6 Pelatih Asing yang Pernah Menangani Borneo FC dan Catatan Prestasinya

17 Mei 2021, 18:30 WIB
Penulis: Adif Setiyoko
Editor: Estu Santoso
Cover Borneo FC
Cover Borneo FC /Grafis Yusuf/Skor.id

  • Borneo FC tercatat pernah menggunakan enam pelatih asing sejak promosi ke kasta tertinggi Liga Indonesia per musim 2014.
  • Dari enam pelatih asing tersebut, beberapa di antaranya memiliki kiprah yang terbilang impresif, meski belum sampai ada yang merebut gelar juara liga.
  • Sementara itu, ada pula sejumlah pelatih asing yang bernasib tragis karena didepak oleh manajemen Borneo FC.

SKOR.id – Sejak berhasil promosi ke kompetisi kasta tertinggi Liga Indonesia pada 2014, Borneo FC tercatat pernah ditangani oleh sejumlah pelatih asing.

Setidaknya, ada total enam pelatih asing yang pernah ditunjuk oleh manajemen untuk menangani tim berjulukan Pesut Etam ini.

Dari keenam nama pelatih tersebut, beberapa di antaranya memiliki kiprah yang memuaskan, meski tak sampai membawa gelar juara liga.

Sementara itu, beberapa nama pelatih di antaranya juga memiliki nasib tragis ketika mengasuh Borneo FC.

Sebab, ada pelatih yang harus dipecat sebelum kompetisi resmi bergulir. Ada pula yang didepak di pertengahan musim karena performa buruk.

Berikut enam pelatih asing yang pernah memperkuat Borneo FC dan catatan prestasinya:

1. Arcan Iurie (Moldova)

Arcan Iurie menjadi sosok pelatih asing pertama yang pernah menangani Borneo FC. Saat itu, juru taktik asal Moldova ini ditunjuk pada musim 2014-2015.

Ketika itu, Borneo FC berstatus sebagai tim promosi setelah mereka berhasil menjadi juara Divisi Utama Liga Indonesia.

Sayangnya, pada musim pertamanya bersama skuad Pesut Etam, mantan pelatih Persija Jakarta itu tak bisa berbicara banyak.

Sebab, ia hanya mengawal Borneo FC menjalani dua laga pada Indonesia Super League 2015 karena kompetisi harus terhenti karena sanksi dari FIFA.

Arcan Iurie, pelatih asal Moldova yang sempat menangani Persita, Persija, Persib, Persebaya, dan Persik Kediri.
Arcan Iurie, pelatih asal Moldova yang sempat menangani Persita, Persija, Persib, Persebaya, dan Persik Kediri. Facebook.com/Persitaofficial

Pada dua pertandingan tersebut, sang pelatih hanya mampu mencatatkan satu imbang dan satu kalah.

2. Dragan Djukanovic (Montenegro)

Pelatih asing kedua yang pernah menakhodai Borneo FC di kompetisi kasta tertinggi ialah Dragan Djukanovic.

Dragan didatangkan Berneo FC untuk mengisi kursi pelatih pada musim 2016. Sayangnya, kebersamaan kedua belah pihak tak berlangsung lama.

Pelatih asal Montenegro itu didepak oleh manajemen Borneo FC saat kompetisi Liga 1 2017 belum genap bergulir separuh musim.

Saat itu, performa skuad Pesut Etam di bawah asuhan Dragan memang terbilang jauh dari kata memuasakan.

Sebab, dari total 14 pertandingan yang dihadapi, mereka hanya mampu mengumpulkan enam kemenangan dan dua hasil imbang. Sisanya berakhir dengan kekalahan.

Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic. Pada 2017, dia adalah pelatih Borneo FC.
Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic. Pada 2017, dia adalah pelatih Borneo FC. (Sri Nugroho/Skor.id)

Hasil itu membuat Borneo FC terdampar di peringkat 11 klasemen sementara dengan membukukan 20 poin.

3. Dejan Antonic (Serbia)

Dejan Antonic menjadi pelatih ketiga yang dipercaya untuk mengasuh Borneo FC. Ia datang pekan awal kompetisi Liga 1 2018.

Saat itu, manajemen mempercayakan skuad Pesut Etam kepada Dejan untuk menggantikan pelatih sebelumnya, yakni Iwan Setiawan, yang dipecat.

Namun, pada akhir musim Liga 1 2018, kebersamaan Borneo FC dengan Dejan Antonic tak berlanjut.

Sebetulnya, catatan pelatih asal Serbia ini saat mengasuh Borneo FC tak terlalu mengecewakan.

Pelatih PSS Sleman, Dejan Antonic, beraksi dalam laga melawan Tira Persikabo di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu, 8 Maret 2020. Pada 2018, Dejan melatih Borneo FC.
Pelatih PSS Sleman, Dejan Antonic, beraksi dalam laga melawan Tira Persikabo di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu, 8 Maret 2020. Pada 2018, Dejan melatih Borneo FC. (Skor.id/Sri Nugroho)

Sebab, Dejan berhasil membawa Borneo FC duduk di peringkat ketujuh klasemen akhir Liga 1 2018.

Dari total 34 pertandingan yang dijalani, tim asal Samarinda itu berhasil meraih 14 kemenangan, enam hasil imbang, dan 14 kali kalah.

4. Fabio Lopez (Italia)

Memasuki musim 2019, Borneo FC telah memastikan sosok juru racik asal Italia, Fabio Lopez, sebagai pengganti Dejan Antonic.

Akan tetapi, kebersamaan Borneo FC dengan pelatih asing ini lagi-lagi tak berlangsung dalam durasi yang lama.

Sebab, belum genap empat bulan menjadi arsitek tim, Borneo FC memutuskan untuk menghentikan kerja sama dengan Fabio Lopez.

Padahal, saat itu skuad Pesut Etam belum juga terjun di kompetisi Liga 1 2019. Namun, rentetan hasil buruk di masa persiapan pramusim melatari keputusan pihak manajemen.

Memang, Borneo FC di bawah asuhan Fabio Lopez melewati serangkaian hasil buruk di laga uji coba dan turnamen Piala Presiden 2018.

Mantan pelatih Borneo FC, Fabio Lopez (kanan), bersama legenda AS Roma, Francesco Totti (kiri).
Mantan pelatih Borneo FC, Fabio Lopez (kanan), bersama legenda AS Roma, Francesco Totti (kiri). Instagram Fabio Lopez

Pada turnamen pramusim tersebut, skuad Pesut Etam terbilang gagal total karena finis sebagai juru kunci Grup D.

Mereka sama sekali tak meraup satu poin pun karena tiga laga di fase grup seluruhnya berakhir dengan kekalahan.

5. Mario Gomez (Argentina)

Mantan pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez, menjadi sosok pelatih yang ditunjuk untuk menggantikan Fabio Lopez.

Bisa dibilang, tangan dingin pelatih asal Argentina ini sukses membawa Borneo FC meraih hasil terbaik selama beberapa musim terakhir.

Sebab. Mario Gomez sukses membuat Borneo FC menjadi tim yang diperhitungkan selama paruh musim kompetisi Liga 1 2019.

Pada akhir musim, Mario Gomez sebetulnya berpeluang untuk membawa anak asuhnya menduduki peringkat kedua klasemen akhir.

Sayangnya, laga terakhir melawan Persipura Jayapura berakhir imbang dengan skor akhir 2-2.

Mario Gomez (kanan) resmi diperkenalkan kembali menjadi pelatih Borneo FC pada Jumat, 21 Agustus 2020.
Mario Gomez (kanan) resmi diperkenalkan kembali menjadi pelatih Borneo FC pada Jumat, 21 Agustus 2020. Media Borneo FC

Akhirnya, skuad Pesut Etam harus melorot ke posisi ketujuh klasemen akhir kompetisi Liga 1 2019 dengan mengumpilkan 51 poin.

Mereka hanya terpaut empat poin dari Persebaya yang menduduki peringkat kedua klasemen akhir.

Meskipun demikian, kiprah mentereng ini tak lantas membuat sang juru racik bertahan di Borneo FC.

Meskipun manajemen klub itu sudah berusaha mempertahankannya, tetapi Gomez memilih untuk angkat kaki setelah kompetisi berakhir.

6. Edson Tavares (Brasil)

Pelatih asing selanjutnya yang mendapat kepercayaan untuk mengasuh skuad Pesut Etam ialah Edson Tavares.

Sayangnya, pelatih asal Brasil itu tak bisa membuktikan kemmapuan olah taktiknya bersama Borneo FC di Liga 1 2020.

Sebab, kompetisi sepak bola di Tanah Air harus terhenti akibat pandemi Covid-19 saat berlangsung tiga pekan.

Sebetulnya, performa Borneo FC bersama Edson Tavares cukup menjanjikan. Sebab, dari total tiga laga awal, mereka sukses membukukan dua kemenangan dan satu kekalahan.

Namun, kebersamaan kedua pihak akhirnya berakhir secara resmi pada 11 Agustus 2020.

Edson Tavares (Borneo FC)
Edson Tavares (Borneo FC) Ady Sesotya/Skor.id

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor.id (@skorindonesia)

Berita Borneo FC Lainnya:

Menanti Perubahan Borneo FC di Liga 1, Bersama Amer Bekic dan Wawan Febrianto

Mimpi Borneo FC Tujuh Tahun Lalu Bakal Terwujud Tak Lama Lagi

Borneo FC Menolak Keras Wacana Liga 1 Tanpa Degradasi

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Liga 1

Kamis, 6 Mei 2021

Borneo FC Menolak Keras Wacana Liga 1 Tanpa Degradasi

Presiden Borneo FC Nabil Husein menolak wacana kompetisi Liga 1 tanpa degradasi

Liga 1

Jumat, 7 Mei 2021

Mimpi Borneo FC Tujuh Tahun Lalu Bakal Terwujud Tak Lama Lagi

Memasuki usia ketujuh, Borneo FC berupaya mewujudkan mimpinya.

Liga 1

Jumat, 14 Mei 2021

Menanti Perubahan Borneo FC di Liga 1, Bersama Amer Bekic dan Wawan Febrianto

Banyak hal yang mesti dibenahi Borneo FC dari hasil Piala Menpora 2021, untuk menghadapi Liga 1 2021-2022.

Liga 1

Sabtu, 15 Mei 2021

Sempat ke Liga Bangladesh, Eks Striker Borneo FC Balik ke Indonesia Pekan Ini

Mantan striker Borneo FC belum mau menyebutkan klub Indonesia mana yang bakal dibelanya.

Terbaru

Liga 1

Minggu, 13 Juni 2021

Persib vs Persikabo: I Made Wirawan Akui Kebobolan Karena Adanya Kekuarangan

Kiper Persib Bandung, I Made Wirawan berbicara soal hasil laga uji coba lawan Tira Persikabo.

Liga 1

Sabtu, 12 Juni 2021

Tahan Persib di Latihan Bersama, Pelatih Persikabo Masih Belum Puas

Persikabo 1973 menahan Persib Bandung pada latihan bersama di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (12/6/2021).

Liga 1

Sabtu, 12 Juni 2021

Perubahan Nama Klub Berpotensi Cederai Sporting Merit dan Integritas Kompetisi

Fenomena perubahan nama klub yang belakangan kian marak terjadi di Indonesia harus diikuti dengan lahirnya regulasi khusus.

Liga 1

Sabtu, 12 Juni 2021

Persib Ditahan Imbang Persikabo, Robert Alberts Catat Sejumlah Hal Positif

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, mendapat sejumlah catatan positif dari hasil laga uji coba melawan Persikabo 1973.

Liga 1

Sabtu, 12 Juni 2021

Presiden Persija Bicara Fasilitas untuk Angelo Alessio

Persija Jakarta buka suara soal fasilitas yang akan diberikan kepada pelatih baru mereka, Angelo Alessio.

Liga 1

Sabtu, 12 Juni 2021

Dejan Antonic Rahasiakan Strategi PS Sleman dalam Laga Uji Coba

Dejan Antonic tak ingin membocorkan strategi PS Sleman saat menjalani laga uji coba melawan klub-klub Liga 1.

Liga 1

Sabtu, 12 Juni 2021

Dejan Antonic Sebut 2 Target Utama PS Sleman Saat Jalani Laga Uji Coba di Cikarang

Pelatih PS Sleman, Dejan Antonic, memiliki target khusus saat anak asuhnya menjalani dua laga uji coba di Cikarang, Jawa Barat.

Liga 1

Sabtu, 12 Juni 2021

Aji Santoso Buat ''Resep'' Khusus Agar Pemain Asing Persebaya Cepat Menyatu

menuju Liga 1 musim baru, pelatih Persebaya Aji Santoso terus mengebut persiapan tim terutama soal memacu kekompakan pemain asing.

Liga 1

Sabtu, 12 Juni 2021

Bepe dan Presiden Persija Satu Rasa Soal Angelo Alessio

Presiden Persija Jakarta, Mohammad Prapanca, mengungkapkan rasa yang sama dengan Bambang Pamungkas soal Angelo Alessio.

Liga 1

Sabtu, 12 Juni 2021

Sebanyak 30 Persen Saham PSIS Semarang Diakuisisi Wahyu Agung Group

Wahyu Agung Group resmi mengakuisisi saham PSIS Semarang sebesar 30 persen, pada Kamis (10/6/2021) lalu.
X