Alexander Zverev Ingin US Open 2020 Dibatalkan

2 Agustus 2020, 21:45 WIB
Editor: Doddy Wiratama
Postingan foto dalam akun Instagram Alexander Zverev yang diunggah pada 16 Maret 2020. /(instagram.com/alexzverev123)

  • Kondisi Amerika Serikat yang belum pasti membuat Alexander Zverev enggan untuk bermain dalam ajang Grand Slam US Open 2020.
  • Alexander Zverev memiliki kenangan pahit saat bermain di Adria Tour kala beberapa pemain dan staf dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.
  • Alexander Zvarev bersedia bermain di US Open 2020 asal ada jaminan keamanan dan keselamatan.

SKOR.id – Petenis asal Jerman, Alexander Zverev, mengatakan bahwa US Open (Amerika Serikat Terbuka) 2020 seharusnya dibatalkan mengingat keadaan yang belum pasti.

Saat ini, Amerika Serikat (AS) masih menunjukkan peningkatan jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) yang cukup tinggi.

Mengutip dari Worldometers.info, per Minggu (2/8/2020), total kasus positif Covid-19 di AS sudah mencapai lebih dari 4,7 juta kasus, dengan total kematian lebih dari 157 ribu.

Negeri Paman Sam menjadi negara yang paling banyak melaporkan kasus positif Covid-19 di dunia dan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.

Alexander Zverev pun mengkritik pihak penyelenggara US Open karena tetap ingin menggelar turnamen tenis grand slam itu di tengah situasi pandemi virus corona.

“Cukup gila jika tetap menggelar US Open saat ini. Saya menyarankan untuk membatalkan US Open dan memulai turnamen di Eropa,” kata Zverev seperti dikutip Skor.id dari Iol.co.za.

Pada sisi lain, Alexander Zvarev memiliki pengalaman pahit saat mengikuti turnamen Adria Tour kala beberapa pemain dan staf dinyatakan positif Covid-19.

Akan tetapi, pria 23 tahun itu berhasil terhindar dari paparan virus corona dengan hasil tes yang dinyatakan negatif.

Meski begitu, ia tetap harus mengisolasi diri selama 14 hari untuk mencegah dirinya menjadi carrier yang dapat menularkan orang lain.

Namun, Zverev sempat terlihat menghadiri pesta sepekan setelah gelaran Adria Tour. Padahal ia seharusnya berada di rumah untuk menyelesaikan masa karantinanya.

“Ini bukan waktu yang tepat untuk terbang ke Amerika. Jika US Open tetap digelar, apa yang harus pemain lakukan? Terutama jika semua orang bermain,” kata Zverev.

Sebenarnya, Alexander Zverev mengaku siap jika turnamen kembali digelar, asalkan ada jaminan untuk menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Kita akan lihat kapan dan di mana musim ini akan dilanjutkan. Tentu saja, kita berharap itu terjadi di New York,” ujar Zverev.

“Memang AS tempat berbahaya untuk dikunjungi, tetapi kami akan melihat apa yang akan mereka putuskan tentang turnamen,” tutur tunggal putra nomor tujuh dunia itu.

Seperti diketahui, beberapa kompetisi olahraga di AS saat ini memang sedang dalam tahap pembicaraan untuk dimulai kembali dalam waktu dekat.

Berbagai kompetisi olahraga pun bakal dilangsungkan tanpa penonton karena alasan kesehatan dan keselamatan para pemain dan staf.

Turnamen tenis sejatinya bisa digelar di tengah pandemi virus corona karena dua pemain tidak melakukan kontak fisik.

Akan tetapi, turnamen tenis juga melibatkan banyak orang untuk mempersiapkan lapangan dan kebutuhan kompetisi sehingga kontak jarak dekat tak bisa dihindari.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Baca berita tenis lainnya:

Mundur dari US Open 2020, Nick Kyrgios Beri Wejangan ke Petenis Dunia

Andy Murray Prediksi US Open 2020 Minim Petenis Top Dunia

  • Sumber: IOL
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Tenis

    Kamis, 23 Juli 2020

    US Open 2020 Tidak Terpengaruh Pembatalan Citi Open

    Ajang Grand Slam US Open 2020 akan tetap bergulir mulai 31 Agustus di New York meski ada pembatalan turnamen Citi Open.

    Tenis

    Kamis, 30 Juli 2020

    Pelatih Serena Williams Khawatir US Open 2020 Berubah Jadi Liga Tenis Nasional AS

    Patrick Mouratoglou berharap agar US Open 2020 tidak berubah menjadi liga tenis nasional Amerika Serikat karena protokol Covid-19.

    Tenis

    Sabtu, 1 Agustus 2020

    USTA Harus Beri Hukuman Setimpal untuk Pelanggar Protokol US Open 2020

    Andy Murray meminta penyelenggara US Open 2020 untuk bersikap tegas dalam menerapkan aturan karantina selama turnamen.

    Terbaru

    Tenis

    Senin, 10 Agustus 2020

    Dominic Thiem Tetap Ingin Berpartisipasi meski Gengsi US Open Turun

    Petenis Dominic Thiem menilai gengsi US Open 2020 lebih rendah daripada Australia Open walau sama-sama termasuk ajang grand slam.

    Tenis

    Senin, 10 Agustus 2020

    Soal US Open 2020, Simona Halep Bakal Putuskan Usai Tampil di Praha

    Petenis putri No.2 dunia Simona Halep ingin fokus ke Prague Open sebelum mengambil keputusan final terkait partisipasinya dalam US Open 2020.

    Tenis

    Minggu, 9 Agustus 2020

    Serena Williams Belum Pikirkan Bela Amerika Serikat di Olimpiade Tokyo

    Bukan Olimpiade Tokyo, fokus Serena Williams saat ini justru dua grand slam, US Open dan French Open.

    Tenis

    Minggu, 9 Agustus 2020

    Tampil di US Open 2020, Serena Williams Bawa 2,5 Kodi Masker

    Serena Williams menegaskan Covid-19 tak akan menggoyahkan niatnya untuk berlaga di US Open 2020.

    Tenis

    Sabtu, 8 Agustus 2020

    Putuskan Absen, Rafael Nadal Tetap Menganggap US Open 2020 Bergengsi

    Rafael Nadal tetap menganggap US Open 2020 sebagai ajang bergengsi meski banyak petenis dunia yang absen karena Covid-19.

    Tenis

    Sabtu, 8 Agustus 2020

    Gegara Covid-19, Tuan Rumah Australian Open 2021 Jadi Rebutan

    Meningkatnya kasus Covid-19 di Melbourne, Victoria, memunculkan usulan agar venue Australian Open 2021, pindah.

    Tenis

    Kamis, 6 Agustus 2020

    Soal US Open 2020, Novak Djokovic Belum Buat Keputusan

    Novak Djokovic belum membuat keputusan soal keikutsertaan dalam US Open 2020 di USTA Billie Jean King, New York.

    Tenis

    Rabu, 5 Agustus 2020

    Grigor Dimitrov Tetap Akrab dengan Novak Djokovic Usai Insiden Adria Tour

    Dua petenis top, Grigor Dimitrov dan Novak Djokovic, sama-sama dinyatakan positif Covid-19 saat tampil dalam Adria Tour, Juni lalu.

    Tenis

    Rabu, 5 Agustus 2020

    Rafael Nadal Mundur dari US Open, Madrid Open 2020 Batal Digelar

    Rafael Nadal mengumumkan mundur dari US Open 2020 lewat cuitan di Twitter pada Rabu (5/8/2020).

    Tenis

    Selasa, 4 Agustus 2020

    Donna Vekic dan Sensasi Menang Perdana Saat Covid-19

    Donna Vekic menceritakan sensasi kemenangan pertama di Palermo Ladies Open 2020 setelah jeda lima bulan karena Covid-19.

    Terpopuler

    Sepak Pojok

    Sepak Pojok

    X