Maverick Vinales Bicara soal Pengaruh Valentino Rossi dan Fabio Quartararo

23 Mei 2020, 21:05 WIB
Kerja sama Maverick Vinales (kiri) dan Valentino Rossi di Tim Monster Energy Yamaha MotoGP akan selesai pada akhir MotoGP 2020. /Twitter Monster Energy Yamaha
Penulis: Any Hidayati
Editor: I Gede Ardy Estrada

 

  • Maverick Vinales mengaku akan merindukan sosok Valentino Rossi di tim pabrikan Yamaha.
  • Pembalap 25 tahun tersebut berharap bisa terus belajar dari sang idola di lintasan MotoGP.
  • Maverick Vinales juga siap menyambut Fabio Quartararo sebagai rekan, rival, sekaligus mentor.

SKOR.id - Mulai tahun depan, Maverick Vinales akan berstatus sebagai pembalap senior di tim pabrikan Monster Energy Yamaha karena Valentino Rossi dipastikan hengkang.

Maverick Vinales bakal berpasangan dengan pembalap muda Fabio Quartararo yang bertukar posisi dengan Valentino Rossi di Petronas Yamaha SRT.

Membayangkan fakta tersebut, yang akan terjadi dalam hitungan bulan, pembalap 25 tahun asal Spanyol itu mengaku sedih.

Berita MotoGP Lainnya: Valentino Rossi Sarankan Yamaha Fokus ke Maverick Vinales dan Fabio Quartararo

"Saya akan merindukan Valentino (Rossi). Saya tidak menduga perubahan ini akhirnya terjadi," ujar Maverick Vinales seperti dilansir motosprint.it.

"Tentu saja saya sedih karena dia akan meninggalkan tim ini. Kami adalah rekan setim yang solid dan sangat dekat," Vinales menambahkan.

Sebagai seorang penggemar sekaligus rival The Doctor, julukan Rossi, Maverick Vinales mengaku masih ingin sang idola bisa terus bersaing di MotoGP.

Baginya, Valentino Rossi adalah mentor yang mengajarinya berbagai hal, terutama jelang balapan. Banyak ilmu yang diambil Vinales dari sang senior selama ini.

"Saya harap 2021 dia masih balapan. Saya juga berharap bisa bertarung lagi dengannya selama beberapa tahun lagi karena rasanya sangat menyenangkan," ucap Vinales.

"Saya belajar banyak dari Valentino, terutama untuk hari Minggu (balapan). Darinya saya belajar ketika dia bisa membaik sedangkan saya tidak, biasanya di tikungan."

Ketika ditanya apakah akan mengikuti jejak sang idola untuk balapan hingga usia 40 tahun, Maverick Vinales menggelengkan kepalanya.

"Saya rasa tidak. Valentino memiliki motivasi yang sangat besar. Bagi saya, selagi masih kompetitif saya akan tetap balapan," kata Vinales.

"Tetapi saya tidak tahu sampai kapan akan balapan di MotoGP. Bagi saya saat ini yang penting adalah kepuasan dan kesenangan pribadi."

Berita MotoGP Lainnya: Maverick Vinales Tak Sabar Bekerja Sama dengan Fabio Quartararo

Maverick Vinales juga siap menjalin kerja sama dengan partner barunya musim depan. Fabio Quartararo bakal menjadi rekan setim, rival, sekaligus mentor untuk Vinales. 

"Dia (Quartararo) akan menjadi rival pertama yang harus dikalahkan. Kemudian dari situ, dia akan menjadi indikator penting untuk tim," jelas pembalap Spanyol itu.

"Fabio adalah pembalap yang cepat dan rasanya akan bermanfaat mendengar masukan darinya ketika ada komponen baru (untuk motor Yamaha)," imbuhnya.

Menurut Maverick Vinales, salah satu kelebihan Quartararo adalah memacu motor di sirkuit kering. "Dengan kehadirannya, saya bisa terus meningkatkan diri," ucap Vinales.

Tag

Berita Terkait

Latest