11 Pelatih Asing Persipura dan Catatan Prestasinya, Brasil Mendominasi

10 Juni 2021, 17:20 WIB
Penulis: Furqon Al Fauzi
Editor: Taufan Bara Mukti
Ilustrasi Logo Persipura Jayapura.
Ilustrasi Logo Persipura Jayapura. /Handy S/Grafis/Skor.id

  • Persipura Jayapura tercatat pernah ditangani 11 pelatih asing sejak era 2000an.
  • Dari 11 pelatih tersebut, dua di antaranya sukses mempersembahkan gelar juar bagi Persipura.
  • Namun, mayoritas pelatih asing Persipura berakhir tragis dengan pemecatan.

SKOR.id - Persipura Jayapura merupakan klub Indonesia yang gemar mempekerjakan pelatih asing dalam menangani tim.

Bahkan jauh sebelum sepak bola Indonesia memasuki era profesional, Persipura pernah diarsiteki oleh pelatih asing.

Adalah Choi Song On, warga negara Singapura yang tercatat sebagai pelatih asing pertama di skuad Persipura Jayapura.

Choi Song On, memimpin Persipura dalam turnamen internasional di Vietnam Selatan pada 1974. Dibawah asuhan Choi Song On, tim Mutiara Hitam tampil impresif.

Pada babak penyisihan grup, Persipura sukses  mengalahkan timnas Khmer (sekarang Kamboja) dengan skor 3-1 dan bermain imbang 1-1 melawan Thailand. Persipura pun keluar sebagai juara Grup B.

 

Pada semifinal yang dimainkan 9 November 1974, Persipura sukses mengalahkan timnas Taiwan dengan skor 2-0.

Sayang, di partai final, manajer Persipura saat itu, mendiang Brigjen Acub Zainal, teringat akan permintaan Jenderal Surono yang memesan agar Hengky Heipon dan kawan-kawan mengalah untuk tidak juara demi solidaritas sesama negara Asia Tenggara.

Sementara sejak memasuki 2000an, setidaknya sudah 11 pelatih asing silih berganti menakhodai skuad Mutiara Hitam.

Berikut 11 pelatih asing yang pernah menangani Persipura dan catatan prestasinya:

1. Antonio Gonzaga "Toni" Netto (Brasil)

Beban berat dipikul Antonio Gonzaga Netto ketika didapuk menukangi Persipura pada musim 2006 dengan status juara bertahan.

Di musim sebelumnya (2005) Persipura berhasil merajai Liga Indonesia bersama pelatih Rahmad Darmawan yang kemudian memutuskan hengkang ke Persija Jakarta.

Lama berkarier di sepak bola Asia Tenggara tepatnya di Malaysia, bukan jaminan bagi Netto meraih sukses bersama Persipura.

Buktinya, pelatih asal Brasil tersebut tak bertahan lama. Netto hanya memimpin Persipura pada empat laga Liga Indonesia. Rentetan hasil buruk membuat manajemen mengambil langkah tegas.

Netto diberhentikan setelah Persipura hanya meraih dua hasil imbang dan dua kekalahan pada empat laga awal.

Posisinya kemudian dialihkan kepada sang asisten Yusack Sutanto. Pada musim itu, Persipura hanya bertengger di peringkat kedelapan dengan raihan 35 poin.

2. Ivan Kolev (Bulgaria)

Ivan Kolev saat mendampingi Lokomotiv Sofia pada laga kasta kedua Liga Bulgaria atau Vtora liga 2020-2021, 1 Oktober 2020. Ivan Kolev pernah melatih timnas Indonesia dan Persija.
Ivan Kolev saat mendampingi Lokomotiv Sofia pada laga kasta kedua Liga Bulgaria atau Vtora liga 2020-2021, 1 Oktober 2020. Ivan Kolev pernah melatih timnas Indonesia dan Persija. Facebook.com/FCLokomotivSofia1929/photos

Manajemen Persipura beralih kiblat dari Amerika Selatan ke Eropa dalam menunjuk pelatih.

Dinilai berhasil saat menangani timnas Indonesia pada 2002, Ivan Kolev diikat Persipura mengontrak sebagai nakhoda tim pada musim 2007.

Meski mampu mengangkat performa tim dari segi permainan, pelatih asal Bulgaria tersebut nyatanya juga belum mampu menghadirkan trofi bagi Mutiara Hitam.

Persipura hanya menjadi runner-up Piala Indonesia dan juga semifinalis Liga Indonesia 2007.

Namun begitu, pencapaian Kolev bersama Persipura membuatnya kembali dipercaya menangani timnas Indonesia di Piala Asia 2007 kala menjadi tuan rumah.

3. Irfan Bakti Abu Salim (Malaysia)

Manajemen awalnya menunjuk Irfan Bakti Abu Salim sebagai pelatih Persipura pada awal musim Liga Indonesia 2007.

Namun di tengah jalan, tepatnya pada putaran kedua Liga Indonesia, Irfan Bakti Abu Salim memilih kembali ke Malaysia untuk melatih Perlis FA.

Tampuk pelatih kepala Persipura kemudian diemban rekan senegaranya yakni Raja Isa yang sebelumnya menjabat asisten pelatih Irfan Bakti.

4. Raja Isa (Malaysia)

Pelatih asal Malaysia, Raja Isa, saat mendampingi PSPS dalam Liga 1 2019. Raja Isa pernah menangani Persipura.
Pelatih asal Malaysia, Raja Isa, saat mendampingi PSPS dalam Liga 1 2019. Raja Isa pernah menangani Persipura. Agustian Pratama/Skor.id

Kehadiran pelatih asal Malaysia, Raja Isa, yang melanjutkan tugas kompatriotnya, Irfan Bakti Agus Salim, seakan membawa angin segar bagi publik pecinta Persipura Jayapura.

Memimpin Persipura pada putaran kedua Liga Indonesia 2007, pria asal Selangor tersebut sukses membawa tim ke final Copa Indonesia.

Sayangnya, di partai final Persipura harus mengakui keunggulan Sriwijaya FC lewat drama adu penalti.

Finalis Copa Indonesia menjadi satu-satunya prestasi yang diberikan Raja Isa untuk Persipura.

5. Jacksen F Tiago (Brasil)

Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen Ferreira Tiago, melihat waktu saat pemusatan tim di Batu Malang, menjelang Liga 1 2020 pada Februari 2020.
Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen Ferreira Tiago, melihat waktu saat pemusatan tim di Batu Malang, menjelang Liga 1 2020 pada Februari 2020. Noval Luthfianto/Skor.id

Jacksen F Tiago bisa dibilang sebagai pelatih asing paling sukses bagi Persipura sejauh ini.

Lelaki yang karib disapa Big Man itu sukses mempersembahkan tiga gelar Liga Super Indonesia.

Ketiga gelar itu diraih pada musim 2008-2009, 2010-2011, dan 2013. Selain itu, Jacksen juga sukses membawa Persipura lolos hingga semifinal Piala AFC sebanyak dua kali pada 2011 dan 2014.

Selain itu Jacksen juga mempersembahkan gelar juara Community Shield Indonesia dan Inter Island Cup.

Jacksen F Tiago bersama Mutiara Hitam selama enam tahun pada periode pertamanya.

Jacksen F Tiago kemudian kembali ke Persipura pada pertengahan Liga 1 2019 hingga saat ini.

6. Osvaldo Lessa (Brasil)

Osvaldo Lessa (kiri) mendampingi Sergio Farias, pelatih Persija, dalam sesi latihand di lapangan futsal pada Sabtu, 25 Januari 2020.
Osvaldo Lessa (kiri) mendampingi Sergio Farias, pelatih Persija, dalam sesi latihand di lapangan futsal pada Sabtu, 25 Januari 2020. Media Persija

Osvaldo Lessa pertama kali menjabat pelatih kepala Persipura Jayapura pada musim 2015-2016.

Saat itu Lessa ditunjuk menggantikan posisi Jacksen Tiago. Lessa sendiri merupakan pelatih fisik Persipura pada era Jacksen Tiago. Namun tak ada prestasi berarti yang diberikan Lessa.

Lessa kemudian kembali ditunjuk sebagai pelatih jelang Liga 1 2018. Di periode kedua kepelatihan Lessa, Persipura hanya mampu finis di peringkat ke-12 dengan koleksi 44 poin.

Lessa yang hanya bermodalkan skill pelatih fisik itu melengkapi masa kegelapan Persipura di tangan pelatih asing dengan hanya meraih tiga kemenangan dalam 11 laga. Selebihnya, tim menelan enam kekalahan dan dua kali imbang.

Bahkan, di musim itu pula Persipura membuat tiga rekor terburuk sejak 2003 dengan mencatatkan jumlah kebobolan terbanyak (46 gol) dan jumlah kekalahan terbanyak (14 kali) hingga jumlah poin yang bahkan tak sampai 50 (44 poin).

7. Angel Alfredo Vera (Argentina)

Berikutnya adalah pelatih asal Argentina, Angel Alfredo Vera, yang ditunjuk menangani Persipura pada ISC 2016

Pelatih asal Argentina itu terbukti sukses membawa gelar juara bagi Persipura pada ISC 2016.

Sayangnya, persoalan lisensi membuat Alfredo Vera tak bisa menangani Persipura di Liga 1 2017.

8. Wanderley da Silva Junior (Brasil)

Pada 3 Juli 2017, pelatih berkebangsaan Brasil, Wanderley Machado da Silva Junior, menjalani debut sebagai pelatih Persipura Jayapura.

Wanderley datang menggantikan posisi pelatih lokal, Liestiadi yang didepak manajemen menyusul hasil negatif dalam dua laga awal Liga 1.

Namun sepertinya kebanyakan pelatih asing Persipura sebelumnya, Wanderley juga gagal membawa tim berdiri di podium tertinggi.

Wanderley Junior bahkan gagal membawa Persipura finis di peringkat lima besar Liga 1 2017.

9. Peter Butler (Inggris)

Liga 1 musim 2018 mungkin menjadi salah satu sejarah kelam bagi Persipura. Bagaimana tidak, dalam satu musim Persipura tiga kali mengganti pelatih.

Rekam jejak Peter Butler sebagai pemain nyatanya juga tak mampu mengerek posisi Persipura kembali ke papan atas.

Peter Butler, Amilton Silva de Oliviera, dan Osvaldo Lessa saling bergantian menukangi Persipura di Liga 1 2018, namun musim itu pula ketiganya berandil menjerumuskan klub ke peringkat terburuk semenjak 2004. Mereka hanya bisa finis di peringkat ke-12.

Semula, Persipuramania menaruh asa tinggi pada pelatih asal Inggris itu pada awal kompetisi.

Bagaimana tidak, eks pemain Leeds United itu menjalani debutnya dengan mempersembahkan lima kemenangan dari sembilan laga awal.

Rentetan hasil itu termasuk kemenangan enam gol tanpa balas atas Madura United.

Performa Persipura kemudian menurun drastis pada lima laga berikutnya, dimana Persi pura gagal menang sama sekali.

Butler pun terdepak dari posisinya. Tony Ho lantas melanjutkan tugas Butler dalam empat pertandingan, sebelum tongkat estafet kepelatihan diberikan kepada Amilton Silva pada pekan ke-19 Liga 1 2018.

10. Amilton Silva (Brasil)

Pelatih berkepala plontos tersebut mulanya sukses mengawali debutnya dengan sempurna saat menggilas Barito Putera yang ditangani Jacksen F Tiago dengan skor 5-1.

Meski berhasil mempersembahkan tiga kemenangan, namun Persipura menderita dua kali kekalahan dan membuatnya harus terdepak dari kursi pelatih ketika baru menakhodai Boaz Solossa dan kawan-kawan dalam lima laga.

11. Luciano Leandro (Brasil)

Pelatih asal Brasil yang juga eks-pemain PSM Makassar dan Persija, Luciano Leandro, saat di Indonesia pada Januari 2019. Luciano pernah membawa Persija menjuarai turnamen di Brunei.
Pelatih asal Brasil yang juga eks-pemain PSM Makassar dan Persija, Luciano Leandro, saat di Indonesia pada Januari 2019. Luciano pernah membawa Persija menjuarai turnamen di Brunei. (Luciano Leandro/Facebook)

Memiliki nama besar saat masih menjadi pemain bukan jaminan Luciano Leandro bisa menghadirkan kesuksesan bagi Persipura.

Justru hasil buruk didapat Persipura saat ditangani mantan gelandang Persija Jakarta dan PSM Makassar tersebut pada awal Liga 1 2019.

Persipura tak pernah menang dalam lima laga di bawah komando Luciano Leandro

Meski begitu, pencapaian yang dibuat trio Butler, Amilton, dan Lessa masih yang terburuk sepanjang sejarah klub ditangani pelatih asing dalam satu musim kompetisi.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor.id (@skorindonesia)

Berita Persipura Lainnya:

Jacksen F Tiago Tegaskan Kesiapan Persipura soal Lokasi Piala AFC

Jelang Piala AFC, Performa Persipura Belum Sesuai Harapan Jacksen F Tiago

Jacksen F Tiago Berencana Simpan Yevhen Bokhashvili dalam Laga Uji Coba Persipura

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Liga 1

Jumat, 4 Juni 2021

Hadapi Persipura dan Dewa United, Persik Ogah Merugi

Persik Kediri dijadwalkan menghadapi Persipura Jarapura dan Dewa United FC dalam sepekan ke depan.

Liga 1

Minggu, 6 Juni 2021

Kalah dari Persipura, Persik Kediri Dapat Gambaran Tim Utama untuk Liga 1 2021-2022

Persik Kediri merasakan kekalahan dari Persipura Jayapura pada uji coba di markas sendiri, Stadion Brawijaya.

Liga 1

Rabu, 9 Juni 2021

3 Pemain Persipura Jayapura Lakukan Tindakan Indisipliner, 1 Dicoret

Pelatih Persipura, Jacksen F Tiago, menyebut Josse melakukan aksi indisipliner yang mengganggu persiapan tim.

Terbaru

Liga 1

Sabtu, 12 Juni 2021

Tahan Persib di Latihan Bersama, Pelatih Persikabo Masih Belum Puas

Persikabo 1973 menahan Persib Bandung pada latihan bersama di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (12/6/2021).

Liga 1

Sabtu, 12 Juni 2021

Perubahan Nama Klub Berpotensi Cederai Sporting Merit dan Integritas Kompetisi

Fenomena perubahan nama klub yang belakangan kian marak terjadi di Indonesia harus diikuti dengan lahirnya regulasi khusus.

Liga 1

Sabtu, 12 Juni 2021

Persib Ditahan Imbang Persikabo, Robert Alberts Catat Sejumlah Hal Positif

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, mendapat sejumlah catatan positif dari hasil laga uji coba melawan Persikabo 1973.

Liga 1

Sabtu, 12 Juni 2021

Presiden Persija Bicara Fasilitas untuk Angelo Alessio

Persija Jakarta buka suara soal fasilitas yang akan diberikan kepada pelatih baru mereka, Angelo Alessio.

Liga 1

Sabtu, 12 Juni 2021

Dejan Antonic Rahasiakan Strategi PS Sleman dalam Laga Uji Coba

Dejan Antonic tak ingin membocorkan strategi PS Sleman saat menjalani laga uji coba melawan klub-klub Liga 1.

Liga 1

Sabtu, 12 Juni 2021

Dejan Antonic Sebut 2 Target Utama PS Sleman Saat Jalani Laga Uji Coba di Cikarang

Pelatih PS Sleman, Dejan Antonic, memiliki target khusus saat anak asuhnya menjalani dua laga uji coba di Cikarang, Jawa Barat.

Liga 1

Sabtu, 12 Juni 2021

Aji Santoso Buat ''Resep'' Khusus Agar Pemain Asing Persebaya Cepat Menyatu

menuju Liga 1 musim baru, pelatih Persebaya Aji Santoso terus mengebut persiapan tim terutama soal memacu kekompakan pemain asing.

Liga 1

Sabtu, 12 Juni 2021

Bepe dan Presiden Persija Satu Rasa Soal Angelo Alessio

Presiden Persija Jakarta, Mohammad Prapanca, mengungkapkan rasa yang sama dengan Bambang Pamungkas soal Angelo Alessio.

Liga 1

Sabtu, 12 Juni 2021

Sebanyak 30 Persen Saham PSIS Semarang Diakuisisi Wahyu Agung Group

Wahyu Agung Group resmi mengakuisisi saham PSIS Semarang sebesar 30 persen, pada Kamis (10/6/2021) lalu.

Liga 1

Sabtu, 12 Juni 2021

Chemistry Pemain Borneo FC Terjalin Kuat, Efek TC di Yogyakarta

Kepercayaan diri tinggi terus membayangi persiapan Borneo FC Samarinda menuju Liga 1 2021/2022, yang saat ini masih TC di Yogyakarta
X