, meskipun hanya di dalam rumah.

    Badminton

    Jumat, 18 Juni 2021

    Sekjen PBSI Minta Pelatih Lakukan Evaluasi usai Simulasi Pertandingan Jelang Olimpiade Tokyo 2020

    Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) sukses menggelar pertandingan simulasi jelang Olimpiade Tokyo 2020.

    Badminton

    Jumat, 18 Juni 2021

    Incar Emas Olimpiade, Chou Tien Chen Sebut Tuhan sebagai Pelatihnya

    Bagi Chou Tien Chen, dirinya bisa belajar dari banyak orang tidak harus seorang pelatih.

    Badminton

    Jumat, 18 Juni 2021

    Tai Tzu Ying Fokus Adaptasi Sambut Olimpiade Tokyo

    Fokus Tai Tzu Ying soal penampilan baru akan dirumuskan ketika Olimpiade Tokyo berlangsung.
    X