Bidik Emas Olimpiade Tokyo, Minions Tak Mau Ngotot

2 Agustus 2020, 17:20 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Hedi Novianto
Kevin Sanjaya Sukamuljo (kiri) dan Marcus Fernaldi Gideon merayakan kemenangan dalam final Indonesia Masters 2020 di Istora, Senayan, Jakarta, 19 Januari 2020. /Jessica Margaretha/skor.id

  • Pasangan Minions, Marcus Gideon/Kevin Sanjaya, membidik medali emas Olimpiade Tokyo 2020 tahun depan.
  • Meski begitu, Minions tak mau membebani diri dengan target itu.
  • Minions akan menikmati setiap turnamen yang mereka ikuti, baik menang maupun kalah.

SKOR.id - Menjadi kampiun di ajang sebesar olimpiade menjadi impian seluruh atlet di dunia, termasuk pasangan Minions; Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Ganda putra andalan Indonesia tersebut mengaku sangat memimpikan berkalung medali emas Olimpiade Tokyo 2020 yang akan berlangsung pada 23 Juli hingga 8 Agustus 2021.

Namun, beban sebagai pasangan nomor satu dunia membuat Minions tidak ingin terlalu ngotot dan memaksakan diri.

"Tentu saja pengin juara Olimpiade. Tapi kami menikmati saja (turnamen di depan mata). Nggak mau terlalu memberi tekanan (pada diri sendiri). Yang penting saya mau kasih yang terbaik," ujar Kevin kepada Olympic Channel.

"Ya pasti targetnya pengin emas (olimpiade) sebab itu adalah harapan buat kami berdua. Namun, kami jalani satu per satu apa yang ada di depan mata," kata Marcus menimpali.

Menurut Marcus, impian menjadi juara olimpiade muncul setelah menonton kemenangan senior mereka Hendra Setiawan/Markis Kido di Olimpiade Beijing 2008.

Setelah kemenangan tersebut, ganda putra Indonesia seakan lenyap dari perebutan medali di dua olimpiade berikutnya, London 2012 dan Rio 2016.

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, hadir dalam konferensi pers menjelang All England di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, 5 Maret 2020.
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, hadir dalam konferensi pers menjelang All England di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, 5 Maret 2020. (PBSI)

"Saya nonton juga waktu itu di rumah. Rasanya, wah keren juga ya bisa juara olimpiade. Itu kan gelar yang bergengsi sekali. Bisa dikatakan impian waktu itu," ujar Marcus yang akrab disapa Koh Sinyo.

Meskipun impian untuk melanjutkan supremasi ganda putra Indonesia bergelora, satu hal yang bisa dilakukan Minions, julukan Marcus/Kevin, adalah memberikan yang terbaik di setiap pertandingan.

"Kami berdua mencoba menikmati setiap pertandingan. Menang kami nikmati, begitu juga saat kalah. Tentu saja mereka berekspektasi tinggi tetapi kami yang merasakan menang kalah," Kevin menuturkan.

"Kami sudah berusaha dengan maksimal. Jadi, yang penting kami berusaha saja," katanya.

Selain menjadi tulang punggung bulu tangkis Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Minions juga akan menjadi andalan skuad Merah Putih di Thomas Cup 2020 pada 3-11 Oktober di Aarhus, Denmark.

Saat ini, Minions terus berlatih dengan tim nasional Indonesia dan baru saja menyelesaikan turnamen internal bertajuk PBSI Home Tournament 2020 pada Juli lalu.

Ikuti juga Instagram, Facebook, YouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Minions Lainnya:

Ekspektasi Publik Membuat Kevin Sanjaya Tertekan

Menengok Era Dominasi Indonesia di Ajang Thomas Cup dalam Tiga Babak

  • Sumber: olympicchannel.com
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Badminton

    Kamis, 23 Juli 2020

    Olimpiade Tokyo, Ahsan/Hendra Waspadai Persaingan Ganda Putra Indonesia

    Tiga ganda putra Indonesia di delapan besar membuat Ahsan/Hendra belum yakin soal kans ke Olimpiade Tokyo.

    Badminton

    Minggu, 2 Agustus 2020

    Marcus/Kevin Akui Mempertahankan Label Nomor 1 Dunia Jauh Lebih Sulit

    Marcus/Kevin menganggap lebih mudah mencapai predikat nomor satu dunia untuk kali pertama ketimbang mempertahankannya.

    Terbaru

    Badminton

    Senin, 10 Agustus 2020

    Shesar Rustavito Curhat, Sering Dijahili Anthony Ginting

    Shesar Rustavito menceritakan fakta di balik layar tunggal putra Indonesia, termasuk hubungannya dengan Anthony Sinisuka Ginting.

    Badminton

    Minggu, 9 Agustus 2020

    Stoeva Bersaudara Targetkan Medali di Olimpiade Tokyo 2020

    Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva tengah memperkuat fisik dan kecepatan untuk meraih target tahun 2021.

    Badminton

    Minggu, 9 Agustus 2020

    Jepang Tuan Rumah Olimpiade 2020, Akane Yamaguchi Makin Percaya Diri

    Bagi Akane Yamaguchi, Olimpiade 2020 bukan sekadar ajang multiolahraga empat tahunan tetapi mimpi yang dibangun sejak kecil.

    Badminton

    Sabtu, 8 Agustus 2020

    Setelah Anthony, Jojo, dan Shesar, PBSI Cari Tunggal Keempat untuk Piala Thomas 2020

    Untuk tunggal putra Piala Thomas, PP PBSI menyebut peringkat dunia bukan satu-satunya faktor untuk turun di Aarhus, Denmark, Oktober nanti.

    Badminton

    Sabtu, 8 Agustus 2020

    Jadi Tuan Rumah Thomas dan Uber Cup 2020, Denmark Gembleng Ganda Putri

    Denmark makin mantap membenahi ganda putri menjelang status mereka sebagai tuan rumah Thomas dan Uber Cup 2020.

    Badminton

    Sabtu, 8 Agustus 2020

    Thomas dan Uber Cup 2020 - Malaysia Tetapkan Indonesia sebagai Rival Utama

    Malaysia menetapkan Indonesia sebagai rival utama dalam penyisihan putaran final Thomas dan Uber Cup 2020.

    Badminton

    Kamis, 6 Agustus 2020

    Thomas Cup 2020: Tommy Sugiarto Siap jika Dibutuhkan Tim Indonesia

    Tommy Sugiarto mengaku siap jika dipanggil pelatnas untuk masuk tim Thomas Cup Indonesia.

    Badminton

    Rabu, 5 Agustus 2020

    Hadapi Tunggal Putra 2 Hari Beruntun, Pebulu Tangkis Tunggal Putri Nomor 1 Dunia Kelelahan

    Pebulu Tangkis Tunggal Putri nomor 1 dunia, Tai Tzu Ying, mengaku kelelahan secara fisik setelah dua hari beruntun lawan tunggal putra di kompetisi internal Taiwan.

    Badminton

    Selasa, 4 Agustus 2020

    Kilas Balik 4 Agustus 1992, Indonesia Kawinkan Medali Emas Bulu Tangkis Olimpiade

    Tepat 28 tahun silam, 4 Agustus 1992, Indonesia meraih dua medali emas pertama di Olimpiade di Barcelona lewat Susy Susanti dan Alan Budikusuma.

    Badminton

    Selasa, 4 Agustus 2020

    Jeda Kompetisi, Kento Momota Latihan dengan Siswa SMP dan SMA

    Kento Momota bulan lalu jalani latihan mandiri bersama siswa SMP dan SMA Futaba Mirai Gakuan, Fukushima.

    Terpopuler

    Sepak Pojok

    Sepak Pojok

    X