10 Tim Esport dengan Aset Terbesar di Dunia, Ada Mantan Tim InYourdreaM

9 Desember 2020, 12:15 WIB
Editor: Gangga Basudewa
Ilustrasi pertandingan esports.
Ilustrasi pertandingan esports. /IESPA

  • Esport saat ini sudah lebih condong ke arah industri daripada sekadar dunia untuk menyalurkan hobi.
  • Hal itu membuat banyak orang yang lantas terjun ke dunia esport salah satunya adalah dengan membentuk tim.
  • Dari sekian banyak tim esport yang ada di dunia, Skor.id telah merangkum 10 tim terbesar sejauh ini dilihat dari nilai aset yang mereka miliki.

SKOR.id - 10 tim esport profesional yang berhasil tumbuh begitu besar di dunia.

Esport belakangan ini sudah menjadi industri tersendiri yang menguntungkan.

Hal itu membuat munculnya tim-tim esport profesional yang berharap mendapatkan keuntungan dari terjun di dunia esport.

Tentu dari sekian banyak tim, beberapa di antaranya berhasil eksis di dunia esport dan tumbuh besar.

Dari beberapa tim yang sukses berkembang di dunia kompetitif esport, Skor.id telah merangkum 10 di antaranya.

Berikut daftar 10 tim esport terbesar di dunia:

1. TSM

Salah satu penampakan Gaming House mewah milik TSM.
Salah satu penampakan Gaming House mewah milik TSM.

Tim asal Amerika Serikat ini memiliki nilai aset mencapai 410 juta dolar AS atau sekitar Rp5,7 triliun.

Tak hanya bergerak di bidang esport, TSM juga mendapatkan keuntungan dari beberapa usaha lain yang mereka geluti.

Meski begitu esport masih menjadi sumber pendapatan utama TSM lewat divisi-divisi terkemuka mereka seperti Apex Legends, PUBG, hingga Valorant.

2. Cloud9

Masih dari Amerika Serikat, Cloud9 pada 2020 berhasil mencapai nilai aset sebesar 350 juta dolar AS atau sekitar hampir Rp5 triliun.

Meski begitu jumlah tersebut terbilang menurun apabila dibandingkan dengan tahun lalu.

Total tim yang besar salah satunya lewat CS:GO ini kehilangan 13 persen dari nilai asetnya tahun lalu.

3. Team Liquid

Team Liquid berada di posisi ketiga dengan nilai aset mencapai 310 juta dolar AS atau sekitar Rp4,3 triliun.

Pendapatan Team Liquid didominasi dari sektor esport yang mencakup hingga 89 persen dari total pendapatannya.

Tim yang tenar di skema kompetitif Dota 2 ini diperkirakan mendapatkan keuntungan dari esport sebesar 28 juta dolar AS (sekitar Rp400 miliar) tahun ini.

4. FaZe Clan

Logo tim Esport, FaZe Clan.
Logo tim Esport, FaZe Clan.

FaZe Clan menempati urutan keempat dengan total nilai aset mencapai 305 juta dolar AS atau sekitar Rp4,3 triliun.

Meski terbilang sebagai tim esport, justru pendapatan FaZe Clan dari esport hanya mencakup 20 persen dari total pendapatannya.

Tim yang tenar lewat keikutsertaannya di CS:GO hingga Fortnite ini tahun ini memiliki kenaikan nilai aset sebesar 27 persen dari tahun lalu/

5. 100 Thieves

Tim asal Amerika Serikat memang mendominasi daftar ini dengan 100 Thieves bertengger di posisi kelima dengan nilai aset mencapai 190 juta dolar AS atau sekitar Rp2,7 triliun.

Tak hanya melulu ada di dunia esport, 100 Thieves juga mendapatkan keuntungan dari kerjasama dan kehadirannya di sektor-sektor lain.

Hal itu membuat 100 Thieves mendapatkan keuntungan 16 juta dolar AS atau sekitar Rp225 miliar tahun ini.

6. Gen.G

Hadir di posisi keenam ada tim yang memiliki tiga kantor di tiga negara, Gen.G dengan nilai aset mencapai 185 juta dolar AS (sekitar Rp2,6 triliun.

Gen.G saat ini berfokus di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Korea Selatan, dan China.

Tim yang tenar berkat keikutsertaannya di beberapa skema kompetitif gim seperti PUBG, Valorant, dan Fortnite ini pendapatannya mencapai 14 juta dolar AS (sekitar hampir Rp200 miliar) tiap tahun.

7. Enthusiast Gaming

Tim asal Kanada ini memiliki nilai aset mencapai 180 juta dolar AS atau sekitar Rp2,5 triliun.

Namun dari seluruh pendapatannya, sektor esport hanya berperan sebesar enam persen dari total pendapatan Enthusiast Gaming,

Pendapatan terbesar Enthusiast Gaming berasal dari statusnya yang merupakan perusahaan media.

8. G2 Esports

Posisi delapan dimiliki oleh tim asal Spanyol, G2 Esports dengan total nilai aset mencapai 175 juta dolar AS atau sekitar Rp2,4 triliun.

G2 Esports terbilang sangat bergantung pada pendapatannya dari sektor esports yang mencakup 80 persen dari total pendapatannya.

Tim yang tenar lewat CS:GO ini mengalami peningkatan nilai sebesar enam persen dari tahun lalu.

9. NRG Esports

Tim asal Amerika Serikat lain yang ada dalam daftar ini, NRG Esports memiliki nilai aset mencapai 155 juta dolar AS atau sekitar Rp2,2 triliun.

Soal pendapatan, NRG Esports diperkirakan mendaptkan 20 juta dolar AS atau sekitar Rp282 miliar per tahun.

NRG mendapatkan keuntungan tersebut dari partisipasinya di beberapa skema kompetitif seperti Apex Legends, Fortnited, Call of Duty, dan masih banyak lagi.

10. T1

T1 Esports
T1 Esports T1

Mantan tim pemain Dota 2 asal Indonesia, Muhammad "inYourdreaM" Rizky, ini memiliki total nilai aset mencapai 150 juta dolar AS atau sekitar Rp2,1 triliun.

T1 mendapatkan keuntungan dari partisipasinya di beberapa skema kompetitif gim seperti League of Legends, Dota 2, hingga PUBG.

Tim asal Korea Selatan ini diperkirakan memiliki pendapatan sekitar 15 juta dolar AS atau Rp211 miliar per tahun.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita esport lainnya:

Tips Merawat Perlengkapan Gaming agar Lebih Tahan Lama

5 Tips Agar Akurasi Lebih Baik di Gim First Person Shooter

  • Sumber: Forbes
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Esports

    Kamis, 16 April 2020

    4 Tips untuk Jadi Mage Sempurna di Mobile Legends

    Menggunakan hero mage di Mobile Legends: Bang Bang harus memperhatikan beberapa hal penting.

    Esports

    Jumat, 17 April 2020

    7 Tips untuk Jadi Support Terbaik di Mobile Legends

    Untuk menjadi support yang baik di Mobile Legends, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

    Esports

    Selasa, 17 November 2020

    Deretan Senjata Terbaik Apex Legends Season 7

    BErikut peringkat senjata Apex Legends pada musim ketujuh.

    Terbaru

    Esports

    Rabu, 23 Juni 2021

    Gamers Without Border Gelar Turnamen Amal Berhadiah Rp21 Miliar

    Turnamen tersebut adalah CS:GO Elite Tournament yang bakal digelar mulai dari 22-27 Juni 2021.

    Mobile Legends

    Rabu, 23 Juni 2021

    VIDEO: Ini Penampakan Calon Hero Magical Marksman Mobile Legends, Natan

    Mobile Legends tengah mempersiapkan satu hero Magical Marksman di Advance Server.

    Wild Rift

    Rabu, 23 Juni 2021

    4 Hero Support Wild Rift yang Cocok Digunakan untuk Solo Rank

    Berikut ini adalah 4 rekomendasi champion support untuk digunakan bermain solo rank di Wild Rift.

    Esports

    Rabu, 23 Juni 2021

    Tampil Buruk di Awal Musim LEC Summer Split, SK Gaming Kembalikan Jesiz sebagai Pelatih

    SK Gaming menunjuk satu pemain support-nya untuk kembali menjadi pelatih.

    Valorant

    Rabu, 23 Juni 2021

    Daftar Perubahan Valorant Patch 3.0: Kedatangan KAY/O

    Deretan perubahan Valorant di episode ketiga patch 3.0.

    Esports

    Rabu, 23 Juni 2021

    Dota 2 Ditolak, CS:GO Upayakan Kompetisi Tetap Digelar di Swedia

    PGL terus mencari cara agar CS:GO Stockholm Major tak perlu pindah lokasi.

    Esports

    Rabu, 23 Juni 2021

    5 Tips Bagi Orang Tua Saat Anak Kecanduan Video Games

    Konsol video games yang merajalela membuat banyak orang yang kecanduan video game, terutama anak-anak dan remaja.

    PUBG Mobile

    Rabu, 23 Juni 2021

    Aerowolf Pro Team Bakal Jual Semua Player Divisi PUBG Mobile

    Aerowolf Limax tak bisa ikuti kompetisi sampai 31 Desember 2022.

    PUBG Mobile

    Rabu, 23 Juni 2021

    Usai McLaren, PUBG Mobile Bakal Kolaborasi dengan Tesla, Ini Bocorannya

    Isu ini pertama kali muncul melalui video yang diunggah akun Instagram @traumapubg2.0 yang memperlihatkan video mobil Tesla.

    Free Fire

    Rabu, 23 Juni 2021

    Beberapa Karakter Free Fire yang Lebih Kuat di Mode Clash Squad

    Setiap karakter dalam Free Fire memiliki skill yang berbeda-beda.

    Terpopuler

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X