Rebut Enam Gelar Juara Dunia Superbike Beruntun, Jonathan Rea Masuk Jajaran Pembalap Langka

18 Oktober 2020, 19:40 WIB
Editor: Tri Cahyo Nugroho
Jonathan Rea memastikan gelar keenam beruntun di Kejuaraan Dunia Superbike (2015-2020) pada Sabtu (17/10/2020) sekaligus menguatkan status sebagai pembalap dengan gelar pembalap terbanyak di WorldSBK. Rea juga menjadi satu dari lima pembalap yang mampu juara enam atau lebih secara beruntun di satu ajang balap. /(Twitter/@KRT_WorldSBK)

SKOR.idJonathan Rea memastikan gelar Kejuaraan Dunia Superbike (WorldSBK) untuk kali keenam secara beruntun setelah finis di posisi keempat race 1 putaran terakhir di Sirkuit Estoril, Portugal, Sabtu (17/10/2020) sore atau malam WIB.

Dengan 353 poin, pembalap Kawasaki Racing Team WorldSBK itu tidak mampu lagi dikejar pesaing terdekatnya, Scott Redding (Aruba.it Racing – Ducati), yang terpaut 72 poin dengan dua race tersisa (maksimal 37 poin; 12 jika menang superpole race dan 25 di race 2).

Dengan enam gelar WorldSBK secara beruntun (2015, 2016, 2017, 2018, 2019, 2020), Jonathan Rea pun masuk daftar segelintir pembalap yang mampu memenangi enam gelar juara dunia balap atau lebih. Lebih sedikit yang bisa membuatnya secara beruntun.

 

Di Kejuaraan Dunia Balap Motor, hanya ada tiga pembalap yang mampu memenangi enam gelar atau lebih di kategori tertinggi tetapi hanya satu yang mampu membuatnya beruntun hingga enam kali atau lebih.

Giacomo Agostini merebut delapan gelar di kelas 500 cc yang tujuh di antaranya dibuat beruntun pada 1966-1972 (satu lainnya pada 1975). Agostini juga mampu menjuarai kelas 350 cc tujuh kali beruntun pada 1968-1974.

Dua pembalap MotoGP musim ini, Valentino Rossi dan Marc Marquez, juga mampu merebut enam atau lebih gelar juara dunia di kelas tertinggi.

Rossi memiliki tujuh gelar di kelas 500 cc/MotoGP. Namun, hanya lima yang dibuat pembalap Italia, 41 tahun, itu secara beruntun, yakni pada 2001-2005 (lainnya 2008, 2009).

Giacomo Agostini merebut delapan gelar di kelas 500 cc Kejuaraan Dunia Balap Motor yang tujuh di antaranya dibuat beruntun pada 1966-1972 (satu lainnya pada 1975). Tampak Agostini di atas Moto Morini pada 1963 saat ia juara nasional di kelas 175 cc.
Giacomo Agostini merebut delapan gelar di kelas 500 cc Kejuaraan Dunia Balap Motor yang tujuh di antaranya dibuat beruntun pada 1966-1972 (satu lainnya pada 1975). Tampak Agostini di atas Moto Morini pada 1963 saat ia juara nasional di kelas 175 cc. (Twitter/@VintageLastFlag)

Marquez mampu enam kali menjuarai kelas MotoGP tetapi hanya empat yang ia buat beruntun pada 2016-2019 (lainnya 2013, 2014). Cedera membuat pembalap Spanyol itu tidak mampu merebut gelar MotoGP untuk kali kelima beruntun, tahun ini.

Sebastien Loeb menjadi salah satu atlet olahraga balap yang mampu mengalahkan Rea dari sisi jumlah total gelar maupun titel beruntun.

Loeb menjadi kampiun Kejuaraan Dunia Reli (WRC) sembilan kali beruntun. Turun perdana di WRC pada 2002, pereli Prancis itu juara sejak 2004 sampai 2012 untuk kemudian pensiun dan mencoba disiplin balap lain seperti FIA World Rallycross Championship dan Reli Dakar.

Torehan gelar Antoni Bou i Mena alias Toni Bou. Atlet asli Catalan, Spanyol, itu mengoleksi 28 gelar juara dunia ketangkasan motor (trial) yang ia buat beruntun antara 2007 sampai 2019.

Bou menjadi atlet trial tersukses sepanjang sejarah karena mampu masing-masing 14 kali juara dunia beruntun baik lintasan outdoor maupun indoor. Bou pun melewati rekor gelar trial milik Dougie Lampkin (7 outdoor dan 5 indoor) dan Jordi Tarres dengan 7 gelar outdoor.

Sebastien Loeb, juara dunia reli (WRC) sembilan kali beruntun pada 2004-2012, masih mampu naik podium ketiga Reli Turki 2020 bersama Hyundai Shell Mobis WRT pada 18-20 September 2020 lalu.
Sebastien Loeb, juara dunia reli (WRC) sembilan kali beruntun pada 2004-2012, masih mampu naik podium ketiga Reli Turki 2020 bersama Hyundai Shell Mobis WRT pada 18-20 September 2020 lalu. (Twitter/@HMSGOfficial)

Di Formula 1 (F1), hanya ada dua pembalap yang mampu menyamai atau melewati jumlah enam gelar juara dunia seperti yang dimiliki Rea di WorldSBK. Tetapi, tidak satu pun yang mampu membuatnya beruntun.

Michael Schumacher memenangi tujuh gelar F1 yang ia buat dalam dua periode karier. Lima gelar beruntun dibuat Schumi bersama Ferrari pada 2000 sampai 2004 setelah dua sebelumnya, 1994 dan 1995, ia buat bersama Benetton.

Lewis Hamilton kini masih aktif di F1 bersama Tim Mercedes-AMG Petronas. Hamilton enam kali juara dunia namun hanya tiga yang dibuatnya secara beruntun, 2017-2019 (lainnya 2008, 2014, 2015). Hamilton berpeluang besar menambah gelar beruntunnya di F1 2020 ini.

Kendati bukan level kejuaraan dunia. A.J. Foyt mampu merebut tujuh gelar balap mobil formula buatan United States Automobile Club (kini bernama IndyCar) pada era 1960-an sampai 1970-an.

Toni Bou mampu mengoleksi gelar di Kejuaraan Dunia Motor Trial hingga 28 kali, masing-masing 14 kali beruntun trek outdoor dan indoor pada 2007-2020.
Toni Bou mampu mengoleksi gelar di Kejuaraan Dunia Motor Trial hingga 28 kali, masing-masing 14 kali beruntun trek outdoor dan indoor pada 2007-2020. (Twitter/@HondaMotosES)

Tetapi, Foyt tidak pernah merebut gelar beruntun lebih dari dua kali. Setelah juara pada 1960 dan 1961, Foyt kembali kampin pada 1963 dan 1965. Gelar IndyCar kelima Foyt direbutnya pada 1967 hingga dua trofi terakhir diraihnya pada 1975 dan 1979.

Pembalap lain yang layak disebut kerena jumlah gelar kendati bukan masuk kejuaraan dunia resmi adalah Stephane Peterhansel yang memenangi Reli Dakar hingga 13 kali.

Sukses Peterhansel diawali pada 1991 dengan menjuarai kategori motor Reli Dakar. Peterhansel berhasil memenangi enam trofi bersama Yamaha antara 1991 sampai 1998 (1991-1993, 1995, 1997, 1998) untuk kemudian beralih ke mobil.

Di kategori mobil, Peterhansel tiga kali juara Reli Dakar bersama Mitsubishi (2004, 2005, 2007) serta masing-masing dua bersama Mini (2012, 2013) dan Peugeot (2016, 2017).

Pembalap asal Denmark, Tom Kristensen, mampu menjuarai ajang balap ketahanan mobil bergengsi, Le Mans 24 Hours, sembilan kali yang enam di antaranya dibuat beruntun pada 2000-2005 (lainnya 1997, 2008, 2013). Kristensen memutuskan pensiun pada 2014 lalu.
Pembalap asal Denmark, Tom Kristensen, mampu menjuarai ajang balap ketahanan mobil bergengsi, Le Mans 24 Hours, sembilan kali yang enam di antaranya dibuat beruntun pada 2000-2005 (lainnya 1997, 2008, 2013). Kristensen memutuskan pensiun pada 2014 lalu. (Twitter/@24hoursoflemans)

Balap ketahanan mobil, Le Mans 24 Hours (Le Mans 24 Jam), menjadi salah satu ajang bergengsi di dunia. Tetapi, hanya dua pembalap yang mampu juara enam kali atau lebih.

Jacky Ickx memenangi enam gelar antara 1969 sampai 1982 dan hanya tiga yang dibuat beruntun, yakni 1975, 1976, dan 1977 (lainnya 1969, 1981, 1982).

Tom Kristensen mampu menjuarai Le Mans 24 Hours hingga sembilan kali yang enam di antaranya ia buat beruntun pada 2000-2005 (lainnya 1997, 2008, 2013).

Enam gelar di WorldSBK menjadikan Jonathan Rea salah satu dari sangat sedikit atlet balap yang mampu merebut enam gelar juara dunia secara beruntun.

Jonathan Rea kini sejajar dengan Giacomo Agostini, Sebastien Loeb, Toni Bou, dan Tom Kristensen sebagai pemilik enam atau lebih gelar dalam sebuah kejuaraan kelas dunia yang direbut secara beruntun. 

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Balap Lainnya:

MotoGP Aragon 2020: Pembalap Berselisih, Susana Garasi Ducati Panas

November 2020, Pembalap Muda Red Bull akan Tes Mobil F1 Tim AlphaTauri

F1 Berupaya Kalender Balap 2021 Bisa Kembali Normal

 

 

 

  • Sumber: worldsbk.com
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    MotoGP

    Kamis, 8 Oktober 2020

    Mengaku Idolakan Valentino Rossi, Fabio Quartararo Sebut Marc Marquez Pembalap Terkuat

    Fabio Quartararo merasa banyak yang bisa dipelajari dari Valentino Rossi dan Marc Marquez untuk menjadi pembalap terkuat.

    Balap

    Sabtu, 10 Oktober 2020

    10 Pembalap Indonesia yang Pernah Turun di Ajang Dunia

    Saat ini, paling tidak ada tiga pembalap Indonesia yang turun di kejuaraan balap kelas dunia.

    Formula 1

    Selasa, 13 Oktober 2020

    5 Besar Pembalap F1 dengan Kemenangan Terbanyak, Hanya 2 yang Masih Aktif

    Berdasarkan 5 besar daftar pembalap dengan jumlah kemenangan terbanyak, hanya dua yang masih aktif.

    Terbaru

    Formula 1

    Selasa, 27 Oktober 2020

    Sindir Lewis Hamilton usai GP Portugal, Lando Norris Minta Maaf

    Lando Norris (McLaren) meminta maaf atas ucapannya yang menyindir Lewis Hamilton usai memecahkan rekor Michael Schumacher.

    MotoGP

    Selasa, 27 Oktober 2020

    Bukan Milik Marc Marquez, Inilah Tiga Motor Honda dengan Kemenangan Terbanyak di Kejuaraan Dunia

    Honda tidak hanya merajai kelas utama di Kejuaraan Dunia Balap Motor dalam beberapa tahun terakhir tetapi sebelumnya juga kategori di bawahnya (125 cc/Moto3 dan 250 cc/Moto2).

    Formula 1

    Selasa, 27 Oktober 2020

    Felipe Massa Bandingkan Lewis Hamilton dengan Michael Schumacher

    Mantan pembalap Formula 1 (F1), Felipe Massa, membandingkan Lewis Hamilton dengan Michael Schumacher.

    Balap

    Senin, 26 Oktober 2020

    Moto2 2020: Andi Gilang Keteteran Gegara Ban Belakang Bermasalah

    Andi Gilang menjelaskan faktor yang menyebabkan dirinya gagal meraih poin pada Moto2 GP Teruel 2020.

    MotoGP

    Senin, 26 Oktober 2020

    Dari Tom Phillis sampai Jaume Masia, Enam Dekade Honda Turun di Kejuaraan Dunia Balap Motor untuk Sabet 800 Kemenangan

    Total, Honda mampu merebut 800 kemenangan dan 71 gelar juara dunia sejak turun pada 1960.

    MotoGP

    Senin, 26 Oktober 2020

    Valentino Rossi Tercoret, MotoGP 2020 Dipastikan Melahirkan Juara Dunia Baru

    Peluang Valentino Rossi untuk menjadi juara dunia MotoGP 2020 resmi tertutup sehingga kini tinggal menyisakan 14 pembalap dalam bursa kampiun.

    MotoGP

    Senin, 26 Oktober 2020

    Alex Rins Sebut Persaingan Gelar dengan Joan Mir Bakal Sulitkan Suzuki

    Alex Rins bakal berjuang keras pada tiga balapan sisa untuk memperebutkan titel juara dunia MotoGP 2020.

    MotoGP

    Senin, 26 Oktober 2020

    Andrea Dovizioso: Peluang Kami Meraih Titel Nol!

    Andrea Dovizioso mengaku sulit menjaga mentalitas setelah hasil buruk pada dua balapan di Sirkuit MotorLand Aragon.

    MotoGP

    Senin, 26 Oktober 2020

    Maverick Vinales Tak Yakin Yamaha Bisa Memangkas Jarak dengan Suzuki

    Maverick Vinales menegaskan bakal berusaha memaksimalkan Yamaha YZR-M1 meski sulit memangkas jarak dengan Suzuki.

    MotoGP

    Senin, 26 Oktober 2020

    Terjatuh, Takaaki Nakagami Mengaku Tertekan Start dari Pole Position

    Takaaki Nakagami kecewa karena melakukan kesalahan yang tak perlu. Beruntung, orang-orang di LCR Honda, tetap mendukung.

    Terpopuler

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    Sepak Pojok

    X